Manado, kmhdi.org – Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Sulawesi Utara laksanakan Pra KT-1 dengan tema “Mengulas Purwaka KMHDI” yang bertempat di Pura Jagadhita Taas Manado (15/5).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kembali pemahaman kader mengenai Purwaka KMHDI, serta sebagai pengantar atau pengenalan kepada kader mengenai materi-materi KT-1. Sehingga setiap kader diminta untuk mempersiapan diri menjelang dilaksanakannya kegiatan KT-1

Ketua Demisioner PD KMHDI Sulawesi utara I Gusti Agung Sri Wirananda menyampaikan, sebelum menerima materi KT-1 sebaikanya para kader terlebih dahulu memperkuat literasi terkait banyak hal terutama filsafat dan dapat memperkuat cara berfikir secara ideologis dan filosofis.

“Sebelum menerima materi KT-1 sebaiknya para kader terlebih dahulu memperkuat literasi terkait banyak hal terutama filsafat untuk lebih memperkuat metode berfikir agar terbentuk logika kritis, karena dalam KT-1 kader tidak hanya akan diarahkan untuk berpikir secara ideologis tapi juga secara filosofis” ucap Agung.

Di tempat yang sama, Ketua PD KMHDI Sulawesi Utara I Gede Narasima selaku pemateri menjelaskan Latar belakang dari materi Purwaka yaitu merupakan suatu pembukaan yang berisi atas gagasan atau dasar organisasi dalam menjalankan pergerakan dan perjuangan dalam hal dharma agama dan dharma negara.

“Purwaka sendiri adalah pembukaan atau pengantar yang didalamnya itu terisi idiologi atau landasan yang kita jadikan pedoman untuk melakukan pergerakan organisasi, dalam purwaka KMHDI terisi beberapa nilai-nilai fundamental, pokok-pokok kenegaraan dan konsep jati diri KMHDI, dengan nilai-nilai inilah kader dapat menjalankan pergerakan dan perjuangan dalam hal dharma agama dan dharma Negara” ucap Narasima.

Ni Putu Ratnasari selaku Ketua Biro Kaderisasi menjelasakan alasan pra KT-1 mengambil diskusi tentang purwaka adalah karena purwaka merupakan suatu landasan bagi seluruh kader KMHDI dalam berorganisasi, pentingnya setiap kader memahami tujuan dan dasar KMHDI sebelum memasuki kegiatan KT-1.

“Mengambil materi purwaka karena sebagai suatu landasan bagi kader, juga di harapkan kader dapat memahami purwaka yang merupakan dasar atau ideologi KMHDI, sebelum kita memasuki kegiatan KT-1 dalam hal ini bertujuan untuk melahirkan kader yang dapat berfikir secara kritis dan analitis melalui penguatan pola pikir filosofis dan ideologis, maka dari itu sebelumnya dilaksanakan diskusi pra KT-1 untuk melatih kader dalam hal berfikir secara kritis dan bisa menambah wawasan serta bisa memecahkan sebuah permasalahan” ucap Ratna.

Saat selesainya diskusi, Ketua PD KMHDI Sulawesi Utara yakni I Gede Narasima menyampaikan harapannya untuk setiap kader yang ikut dalam diskusi ini agar dapat memahami isi dari purwaka, karena didalamnya berisi pedoman dan landasan untuk pergerakan KMHDI.

“Harapanya dengan diadakanya diskusi dengan tema mengulas purwaka KMHDI menjadikan para kader paham dan mengetahui akan isi dari purwaka, yang mana merupakan suatu dasar atau pedoman untuk pergerakan KMHDI. Sehingga nantinya dalam melakukan hal untuk kemajuan organisasi, seorang kader bisa menjadikan purwaka sebagai dasar pergerakan” tutup Narasima.