Membicarakan pendidikan Indonesia PC KMHDI Denpasar nobar film SOKOLA RIMBA

Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Denpasar gelar Ngobrol Pintar (NGOPI) dengan tema “Membentuk SDM Indonesia melalui kualitas guru”, pada Sabtu (30/11). Diadakan di PHDI Provinsi Bali acara tersebut sekiranya dihadiri 25 peserta yang berasal dari kader aktif PC KMHDI Denpasar dan beberapa undangan dari elemen organisasi mahasiswa lainya.

Kepala Litbang PC KMHDI Denpasar Agus Pebriana mengatakan bahwa acara Ngobrol Pintar pada bulan ini terdiri atas dua agenda kegiatan. “Pertama ialah nonton bareng film Sokola Rimba yang disutradarai oleh Riri Riza, lalu dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai SDM Indonesia dan kualitas guru” jelasnya.

Berbagai argument muncul usai nobar Sokola Rimba dan diskusi dilansungkan selama 2 jam. Peserta Ngobrol Pintar Gede Sulastrawan dalam komentarnya menjelaskan “Film Sokola Rimba yang mengambil setting tempat di pedalaman Sumatra ini, merupakan sebuah bentuk penjelasan pada kita semua, bahwa hari ini pemerataan pendidikan Indonesia belum terwujud secara maksimal.
Film Sokola Rimba tersebut dianggap sebagai gambaran pendidikan Indonesia yang hanya terpusat di kota, sehingga adanya ketimpangan antara pendidikan di kota dan di desa.

Pandangan lain juga di ungkapkan oleh Putri Trisnayanti Peserta Ngobrol Pintar yang menyatakan “Film dengan judul Sokola Rimba ini mampu membangkitkan emosional penonton melalui scene yang ditampilkan seperti setting tempat, alur cerita, karakter tokoh, dan kemudian puncaknya pada akhir cerita, sutradara juga mampu mengambil realitas kondisi pendidikan Indonesia hari ini menjadikan sebuah film yakni Sokola Rimba”.

Pada kesempatan yang sama Moderator Diskusi Ngobrol Pintar Agus Siswadi sedih dengan pendidikan budi pekerti dan karakter di Indonesia yang kini mengalami degradasi. “Hari ini guru di Indonesia disibukan dengan urusan administrasi dan banyaknya regulasi yang melilit menyebabkan tugas dan fungsi guru sebagai pengajar dan pendidik tidak terselenggara secara maksimal” tambahnya.

Komentar Anda