SEKRETARIAT PIMPINAN PUSAT KMHDI

Sekretariat Operasional (Surat Menyurat):
Jalan Kakatua Blok AA No. 14 Perumahan Cipinang Indah II, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur 13430
* Fax. : 021 – 86600779
Sekretariat Domisili :
Jalan Anggrek Nelly Murni Blok A No. 03, RT/RW 02/03 ,
Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat 11480

Kolaka, kmhdi.org – Pengurus Litbang Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Kolaka selenggarakan diskusi Rembuk Kader dengan tema ‘’Pentingnya Pendidikan Agama Hindu Untuk Generasi Muda’’ yang dilaksanakan secara online Via Zoom pada, selasa (03/05).

Menghadirkan Komang Tri Setia Jaya,S.,H. . Selaku Narasumber dan Ni Putu Dewi Wulandari selaku Ketua Litbang sekaligus moderator, kegiatan diskusi ini di ikuti oleh senior, pengurus aktif serta kader KMHDI PC KMHDI Kolaka.

Dalam penjelasannya, Komang Tri Setia Jaya selaku narasumber menjelaskan di zaman sekarang banyak generasi muda Hindu yang mencemooh ajaran agamanya sendiri. Ia mengatakan semangat sejati agama hilang, hanya adat istiadat tandus dan kebiasaan memegang kekuasaan yang mendominasinya.

“Kepercayaan baru keluar dari benih Upacara ritual yang tidak penting, formalitas seremonial dan simbolis hampir membekap benih kebenaran yang membentuk bagian penting dari agama. Bahkan ketika orang sering mengunjungi tempat-tempat pertapaan, tidak memahami arti sesungguhnya dari agama,” paparnya.

Komang Tri menambahkan bahwa Kita digenerasi sekarang membutuhkan kekuatan spiritual yang dapat mendorong setiap orang untuk menemukan kebenaran dan menahan persekutuan dalam keheningan.

“Waktunya telah tiba untuk generasi kita harus dengan jelas memahami arti sebenarnya dari agama dan tujuan utamanya, karena semua itu diwarisi oleh nenek moyang kita, kita harus menjaganya secara baik-baik agar nantinya bisa diwarisi kepada generasi selanjutnya,” Ujar Komang Tri.

Narasumber juga menjelaskan bahwa agama Hindu memiliki konsep Tri Hita Karana yang berarti Tiga penyebab terciptanya kebahagiaan. Menurutnya, konsep ini seharusnya dapat di tanamkan dalam kepribadian generasi muda Hindu di zaman ini.

“Pada hakikatnya Tri Hita Karana mengandung pengertian tiga penyebab kesejahteraan itu bersumber pada keharmonisan hubungan antara Manusia dengan Tuhannya, Manusia dengan alam lingkungannya dan Manusia dengan sesamanya,” tambahnya.

Sementara itu, I Putu Sudiana selalu PC KMHDI Kolaka mengatakan bahwa problem masa ke masa umat hindu dikarenakan oleh beberapa faktor. Mulai dari rendahnya kesadaran dari umat Hindu untuk memperjuangkan hak – haknya untuk memperoleh pendidikan agama Hindu yang ideal, masalah kurikulum, kurangnya tenaga pendidik hingga minimnya dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan pendidikan agama Hindu di wilayahnya masing – masing.

“kita selaku kader KMHDI memiliki peran penting dalam kemajuan pendidikan agama Hindu untuk generasi muda selanjutnya dan langkah yang dapat dilakukan melalui KMHDI Mengajar yang di lakukan di setiap di wilayah,” jelasnya.

Diskusi berjalan 2 jam lebih dengan penjelasan dari semua pertayaan peserta diskusi. Di akhir pembahasan, narasumber menekankan betapa pentingnya kesadaran generasi muda Hindu memahami agamanya sendiri agar mempunyai peranan penting dalam mengatur dan mengarahkan kehidupan sosial yang baik dalam ajaran dharma.

“Kesimpulan hasil diskusi kali ini harapan kedepannya semoga kita sebagai generasi penerus dapat berperan penting di karenakan pendidikan agama Hindu itu sangat penting untuk generasi muda karena kenapa,dari pendidikan agama Hindu itu kita bisa mengetahui jati diri kita sebagai agama Hindu dalam beragama hindu. Kita bisa menjaga hubungan keharmonisan kita terhadap Tuhan, menjaga hubungan keharmonisan terhadap manusia dan menjaga keharmonisan terhadap lingkungan sekitar untuk mencapai Moksartam jagadhita ya ca iti dharma,” tutup moderator Ni Putu Dewi Wulandari.

Share:

administrator