Palangka Raya, kmhdi.org – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Diskusi Virtual bersama Kader dan Pengurus pasca Menyambut Baik Acara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah besok Selasa, (25/5) di Istana Negara oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

Diskusi Virtual yang dilakukan pada Senin malam di awali pemantik Diskusi oleh Ketua PD KMHDI Kalimantan Tengah, Candra Wardana. Dalam Pandanganya, ia memberikan Stetmen Kunci dalam pemantik diskusi itu dalam upaya pembangunan Provinsi Kalteng kedepan dan peran Pemuda untuk kemajuan kalteng. Memaparkan perihal peluang yang akan di hadapi Kalimantan tengah untuk 5 Tahun kedepan dengan potensial keaderahan yang begitu melekat dalam kultur Masyarakat Dayak.

“KMHDI Akan mendorong Pemerintah Kalimantan Tengah untuk memprioritaskan Masyarakat Lokal dalam pembangunan Kalteng semakin berkah. Selain itu pemerintah harus bijak dalam pemerataan Infrastrukstur Pembangunan Jalan dan Listrik mengingat masih banyaknya daerah di Kalimantan Tengah yang belum mendapatkan infrasruktur yang layak” ungkapnya.

Lebih lanjut Candra menyampaikan bahwa hasil diskusi yang dilakukan ini nantinya untuk menjadi rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah 5 Tahun kedepan pasca dilantik. KMHDI berharap agar nantinya program yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama mereka yang jauh dari perkotaan.

Adapun beberapa rekomendasi yang di rumuskan bersama pengurus dan Kader KMHDI Kalimantan Tengah adalah sebagai berikut :

1. Prioritaskan pemuda dan masyarakat lokal dalam program Food Estate sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kalimantan tengah terhadap masyarakatnya;

2. Prioritaskan pembangunan infrastruktur Jalan yang belum terakses di pedalaman Kalteng;

3. Prioritaskan pemerataan Sumber Energi Listrik di seluruh Kalimantan Tengah;

4. Prioritaskan pemasangan Tower Sutet Jaringan (Internet/Wifi) untuk masyarakat Kalimantan Tengah hingga ke pelosok daerah;

5. Prioritaskan pembiayaan pendidikan (Beasiswa) untuk Mahasiswa yang menjadi pengurus organisasi; 6. Merekomendasikan Pemprov untuk membangun Sekolah berbasi Hindu di Kalimantan Tengah.