PD KMHDI SUMSEL AKAN LAKSANAKAN KEGIATAN KMHDI MAGANG

PD KMHDI SUMSEL AKAN LAKSANAKAN KEGIATAN KMHDI MAGANG

Palembang, Jumat 18 Oktober 2019, PD KMHDI Sumsel akan melaksanakan program Inovasi dalam bidang pendidikan dipersembahkan oleh Biro Organisasi dengan KMHDI Mengabdi untuk Dharma Agama dan Dharma Negara (KMHDI MAGANG). Kegiatan ini akan diikuti kurang lebih sebanyak 70 kader. Antusias dan minat yang besar dalam kegiatan ini, harapannya dapat mewujudkan Visi-Misi PD KMHDI Sumsel Khususnya di bidang SDM.

KMHDI MAGANG (Mengabdi untuk Dharma Agama dan Dharma Negara) merupakan bentuk lain dari program kerja KMHDI Mengabdi yang padat dengan kegiatan pengajaran dengan materi tentang keagamaan dan kebangsaan. Materi tersebut terdiri dari, Bangga Menjadi Hindu, Pendidikan Menurut Perspektif Hindu, Teknologi Menurut Perspektif Hindu dan Wawasan Kebangsaan. Target pada kegiatan ini adalah pemuda-pemudi dan murid-murid Pasraman di Desa. KMHDI MAGANG akan dilaksanakan pada tanggal 19-20 Oktober 2019 di lima tempat tujuan antara lain, Desa Cintamanis (Banyuasin), Harapan Jaya (Oku Timur), Panai Makmur (Oku Induk), dan Musi Rawas.

Ketua PD KMHDI Sumsel, I Wayan Darmawan mengatakan “Harapannya, kader KMHDI tidak hanya cerdas secara akademis tapi juga cerdas secara emosional, yang di dapat dari keterlibatannya dalam menyikapi masalah yang ada di daerah khususnya umat Hindu, program ini juga diharapkan bisa meningkatkan semangat generasi muda Hindu dalam mengenyam pendidikan dan meraih cita-cita” Kamis (17/10/19).

KMHDI Sumsel sering melibatkan Pasraman yang ada di Desa adat sebagai mitra dalam beberapa kegiatannya. Tujuan adalah untuk memperluas target pengembangan SDM yaitu tidak hanya mencerdaskan kader KMHDI namun juga Calon kader-kader KMHDI masa akan datang yaitu pemuda-pemudi dan murid-murid pasraman di desa adat.

Semakin luas target atau sasaran kegiatan maka output yang dihasilkan semakin luas. Dalam hal ini yaitu kader KMHDI, pemuda, dan murid pasraman di desa sesuai dengan yang diharapkan Ketua KMDHI Sumsel, “tidak hanya cerdas secara akademis tapi juga cerdas secara emosional” artinya kecerdasan akademis perlu adanya penyaluran, sehingga dapat bermanfaat kecerdasannya untuk Kader maupun Pemuda dalam kemajuan di desa.

Komentar Anda