Suara Rakyat, Cipayung Plus Kota Banjarbaru Menolak Kedatangan RUU Omnibus-Law

Selasa, 3 Maret 2020 Cipayung Plus Kota Banjarbaru mengajak audensi pihak Pimpinan DPRD Kota Banjarbaru, pasalnya RUU Omnibuslaw yang meresahkan rakyat terutama kaum buruh ini, di terima oleh ketua DPRD Kota Banjarbaru, audensi diperkirakan terlaksana selama dari pukul 13:00 sampai dengan 15:15.

‘‘Kami sudah melakukan kajian-kajian terhadap RUU Onimbuslaw ini dan sudah pasti kami menolak karena ada sesi negatif yang tidak dapat kami terima sebelum benar-benar diterima oleh rakyat.” ungkap Kadek Aditya Prayoga ketua KMHDI Kota Banjarbaru Kepada Ketua DPRD Banjarbaru.

Audensi ini di hadiri oleh teman-teman Cipayung Plus Kota Banjarbaru yang terdiri dari IMM, PMII, HMI , GMNI, KAMMI, dan KMHDI, dalam pernyataannya Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah mengatakan, “selalu mengambil sesi positifnya, saya menyepakati RUU ini bukan atas nama Jabatan sebagai DPRD, tapi sebagai nama pribadi karena yang saya lihat ada sesi yang bagus di RUU yang harus disederhanakan aturannya” .

“Saya membaca di salah satu media sudah geram bahwa Bapak secara pribadi mensetujui adanya RUU Omnibus-Law ini, bahkan DPRD tingkat Provinsi sudah menolak tapi bagaimana dengan persetujuan ini kami disini meminta penjelasan yang detail. “ujar Fadli Ketua IMM saat itu.

DPRD Kota Kota Banjarbaru menyambut ramah akan kedatangan teman-teman Mahasiswa dengan dihadiri dari beberapa awak media, masing-masing ketua OKP menyampaikan kajian-kajian dari anggota-anggotanya dan kemudian ditanggapi langsung oleh Ketua DPRD saat itu, “ RUU Omnibus law bukan hanya satu peraturan saja , sebenarnya jika keseluruhan RUU saya menolak dan sepakat dengan teman-teman, saya sangat berterimakasih ulasan dan aspirasi teman-teman Cipayung, semua pernyataan teman-teman akan kami catat dan kami evaluasi untuk diri kami” ujar Fadliansyah ketua DPRD Kota Banjarbaru.

Di akhir ulasan teman-teman Cipayung Plus Kota Banjarbaru memberikan dokumen pegangan kepada Ketua DPRD yang dimana itu adalah hasil kajian bersama antara teman-teman Cipayung, Ketua DPRD menyatakan menolak RUU Omnibus law dan menerima dokumen kajian dari teman-teman Cipayung Plus Kota Banjarbaru dan besar kiranya dokumen kajian tersebut bisa sampai ke DPR RI.

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai

WhatsApp chat