![]()
Tabanan, kmhdi.org – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Tabanan menyelenggarakan aksi sosial kemanusiaan dengan mengunjungi langsung warga terdampak pohon tumbang di Banjar Ampadan, Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, pada sabtu lalu. Kegiatan ini merupakan langkah nyata organisasi dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah sekaligus menerapkan nilai sosial-kemasyarakatan (31/1).
Kegiatan tersebut melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dari STIKES Advaita Medika Tabanan yang turut hadir dan menyerahkan bantuan langsung kepada salah satu warga terdampak, yaitu I Wayan Budiarsa. Dalam kesempatan itu, pengurus PC KMHDI Tabanan menyerahkan paket bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keluarga yang terkena musibah.
Kondisi rumah milik I Wayan Budiarsa saat ini masih belum dapat diperbaiki, meski beberapa pihak telah memberikan dukungan. Salah satu bentuk bantuan datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan yang sebelumnya turun langsung untuk menangani dampak dari kejadian pohon tumbang yang menimpa tempat tinggal beliau.
Untuk sementara waktu, I Wayan Budiarsa beserta keluarganya tinggal di rumah kerabat yang lokasinya tidak jauh dari rumah utama yang rusak. Kondisi ini diharapkan menjadi solusi sementara sambil menunggu proses perbaikan dan pemulihan tempat tinggal mereka.
Ketua PC KMHDI Tabanan, I Made Suryanata, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud pengabdian nyata KMHDI kepada masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian kami terhadap sesama, terutama warga yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban dan menjadi semangat baru bagi keluarga Bapak I Wayan Budiarsa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa semangat solidaritas menjadi nilai utama dalam setiap gerakan KMHDI, di mana mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di kampus, tetapi juga turut hadir memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.
PC KMHDI Tabanan berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik organisasi masyarakat, instansi pemerintah, maupun lembaga pendidikan, agar gerakan sosial mahasiswa Hindu semakin terasa manfaatnya di tengah masyarakat.
