KMHDI Buleleng Lakukan Aksi Bagi Masker, Ditengah Penindakan Denda Penggunaan Masker

Ditengah penerapan sanksi tentang penggunaan masker di Kabupaten Buleleng, Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Buleleng menggelar aksi pembagian masker kepada masyarakat di Singaraja, pada hari Selasa, 8 September 2020. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepada sesama dan sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk menuntaskan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia khususnya di Buleleng, serta tidak lupa untuk mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker di masa pandemi ini untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 kepada masyarakat.

Selain itu koordinator aksi yang sekaligus merupakan ketua Pimpinan Cabang KMHDI Buleleng, Putu Esa Purwita juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud mengkritisi kebijakan dari pemerintah terkait masih kurangnya sosialisasi kepada masyarakat akan penerapan pergub nomor 46 tahun 2020 dan peraturan bupati ( Perbup ) Buleleng nomor 41 tahun 2020 yang didalamnya mengatur agar masyarakat selalu menggunakan masker ketika beraktifitas diluar ruangan, dan apabila tidak menggunakan masker masyarakat tersebut akan dikenakan denda sebesar 100 ribu rupiah.

“Selain sebagai wujud kepedulian kepada sesama dan juga untuk mendukung program pemerintah dalam menuntaskan penyebaran virus Covid-19, kegiatan ini juga kami laksanakan sebagai wujud kami dalam mengkritisi kebijakan dari pemerintah yang masih kurang mensosialisasikan kepada masyarakat terkait peraturan yang mengatur agar masyarakat selalu menggunakan masker ketika beraktifitas diluar ruangan, dan apabila tidak menggunakan masker maka akan didenda sebesar Rp.100 ribu,”ungkapnya.

Ia menambahkan sebaiknya sebelum memberikan denda ditempat petugas seharusnya memberikan teguran ringan terlebih dahulu sekaligus memberikan pemahaman terkait pentingnya menggunakan masker karena tidak semua masyarakat akan hal tersebut. Ia juga menyayangkan jumlah denda yang mencapai 100 ribu rupiah yang menurutnya itu bukan nominal yang sedikit apalagi ditambah dengan susahnya mencari nafkah disaat masa pandemi saat ini.

“Harapan saya sebelum petugas memberikan denda di tempat sebaiknya berikan teguran ringan dulu sekaligus edukasi tentang pentingnya masker di masa pandemi kepada masyarakat, dan juga denda 100 ribu menurut saya bukanlah jumlah yang sedikit apalagi pada masa pandemi saat ini,” tutupnya.

Komentar Anda