SEKRETARIAT PIMPINAN PUSAT KMHDI

Sekretariat Operasional (Surat Menyurat):
Jalan Kakatua Blok AA No. 14 Perumahan Cipinang Indah II, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur 13430
* Fax. : 021 – 86600779
Sekretariat Domisili :
Jalan Anggrek Nelly Murni Blok A No. 03, RT/RW 02/03 ,
Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat 11480

Badung, kmhdi.org – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (PC KMHDI) Badung  selenggarakan diskusi yang bertajuk Kamis Religi bertemakan “Refleksi Kemenangan Dharma Di Era Digital”. Berkolaborasi dengan PC KMHDI Bandar Lampung, kegiatan dilaksanakan secara daring via zoom meeting pada, kamis (16/06).

I Wayan Aldi Wirasnawe selaku Moderator diskusi mengatakan bahwa dalam menghadapi era digital, selain membutuhkan kesiapan berupa infrastruktur serta sarana dan prasarana, dibutuhkan juga kesiapan karakter untuk menghadapi berbagai macam perubahan dan tantangan yang menyertai perkembangannya.

“era digital ini akan membuka sekat-sekat antara kebudayaan yang memungkinkan berbagai jenis kebudayaan untuk masuk ke tengah-tengah kehidupan masyarakat yang mungkin salah satunya akan sangat bertentangan dengan agama, adat serta budaya ketimuran yang menjadi pondasi dasar dari kehidupan bermasyarakat di Indonesia,” jelasnya.

Menghadirkan Ketut Artaye, S.kom.,MTI., sebagai pemateri dalam diskusi kamis religi, dalam pemaparannya ia menyampaikan terkait prilaku masyarakat hindu dan pemuda hindu menghadapi derasnya arus digitalisasi.

“Perkembangan teknologi digital harus juga diimbangi dengan meningkatnya literasi digital yang perlu diperhatikan sejak dini dimana agar dapat mengevaluasi dan mencerna informasi yang diterima secara kristis sebelum menshare ulang informasi tersebut,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa berprilaku berdasarkan kearifan lokal diharapkan mampu menjadi benteng yang luar biasa untuk menangkal berbagai paham dan aliran yang berasal dari luar yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

Sejalan dengan itu, Madeni Apriliani selaku penanggap sekaligus sekretaris PC KMHDI Badung. Dalam penyampaiannya ia mengatakan bahwa Teknologi merupakan bagian dari perkembangan dunia, sehingga akan memberi dampak pada seluruh aspek kehidupan.

“tidak heran bila hari ini dikatakan sebagai era disrupsi dengan segenap informasi yang meluas. Namun yang terjadi saat ini, literasi digital tergolong masih rendah. Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana arus percepatan teknologi yang terjadi di imbangi dengan adanya penonjolan kearifan lokal dan peningkatan literasi digital,” jelas Madeni.

Turut hadir dalam kegiatan, Putu Ria Septiani sebagai penanggap kedua yang juga merupakan bendahara PC KMHDI  Bandar Lampung mengatakan bahwa generasi muda harus mengambil peran dalam upaya peningkatan Literasi Digital serta kearifan lokal guna menyeimbangkan perkembangan teknologi.

“Dalam rangka upaya untuk meningkatkan literasi digital, hal yang perlu diingat para pemuda dan mahasiswa hindu Indonesia yaitu ikut serta dan mengambil peran dalam  upaya meningkatkan literasi digital dan kearifan lokal,” ungkap Putu Ria.

Sebagai penutup diskusi, Ketut Artaye, S.kom., MTI menyampaikan harapannya terhadap genersi muda hindu Indonesia agar dapat merefleksikan kemenangan dharma di era digital saat ini.

“Setiap pemuda atau mahasiswa Hindu sudah semestinya setiap hari menambah literasi dan pengetahuan terkini dan keagamaannya sehingga memiliki wawasan pengetahuan yang komprehensif dan mampu memahami hakikat Veda yang universal dan mampu memberi solusi terhadap problem Kebangsaan dan Keagamaan sebagai wujud Bakti Terhadap Dharma Negara dan Dharma Agama,” ujarnya.

“Pengetahuan yang luas akan melahirkan sikap yang mantap, tidak mudah terpancing dalam arus banjir bandang informasi tidak jelas yang berseliweran. Para tokoh umat, tokoh masyarakat harus menjadi teladan untuk menunjukkan bahwa manusia itu benar-benar paling mulia di antara semua mahluk,” pungkasnya sebagai kata penutup.

Share:

administrator