SEKRETARIAT PIMPINAN PUSAT KMHDI

Sekretariat Operasional (Surat Menyurat):
Jalan Kakatua Blok AA No. 14 Perumahan Cipinang Indah II, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur 13430
* Fax. : 021 – 86600779
Sekretariat Domisili :
Jalan Anggrek Nelly Murni Blok A No. 03, RT/RW 02/03 ,
Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat 11480

Buleleng, kmhdi.org – Dalam memperingati Hari Anak Internasional Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Buleleng menggelar diskusi yang mengusung tema “Stop Bullying Spred Awareness To Our Children” dengan judul “diskusi Dialetika, Akal, Logika (Dialog)” secara daring pada hari Selasa (2/8) Pukul 19.00 WITA.

Adapun tujuan dari diadakannya Dialog tersebut ialah untuk mengetahui kasus bullying dan mampu menjadi tutor dalam menanggulangi kasus-kasus bullying dilingkungan sekitar.

Ni Luh Sinta Yani, S.Pd selaku Ketua PC KMHDI Buleleng dalam sambutanya di kegiatan tersebut mengapresiasi program Dialog yang digelar oleh Bidang Litbang yang merupakan bagian dari program kerjanya.

“Saya mengapresiasi bentuk program kerja ini sudah berjalan, dengan topik yang diangkat sangat relevan saat ini dan melalui diskusi hari ini mudah-mudahan nantinya mampu membawa perubahan terhadap diri dan menjadi tutor sebaya perihal Stop Bullying,”ujar Sinta.

Mengundang seorang narasumber yang sangat luar biasa yakni Ibu Gusti Ayu Ryana Mahasari, S.Pd, M.Si merupakan Konselor dan Founder Kara Gantari Consulting. Diskusi dialog tersebut berlangsung begitu pro-aktif dengan sesi diskusi yang sangat menarik dari para peserta.

“Fenomena bullying sering kali kita temukan di lingkungan sekitar, namun tidak jarang kita selalu abai akan fenomena tersebut. Kasus bullying sendiri biasanya sering terjadi pada lingkungan sekolah. Hal ini dikarenakan anak-anak maupun remaja masih memiliki pola pikir yang cenderung labil dan belum bisa mengendalikan emosionalnya,” jelas Narasumber.

Gusti Ayu Ryana juga menambahkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebakan kasus Bullying diantaranya ialah faktor lingungan yang kurang baik dan kurangnya kematangan ketika ingin membina rumah tangga. Ia berharap masyarakat khususnya generasi lebih peduli akan kasus Bullying yang kerap terjadi di lingkungan sosial.

“Pendidikan etika dan moral sedari dini sangatlah penting dilakuan untuk menanggulangi kasus-kasus bullying itu sendiri. Peran para orang terdekat juga sangat penting untuk meberikan semangat ataupun support kepada para korban bullying agar dapat speak-up dan melawan para pelaku bullying tersebut,” tutur ibu Gusti Ayu Ryana.

Dengan diadakannya Dialog ini diharapkan seluruh masyarakat khususnya para kader KMHDI dapat lebih memahami bahwa pemberantasan kasus bullying itu sangatlah penting dan dapat merangkul para korban untuk bisa bangkit dan memulai kehidupan yang lebih baik lagi.

Share:

administrator