Gerakan Anti Stunting, Bentuk Kepedulian PC KMHDI Makassar Terhadap Gizi Anak

Makassar(31/Mei), Stunting merupakan sebuah kondisi di mana tinggi seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia 2 tahun.

Pandemi COVID-19 yang sedang terjadi di Indonesia, tentunya memberikan dampak yang besar bagi masyarakat. Selain persoalan ekonomi tentunya faktor kesehatan harus juga diperhatikan.

Untuk menekan Angka Stunting ditengah pandemi COVID-19 Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Makassar lakukan “Gerakan Anti Stunting” beberapa titik di Sulawesi Selatan.

Gerakan anti Stunting ini berupa pembagian susu bernutrisi untuk anak 1 tahun dan 3 tahun keatas. “Ya Kegiatan ini dilakukan PC KMHDI Makassar berkolaborasi dengan PD KMHDI Sulsel dan PC KMHDI Palopo, Kami terjun langsung ke lokasi untuk melihat keadaan anak di tengah pandemi dan susu didistribusikan tepat dengan sasaran,”ucap Ganggadatta selaku Ketua PC KMHDI Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan dibeberapa titik di kabupaten Luwu Timur yaitu Desa kertoraharjo, desa Cendana Hitam, desa Solo, desa Balirejo, desa Wanasari, desa Alam Buana. Serta beberapa desa di Kabupaten Luwu Utara yaitu desa Sukamaju, Sukadamai, dan Cendana Putih.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini akan mampu menekan angka gizi buruk pada anak ditengah pandemi COVID-19 dan juga membantu keluarga yang perekonomiannya dibawah rata-rata.

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai

WhatsApp chat