SEKRETARIAT PIMPINAN PUSAT KMHDI

Sekretariat Operasional (Surat Menyurat):
Jalan Kakatua Blok AA No. 14 Perumahan Cipinang Indah II, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur 13430
* Fax. : 021 – 86600779
Sekretariat Domisili :
Jalan Anggrek Nelly Murni Blok A No. 03, RT/RW 02/03 ,
Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah – Jakarta Barat 11480

Denpasar, Kmhdi.org – PC KMHDI Denpasar laksana e-NGOPI (Ngobrol Pintar) perdana (24/7), dengan topik “Menimbang Hitam-Putih Keberlanjutan PPKM : Manakah Yang Lebih Berat?”

Diskusi yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meet ini turut dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang KMHDI se-Bali yang menyampaikan pandangan terkait hitam-putih pemberlakuan PPKM ini mulai dari faktor kesehatan, ekonomi, hingga masyarakat.

Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) PC KMHDI Denpasar, I Dewa Gede Darma Permana, ketika ditanya terkait manakah PPKM yang lebih berat. Beliau menjawab bahwa hal itu tergantung perspektif masing-masing kalangan masyarakat.

“Contohnya dari pandangan masyarakat kecil yang terdampak PPKM ini, akan melihat sisi hitam (negatif) nya yang lebih berat karena di mana mereka bisa mendapatkan penghasilan jika kegiatan perekonomian dibatasi dalam kebijakan PPKM ini. Sementara jika dari perspektif dokter atau tenaga kesehatan atau masyarakat yang keluarganya pernah terkena Covid-19 ini pasti melihat PPKM ini dari sisi putih atau positifnya, karena dapat mengurangi mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi kluster penyebaran Covid-19,” jelas Dewa.

Hal tersebut kemudian ditanggapi oleh I Komang Adi Saputra selaku pemantik pada kegiatan e-NGOPI ini. Beliau menjelaskan bahwa PPKM menurutnya adalah kebijakan yang semu, ada namun serasa tidak ada. Karena fakta di lapangan tidak sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.

“Kita anggap saja PPKM itu ada, ditetapkan dan diberlakukan oleh pemerintah. Kita ikuti regulasi tersebut namun tetap menjalankan aktifitas sebagaimana mestinya. Jangan hanya terpaku pada situasi pandemi ini, tetapi fokuslah untuk bisa tetap bertahan hidup ditengah krisis saat ini,” ungkapnya dalam diskusi malam itu.

Mengatasi keresahan masyarakat akibat adanya PPKM yang juga membatasi kegiatan perekonomian di Bali, I Gusti Putu Putra Mahardika selaku Ketua PC KMHDI Denpasar menyatakan bahwa ke depannya PC KMHDI Denpasar dapat turut berkontribusi dalam mendukung pemerintah Provinsi Bali agar target vaksinasi di Bali dapat tercapai.

“Hari ini kita sedang berdamai dengan pemerintah dan Covid-19. Jika memang syarat untuk dapat membebaskan kembali perekonomian masyarakat kali ini dengan suksesnya vaksinasi, maka kita akan mendorong dan berupaya untuk memaksimalkan upaya vaksinasi agar nantinya jika sudah terbangun herd immunity di Bali dapat mendorong dibukanya perekonomian masyarakat khususnya juga pariwisata di Bali,” tuturnya di penghujung acara e-NGOPI.

Share:

administrator