DMO XVII PD KMHDI Sulawesi Utara “Hadirkan Kader Yang Berani dan Percaya Diri”

Setelah sukses menggelar kegiatan MPAB XVII pada tanggal 28 – 30 September 2019 yang lalu, PD KMHDI Sulawesi Utara kemudian melaksanakan kegiatan DMO XVII dengan mengusung tema “Berani Aksi Gali Potensi Menjadi Inovasi”. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membentuk kader yang memiliki pemikiran yang berkualitas dan sadar akan jati diri “Mahasiswa Hindu Indonesia” yang siap mengemban Dharma Agama dan Dharma Negara. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melahirkan kader – kader baru yang lebih baik dan mendidik kader melalui nilai – nilai luhur yang akan ditempatkan pada semua aspek kader.

Tahap ke dua pengkaderan KMHDI tersebut berlangsung dari tanggal 13 – 15 Desember 2019 yang berlokasi di Balai Diklat Pertanian, Manado dan dibuka langsung oleh I Gusti Agung Sri Wirananda selaku Ketua PD KMHDI Sulawesi Utara. Selesai acara pembukaan, kader – kader yang menjadi peserta DMO XVII langsung menerima materi pertama mereka yaitu Analisa SWOT yang dibawakan oleh I Gusti Agung Sri Wirananda. Kegiatan hari pertama pun ditutup dengan Post Test setelah materi selesai dibawakan.

Hari ke dua kegiatan dilanjutkan dengan diklat. Sebelum menerima materi dan sesudah materi dibawakan, para peserta DMO XVII melakukan Pre Test dan Post Test. Adapun materi yang diberikan berikut dengan pematerinya, yaitu; GBHO dan GBPK oleh I Nyoman Suparta, PROKER dan Kalender Kegiatan oleh I Made Ardana Wedastra, Jobdesc dan Rundown oleh I Dewa Ayu Made Melaniawati, Administrasi Kesekretariatan oleh Ni Nyoman Merliani, Administrasi Keuangan oleh I Wayan Murdana, PROPOSAL dan LPJ oleh Ni Kadek Narasi, PROTOKOLER oleh I Gusti Widiana, dan Musyawarah dan Teknik Persidangan oleh I Putu Krishna Aditya. Setelah pemateri membawakan materinya, banyak pertanyaan yang diajukan oleh para peserta. Hal ini menunjukkan bahwa mereka antusias mengikuti diklat tersebut.

Rangkaian kegiatan DMO XVII berakhir di hari ketiga. Para peserta penuh semangat mengikuti Outbond di pagi hari. Setelah seru-seruan mengikuti Outbond, peserta menerima materi terakhir mereka yaitu Manajemen Isu dan Aksi oleh I Ketut Arya Putra Aditya. Para peserta selanjutnya melakukan Public Speaking dengan membawa materi yang sudah mereka terima sebelumnya. Mereka tampil satu persatu dengan percaya diri di hadapan kader yang lain. Ini berarti mereka menyimak dan memahami materi yang sudah diberikan. Selesai Public Speaking terdapat agenda sharing. Sharing pertama oleh peserta Diklat Jurnalistik Nasional yaitu Putu Agnessia Bellasari Kusuma dan Ni Komang Pitri Purniasih. Mereka membagi pengalaman dan beberapa materi yang mereka terima saat mengikuti DIKJURNAS di Lombok pada tanggal 15 – 18 November 2019 yang lalu. Sharing kedua oleh I Ketut Arya Putra Aditya dan I Gusti Widiana saat mereka mengikuti Traning Of Trainer Regional Sulawesi dan Ambon di Palopo pada tanggal 5 – 9 Desember 2018. Sebagai peserta terbaik 1 dan 3, mereka membagi pengalaman dan pesan – pesan kepada peserta DMO XVII dan kader – kader yang lain menyangkut kegiatan TOT. Kegiatan DMO XVII di hari ketiga dilanjutkan dengan pemilihan susunan kepanitiaan kegiatan selanjutnya oleh kader yang baru saja di DMO yaitu Tirta Yatra dan Rekreasi. Susunannya sebagai berikut; I Made Vishnu Lesmana Adi Putra sebagai Ketua Panitia, I Dewa Ayu Made Febryanti sebagai Sekretaris Panitia, dan I Gede Sumarya sebagai Bendahara Panitia.

Kegiatan DMO XVII diakhiri dengan acara penutupan yang di dalamnya terdapat kesan dan pesan oleh peserta, serta pengumuman peserta terbaik yaitu; Ni Made Gita Ananda sebagai peserta terbaik pertama, I Putu Nuharta Yasa sebagai peserta terbaik kedua, dan Sathyanandha Arya Atmika sebagai peserta terbaik ketiga. Ada juga kelompok terbaik berdasarkan kegiatan Outbond di hari kedua yaitu; kelompok 4 di urutan pertama, kelompok 2 di urutan kedua, dan kelompok 1 di urutan ketiga.

I Gede Narasima sebagai Ketua Panitia DMO XVII berpesan kepada kader yang sudah di DMO agar bisa merealisasikan materi – materi yang sudah didapat di dalam kepanitiaan mereka yang akan datang.

Komentar Anda
WhatsApp chat