PC KMHDI Palangkaraya Laksanakan DMO Ke XVIII

Palangka Raya Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC-KMHDI) kota Palangka Raya, telah melaksanakan Diklat Manjemen Organisasi (DMO) ke XVIII mengambil tema melalui “DMO ke XVIII Kita Tingkatakan Pemahaman dan Inplementasi Kader yang Peka Terhadap Organisasi KMHDI”, bertempat di Aula Student Center IAHN-TP Palangka Raya Jumat, (21/2).
Adapun kegiatan dilaksanakan selama tiga hari yakni dari pada tanggal 21-23 Februari 2020. Dengan jumlah peserta 56 orang dari tiga perguruan tinggi yang ada di kota Palangka Raya yakni UNPAR, IAHN-TP Palangka Raya dan STMIK. DMO adalah suatu kegiatan berbentuk pendidikan dan pelatihan materi-materi yang diberikan dalam DMO berisikan materi Manajemen Organisasi, dalam organisasi KMHDI DMO merupakan kaderisasi pokok lajutan dari kaderisasi wajib, Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB).
Kegiatan pembukaan diawali dengan tarian pendet, “tari pendet adalah tarian yang biasanya di tampilkan pada saat penyambutan tamu dan pembukaan kegiatan,” kata Ni Wayan Ratih Pujali salah satu anggota penari. Kegiatan dibuka resmi oleh Wali kota Palangka Raya yang dalam hal ini diwakili oleh Drs. Murni D.Jinu selaku asisten l staf ahli hukum dan politik, kegiatan di lajutkan dengan pemaparan dua materi DMO, Analisa SWOT oleh Irfan Sahensa dan GBPK dan GBHO oleh Lista Liyana.
Pada hari ke dua peserta mengikuti pemaparan enam materi DMO dengan serangkaian diskusi tanya jawab dan praktek dari masing-masing materi, program kerja dan kelender kegiatan oleh Meinisya, Jobdes dan Run Down oleh Eka Resiana, administrasi kesekretariatan KMHDI oleh Betto, administrasi keuangan oleh Sinta, pengenalan protokoler KMHDI oleh I Ngurah Made Arya Mahardika serta proposal dan laporan pertanggung jawaban oleh Candra Wardana.
Pada hari ke tiga dilajutkan dengan pemaparan dua materi musyawarah KMHDI dan teknik persidangan oleh Jonedy, Manajemen Isu dan Aksi oleh Wawan Nopardo A.S S.Pd.
Ketua PC KMHDI kota Palangka Raya Yongki Agustar menyampaikan “saya berharapan kepada peserta DMO yang berjumlah 56 orang agar tidak berhenti di kegiatan DMO tetapi dapat mengikuti proses pengkaderan selajutnya yang ada di KMHDI karna para kader ini lah yang menjadi tongkat estafet kepengurusan oranaisasi selajutnya” pungkas Yongki (23/2).
Kegiatan di tutup resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah (PD) KMHDI Kalteng yang di wakili oleh Erdison SH selaku sekretaris pimpinan daerah. Pada akhir kegiatan di lakukan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia beserta pengurus PD, PC yang sempat hadir dan tidak lupa pula dimumumkan peserta terbaik laki-laki atas nama Tobie Suswoyo dan peserta terbaik perempuan atas nama Ni Wayan Ratih Pujali beserta kelompok terbaik yang jatuh kepada kelompok empat, masing-masing peserta terbaik dan kelompok terbaik diberikan penghargaan berupa sertifikat dan bingkisan dari panitia.

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai

WhatsApp chat