SEKRETARIAT PIMPINAN PUSAT KMHDI

Sekretariat Operasional (Surat Menyurat):
Jalan Kakatua Blok AA No. 14 Perumahan Cipinang Indah II, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur 13430
* Fax. : 021 – 86600779
Sekretariat Domisili :
Jalan Anggrek Nelly Murni Blok A No. 03, RT/RW 02/03 ,
Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat 11480

Loading

Denpasar, kmhdi.org – KMHDI Bali melakukan audiensi ke Dinas Kebudayaan Provinsi Bali untuk membahas berbagai program organisasi yang berkaitan langsung dengan kebudayaan Bali, Kamis (5/3).

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam dengan suasana dialogis dan penuh semangat kolaborasi.

Ketua Pimpinan Daerah KMHDI Bali, Pitriyou, menyampaikan sejumlah perkembangan program KMHDI, baik di tingkat provinsi maupun di masing-masing kabupaten yang aktif bergerak di sektor kebudayaan.

Salah satunya berasal dari Pimpinan Cabang KMHDI Bangli melalui program Kumhara Bang Festival dan Jelita Bang yang menampilkan berbagai perlombaan berbasis kebudayaan Bali, seperti orasi, debat, poster, hingga tari condong yang diikuti siswa-siswi se-Kabupaten Bangli.

Selain itu, PC KMHDI Denpasar juga turut mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar melalui penyelenggaraan Dtik Festival. Kegiatan tersebut menghadirkan lomba video iklan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dipadukan dengan konsep kebudayaan Bali dengan tema “Menyelaraskan Teknologi untuk Masa Depan yang Hijau”.

“Ini merupakan komitmen anak muda generasi Bali untuk turut aktif dan terlibat langsung dalam sektor kebudayaan,” ungkap Pitriyou.

“Kita tahu identitas Bali adalah budaya, sehingga anak muda wajib menjadi pelaku budaya termasuk kader KMHDI se-Bali,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga berharap Dinas Kebudayaan Provinsi Bali maupun di tingkat kabupaten dapat mendukung berbagai kegiatan KMHDI serta membuka ruang kolaborasi dalam upaya merawat kebudayaan Bali.

“Era modern memberikan tantangan tersendiri, namun apa pun itu bukan untuk melupakan kebudayaan,” jelas Pitriyou.

“Justru bagaimana caranya teknologi menjadi instrumen penguat budaya yang ada di Bali,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, menyampaikan apresiasi atas berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan KMHDI di Bali.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi adik-adik KMHDI yang telah menghadirkan berbagai kegiatan untuk merawat kebudayaan yang ada di Bali,” ujarnya.

“Kami juga siap mendukung apabila ada program yang dapat kita kolaborasikan. Silakan bersurat saja ke kantor, di kabupaten mana pun itu nanti akan kami sinergikan dengan dinas yang ada di daerah,” lanjutnya.

Ia juga berpesan agar generasi muda terus hadir dan berperan aktif dalam menjaga kebudayaan Bali di tengah perkembangan zaman.

“Identitas Bali itu dilihat dari budayanya,” tegas Ida Bagus Alit Suryana.

“Beragam budaya yang ada, bahkan antar kabupaten pun memiliki kekhasan masing-masing. Karena itu, harapan kami anak muda seperti KMHDI terus menjaga dan merawat kebudayaan kita,” tutupnya.

Share:

administrator