SEKRETARIAT PIMPINAN PUSAT KMHDI

Sekretariat Operasional (Surat Menyurat):
Jalan Kakatua Blok AA No. 14 Perumahan Cipinang Indah II, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur 13430
* Fax. : 021 – 86600779
Sekretariat Domisili :
Jalan Anggrek Nelly Murni Blok A No. 03, RT/RW 02/03 ,
Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat 11480

Palangkaraya, kmhdi.org – Krisis Ekologi yang terjadi dalam 10 tahun terakhir ini menjadi pusat perhatian masyarakat Tambun Bungai Kalimantan Tengah, apalagi dengan terjadinya Bencana Banjir Dalam Sebulan penuh ini yang melanda sejumlah wilayah yang ada di Kalimantan Tengah, seperti kabupaten gunung mas, Kotawaringin Timur dan kabupaten Katingan yang banjir Nya terparah selama ini.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Kalimantan Tengah (PD KMHDI Kalteng) Menggelar FGD SUARA KADER Di Rumah Juang Intelektual KMHDI Kalimantan Tengah (26/9).

“Ini merupakan salah langkah baru yang dilakukan oleh Kader KMHDI untuk menyoroti apa yang sedang terjadi di Bumi Tambun Bungai dalam sepekan terakhir ini. Seperti tema yang di angkat yaitu Kalteng Krisis Ekologi, apa penyebabnya? tentu ini relevan dengan apa yang terjadi Saat ini yaitu musibah banjir,” jelas Jonedi selaku Kabiro organisasi PD KMHDI Kalimantan Tengah.

Pria yang juga sebagai pemantik sekaligus Pegiat dalam FGD Suara Kader ini menambahkan bahwa kegiatan ini untuk sama sama kita mendengar, berpendapat dan mengupas tuntas bersama pamateri atau pemerhati apa yang menyebabkan Kalteng Krisis Ekologi.

“Dalam FGD ini ada sisi pro dan kontra harapan nya agar Kader tidak hanya melihat dari satu sisi Namun dari berbagai sisi apa yang menyebabkan Kalteng Krisis Ekologi,” imbuhnya.

Betto Selaku Tokoh muda dan Juga sebagai Kabiro kaderisasi PD KMHDI Kalimantan Tengah yang berasal dari Katingan menyoroti apa yang sedang terjadi di Bumi Tambun Bungai Kalimantan tengah terutama krisis Ekologi. Ia Juga menyampaikan bencana banjir ini Jangan di jadikan ajang tahunan namun pemerintah perlu mencari solusi atas apa yang terjadi Saat ini,

“Saya Juga menyampaikan Jangan mengkambinghitamkan masyakarat atas terjadinya musibah banjir ini, namun pemerintah perlu mencari solusinya. Banyak faktor penyebab Krisi ekologi di bumi Tambun Bungai diantara adalagi Hutan di hulu sungai Sudah gundul, penumpukan sampah di alirkan sungai, dll,” paparnya.

Ada beberapa rekomendasi yang disampaikan saat FGD, diantaranya adalah:

  1. Perlu nya Normalisasi sungai yang ada di Kalimantan Tengah
  2. Reboisasi kembali hutan hutan Yang ada di hulu sungai.
  3. Pemerintah harus membuat suatu kebijakan terkait dengan larangan membuang sampah plastik di sungai.

Di tempat yang sama, Candra Wardana Selaku Ketua PD KMHDI Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini, Karena sebagai Kader KMHDI sudah selayaknya dan sepatunya Peduli dengan lingkungan sekitar. Ia berpesan Jangan Sampai Kader KMHDI bodoh amat dengan musibah yang terjadi saat ini.

“bencana banjir yang terjadi tahun ini adalah bukti bahwa terjadinya pengundulan hutan di bagian hulu sungai yang ada di Katingan, Seruyan dan Kotawaringin Timur dan di beberapa wilayah lain,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa banjir tidak hanya terlepas dari krisis iklim yang terjadi, namun tak bisa dipungkiri bahwa terjadi deforestasi atau pengundulan hutan di 10 tahun terakhir yang menimbulkan terjadinya kerusakan ekologi di wilayah Kalteng.

“Pemerintah harus bijak dalam memberikan Ijin kepada korporasi guna mempertimbangkan keasrian tatanan ekosistem yang kian berkurang akibat krisis ekologi,” tambahnya.

Share:

administrator