Melalui Gerakan Anti Stunting, PC KMHDI Mataram Peduli Gizi Anak di Tengah PandemiCOVID-19

Mataram (4/5), Pandemi Covid-19 sedang terjadi dibeberapa daerah di Indonesia termasuk di daerah Mataram, NTB. Hal ini berdampak terhadap aspek ekonomi dan kesehatan. Dimana banyak kelompok masyarakat yang bekerja dibidang non formal menghadapi tantangan untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama bagi mereka yang memiliki anak usia 5 tahun kebawah yang masih memerlukan perhatian khusus untuk pertumbuhannya.

Oleh karena itu, PC KMHDI Mataram ikut serta dalam “Gerakan Anti Stunting” yang diusung oleh Pimpinan Pusat KMHDI yang bekerjasama dengan berbagai lembaga. Dimana Stunting merupakan suatu indikator yang menunjukan kekurangan gizi kronis pada balita, terutama pada masa 1.000 hari kehidupannya (dihitung dari masa janin dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun). Persoalan stunting bukan sebatas tinggi tubuh yang kurang. Dampak buruk yang dapat juga timbul adalah terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, dan gangguan metabolisme tubuh. Sedangkan dalam jangka panjang, penderita stunting dapat mengalami penurunan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh serta kualitas kerja yang tidak kompetitif yang berakibat pada rendahnya produktivitas ekonomi.

“Mengingat Stunting yang sebelumnya memang menjadi masalah besar bangsa Indonesia kini mulai terkurangi kegiatannya akibat permasalahan covid-19 yang semakin serius. Tentunya kegiatan ini memerlukan kerja sama multipihak, kami berharap melalui bantuan berupa Susu Vidoran Xmart dari PP KMHDI ini dapat membantu perbaikan gizi anak bangasa di tengah pandemi covid-19.”, ujar Ketua PC KMHDI Mataram, I Ketut Suriadi Yasa.

Gerakan ini terealisasi dari tanggal 29 April – 4 Mei 2020. Penyebaran dilakukan dibeberapa titik di Kota Mataram dan Lombok Utara. Sasaran kami adalah anak-anak yang berada dalam ekonomi menengah kebawah. Dalam penyaluran bantuan, kami juga menyampaikan sedikit sosialisasi mengenai cara-cara pencegahan penularan covid-19. Kader yang bertugas turun ke lapangan pun kami batasi dan kami pastikan untuk mengenakan masker, pakaian tertutup serta membawa hand sanitizer dan tetap mencuci tangan saat datang ataupun meninggalkan lokasi kegiatan.

“Gerakan Anti Stunting di Mataram telah terlaksana dengan baik, tidak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang telah membantu menyukseskan kgiatan ini. Mari kita lindungi penerus bangsa dari gizi buruk dan perangi covid-19,”tutup Surya.

Komentar Anda
WhatsApp chat