![]()
Buleleng, kmhdi.org – Setelah sebelumnya KMHDI Bali melaksanakan Deklarasi Bali Shanti Lestari, secara serentak KMHDI se-Bali menggelar aksi bersih sampah sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya dilakukan oleh Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Buleleng dengan menggelar aksi bersih sampah di aliran Sungai Jinengdalem, Kabupaten Buleleng, pada Kamis, 27 Februari 2026 (27/02).
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Sungai Watch, salah satu komunitas peduli lingkungan yang aktif di Kabupaten Buleleng, serta melibatkan warga sekitar Desa Jinengdalem.
Ketua PC KMHDI Buleleng, Komang Dia Damayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para kader KMHDI terhadap kondisi lingkungan yang saat ini masih menghadapi persoalan serius, terutama banyaknya sampah plastik yang mencemari sungai dan laut.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, melihat kondisi sungai maupun laut yang masih dipenuhi sampah. Karena itu, kami memilih melakukan pembersihan mulai dari hulu, yaitu sungai,” ujarnya. “Dalam kegiatan ini kami berhasil mengumpulkan 40 karung sampah dengan total berat mencapai 470,96 kilogram,” tegas Dia.
Sementara itu, perwakilan dari Sungai Watch, Duta, mengapresiasi langkah PC KMHDI Buleleng yang mengajak pihaknya dan masyarakat desa untuk bersinergi dalam penanganan sampah.
“Penanganan sampah merupakan tugas kita bersama. Kegiatan seperti ini perlu dilanjutkan dan dilakukan secara berkesinambungan,” ungkapnya. “Semoga kerja sama ini ke depannya dapat terus berlanjut dan semakin aktif,” tambahnya menegaskan.
Ia juga menuturkan bahwa sampah yang terkumpul tidak berhenti pada tahap pengangkutan semata, melainkan memerlukan proses penanganan lanjutan yang teliti.
“Sampah yang terkumpul ini akan kami pilah menjadi sekitar 30 jenis sampah plastik,” jelas Duta. “Setelah melalui proses pemilahan, sampah tersebut akan kami olah bersama tim sesuai karakteristik masing-masing material, sehingga dapat didaur ulang atau diproses lebih lanjut. Dengan begitu, sampah yang diangkat dari sungai benar-benar tertangani dan tidak kembali mencemari lingkungan,” ujarnya.
Sebagai informasi, kegiatan bersih sampah ini juga dilaksanakan serentak di beberapa titik di Bali oleh KMHDI yang bersinergi dengan instansi pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Di antaranya PD KMHDI Bali bersama PC Denpasar dan PC Badung di Pantai Padanggalak, BPC Gianyar di Pantai Masceti, serta PC Tabanan di Pantai Kelating.
