Menjalankan Misi Kemanusiaan di Tengah Pandemi COVID-19

Tanah Air kembali dirundung musibah seakan pandemi COVID-19 belum cukup mengusik kehidupan masyarakat. Sabtu, 25 Juli 2020, banjir dan tanah longsor menerjang wilayah Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Banyak rumah yang terendam banjir dan membuat warga mengungsi. Setidaknya kurang lebih 18.000 KK yang terdampak musibah ini.

Aliansi Mahasiswa Hindu Sulawesi Utara yang di dalamnya terdiri dari PD KMHDI Sulawesi Utara, MHD Poltekkes Kemenkes Manado, dan MHDI Universitas Negeri Manado pada Jumat 7 Agustus 2020 berkesempatan menyalurkan bantuan untuk daerah yang terdampak. Donasi yang terkumpul berupa sembako, pakaian, selimut, dan perlengkapan bayi dari seluruh donatur disalurkan melalui PHDI Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan posko satgas BNPB di Kosio, Bolaang Mongondow.

I Made Ardana Wedastra sebagai Koordinator Biro Sosial Masyarakat PD KMHDI Sulawesi Utara menyatakan bahwa walaupun di tengah situasi pandemi yang angka kasusnya makin meningkat, bukan berarti kepedulian terhadap sesama harus surut. “Kita sebagai sesama makhluk sosial sudah sepatutnya saling mengulurkan tangan untuk saling membantu satu sama lain terlebih khusus kepada mereka yang terkena dampak bencana alam, guna meringankan duka para korban yang terdampak.” Jelasnya.

“Sebagai mahasiswa yang merupakan warga negara, selain mempunyai tugas dalam akademik, kita wajib melakukan pengabdian masyarakat.” Ucap Ketua PD KMHDI Sulawesi Utara, I Gusti Agung Sri Wirananda. Dirinya berharap untuk kolaborasi antar seluruh organisasi mahasiswa dapat terus berjalan dengan baik kedepannya, baik dalam misi kemanusiaan berupa pemberian bantuan bencana maupun dalam kegiatan sosial lainnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Pusvita Valencia Dyah Parwita selaku Ketua MHD Poltekkes Kemenkes Manado. “Kolaborasi yang terjalin menjadi harapan sekaligus tantangan baru dalam berorganisasi.” Ujar Pusvita. Ia pun berpesan kepada semuanya agar terus bersatu dalam membantu sesama. “Karena yadnya membuahkan hasil yang terbaik.” Tuturnya.

Sepakat dengan Agung dan Pusvita, Ketua MHDI Universitas Negeri Manado yakni I Komang Edy Jaya Gawitra juga turut menambahkan harapan agar di kemudian hari mahasiswa-mahasiswa khususnya mahasiswa Hindu yang berada di Sulawesi Utara semakin meningkatkan solidaritas dan rasa kemanusiaan. “Tujuannya bukan untuk mencari nama, melainkan memang tulus dari hati untuk membantu berdonasi atau menjadi relawan dalam bencana seperti yang terjadi di Bolaang Mongondow.” Tutup Komang Edy.

Komentar Anda