Edisi Corona: PC KMHDI Karangasem Surati Polres Karang Asem, Pendomani Asas Ultimum Remedium

Amlapura -Situasi pandemi covid-19 belum berakhir hingga saat ini. Anjuran pemerintah untuk menerapkan social distanding/physical distancing masih harus terus dilakukan selain mengguakan masker dan rajin mencuci tangan. Namun, meski anjuran untuk mematuhi protokol kesehatan terus digaungkan nyatanya praktek untuk itu masih perlu lebih ditegaskan pelaksaannya. Resah dengan keadaan ini, PC KMHDI Karangasem membuat surat yang ditujukan untuk Polres Karangasem.

Dalam surat tersebut PC KMDHI Karangasem mengungkapkan masih adanya perkara yang berpotensi memicu SARA, diantaranya viralnya perkara ngaben di Desa Sudaji, Buleleng dan Sahur di Kampung Jawa, Denpasar.

“Namun, kini kami mulai resah dengan kondisi yang terjadi terkait dengan beberapa kasus yang tidak mengindahkan prinsip social/physical distancing sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19. Viralnya perkara ngaben di desa Sudaji, Buleleng dan sahur di Kampung Jawa, Denpasar menjadi polemik di masyarakat. Kami mengamati di berbagai sosial media, kedua perkara tersebut mampu memicu SARA dan memudarnya nilai-nilai harmonis dan gotong royong selama ini.”

Dalam surat tersebut pula disebutkan bahwa penerapan social/physical distancing masih belum dapat diterapkan dengan maksimal, lalu lebih lanjut PC KMHDI Karangasem dalam surat tersebut memohon kepada Polres Karangasem agar mengedepankan asas Ultimum Remedium untuk mengatasi masalah yang terjadi, seperti perkara tersebut dan juga beberapa tindak ketidakdisiplinan masyarakat.

“Atas keresahan tersebut PC KMHDI Karangasem berdasarkan dengan Asas Ultimum Remedium, merupakan salah satu asas yang terdapat di dalam hukum pidana Indonesia yang mengatakan bahwa hukum pidana hendaklah dijadikan upaya terakhir dalam hal penegakan hukum yang dalam hal ini memiliki makna “apabila suatu perkara dapat diselesaikan melalui jalur lain (kekeluargaan, negosiasi, mediasi, perdata, ataupun hukum administrasi) hendaklah jalur tersebut terlebih dahulu dilalui”

Surat tersebut dibuat berdasarkan keresahan yang dirasakan dalam suaana Covid-19 oleh PC KHMDI Karangasem dan telah diterima oleh Briptu I Kadek Krishna Yuda Putra, S.H dan akan disampaikan kepada KaPolres Karangasem kemudian.

Komentar Anda
WhatsApp chat