![]()
Bogor, kmhdi.org – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Bogor menilai bahwa momentum pemilihan Ketua Umum nasional harus dimaknai sebagai ruang evaluasi dan penentuan arah organisasi, bukan sekadar pergantian figur kepemimpinan.
KMHDI hari ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks: lemahnya kesinambungan kaderisasi, ketimpangan kapasitas antar daerah, serta tuntutan peran sosial organisasi yang kian besar. Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa KMHDI tidak membutuhkan pemimpin yang hanya kuat dalam narasi personal, tetapi lemah dalam kerangka arah dan implementasi.
Para calon Ketua Umum harus mampu menjelaskan secara jujur dan terbuka:
Pimpinan Cabang KMHDI Bogor berpandangan bahwa kepemimpinan nasional ke depan harus berpijak pada arah pembangunan organisasi yang berkelanjutan, dengan menempatkan kader sebagai pusat gerak organisasi. Gagasan tentang penguatan kaderisasi, konsolidasi struktur, serta modernisasi tata kelola tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus menjadi komitmen kepemimpinan yang konsisten dan dapat dievaluasi.
Kami juga menilai bahwa sikap para calon Ketua Umum terhadap arah besar organisasi akan menjadi indikator utama kualitas kepemimpinan mereka. Mereka yang tidak mampu menjelaskan posisi dan kontribusinya terhadap arah tersebut patut dipertanyakan kesiapannya untuk memimpin organisasi sebesar KMHDI.
Meski demikian, Pimpinan Cabang KMHDI Bogor menegaskan dukungan terhadap upaya pembaruan dan penataan organisasi yang bertujuan menjadikan KMHDI lebih solid, relevan, dan berdampak. Arah ini harus dijaga dari kepemimpinan yang reaktif, elitis, dan terputus dari realitas kader di tingkat bawah.
Kami mengajak seluruh kader KMHDI untuk bersikap dewasa dan kritis dalam menyikapi kontestasi nasional. Loyalitas kader seharusnya diberikan pada arah dan nilai organisasi, bukan pada figur semata.
KMHDI ke depan harus dipimpin oleh mereka yang sanggup bekerja dalam kerangka besar organisasi, menjaga kesinambungan gagasan, dan menghadirkan perubahan nyata—bukan sekadar janji kepemimpinan.
Bogor, 5 Januari 2026
Pimpinan Cabang KMHDI Bogor
