SEKRETARIAT PIMPINAN PUSAT KMHDI

Sekretariat Operasional (Surat Menyurat):
Jalan Kakatua Blok AA No. 14 Perumahan Cipinang Indah II, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur 13430
* Fax. : 021 – 86600779
Sekretariat Domisili :
Jalan Anggrek Nelly Murni Blok A No. 03, RT/RW 02/03 ,
Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat 11480

Makassar, Kmhdi.org-Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Sulawesi Selatan yang terdiri dari PD KMHDI Sul-Sel, PC KMHDI Makassar, PC KMHDI Palopo menggelar diskusi catatan akhir tahun secara daring via zoom meeting. (Jumat, 30 Desember 2022).

Diskusi kali  ini mengangkat tema “Menyongsong Indonesia 2023: Satu Langkah Kecil Untuk Indonesia Maju” atas himbauan dari Pimpinan Pusat KMHDI. 

Mengakhiri tahun 2022, catatan suram masih mewarnai situasi di Indonesia. Mulai dari persoalan penanganan korupsi yang belum optimal, penegakkan hukum yang masih tebang pilih, kebijakan pemerintah tidak pro rakyat, perekonomian yang belum stabil, hingga jumlah pengangguran yang tinggi masih jadi PR besar yang harus segera dituntaskan.

Pada kegiatan diskusi ini menghadirkan 3 narasumber yakni, ketua PD KMHDI Sul-Sel, Gangga Datta, PLT ketua PC KMHDI Palopo, Kadek Nata Dwi Adnyana, dan Kabid Litbang PC KMHDI Makassar, Ni Putu Sri Narayani, dan Ni Kadek Ponia Sari sebagai moderator. 

Diskusi diikuti oleh 30 kader KMHDI Sul-Sel. para narasumber memaparkan beberapa peristiwa dan fenomena yang telah terjadi ditahun 2022. Ada beberapa aspek yang dibahas dalam diskusi ini mulai dari Pendidikan, Budaya, Lingkungan, Politik, Hukum dan HAM, Ekonomi. 

Salah satu peserta diskusi mengajukan pertanyaan yang cukup menarik yaitu apa yang dilakukan mahasiswa saat demokrasi kita mulai kehilangan wajah politiknya?

” kita lakukan dengan langkah kecil dari berbagai aspek,terutama pada pendidikan yang masih kurang baik pada infrastruktur maupun tenaga pendidiknya. Dan memberikan beberapa saran untuk melakukan gerakan kecil bagi mahasiswa yang memberikan dampak pada pendidikan maupun bidang lainnya” tanggapan dari Ganggadatta. 

“hal yang dapat dilakukan mahasiswa adalah memperbaiki dasar terlebih dahulu untuk membentuk advokat untuk menangapi isu-isu yang terjadi di masyarakat maupun di Indonesia serta mampu melakukan yudisial rivew” tanggapan Kadek Nata selaku narasumber.

“Mahasiswa saat ini mulai kehilangan semangat dalam berorganisasi yang merupakan langkah kecil tapi memiliki pergerakan besar yang harusnya disadari dan dapat mengkritisi setiap masalah dan Jangan hanya sekedar mengikuti teman atau tren”tanggapan Narayani selaku narasumber

Harapannya setelah dilakukan kegiatan diskusi ini, mampu membuat suatu langkah kecil untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik. Dimana generasi muda bisa lebih tanggap terhadap isu isu sosial yang terjadi serta mampu menyampaikan aspirasi dengan baik.

Share:

administrator