KMHDI Sumsel Mengabdi, Investasi SDM melalui pasraman di Desa-Desa

Kunjungan ke desa-desa menjadi program rutin PD KMHDI Sumsel dan masih konsisten dengan niat mengabdi untukUmat Hindu di Kabupaten-Kabupaten wilayah Sumsel hinggake ujung wilayah perbatasan Sumsel dengan Lampung dalamkepengurusan tahun ke-2, dan pada Hari Sabtu-Minggu 29 September 2019, PD KMHDI Sumsel melaksanakan kunjungan di dua Desa yang bedekatan dan beradadiperbatasan Sumsel dan Lampung yaitu, Desa Saung Dadi,Kec. Buay Pemuka Peliung, Kab. OKU Timur dan DesaPisang Indah, kec. Bumi Agung, Kabupaten Way Kanan, Lampung, dengan jarak tempuh menggunakan motor selama 8Jam dari Kota Palembang. Kondisi medan yang berbukit membuat waktu tempuh menjadi lebih lama.

Kegiatan kunjungan ini adalah program rutin dari Biro Organisasi PD KMHDI Sumsel yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan motivasi Pendidikan, materi Agama, Kesehatan dan Pengetahuan Agama Hindu. “Kegiatan kunjungan ini merupakan kegiatan rutin dari KMHDI Sumsel, yang menjadi kunjungan sekaligus pengabdian, Pemuda Hindu dan khususnya KMHDI masih komitmen untuk melakukan kunjungan ke daerah yang memang perlu untuk dilakukan kunjungan guna untuk berbagi sedikit Cerita dan Ilmu kepada Pemuda-Pemudi di daerah Serta menyadarkan mereka agar belajar sampai ke Pendidikan yang lebih tinggi dan tetap berani mengambil peran penting di Desa. (Kadek Ricky, Ketua Biro Organisasi, 29, okt. 2019). Selain Murid-Murid Pasraman, Orang Tua dan Tokoh Agama yang lain ikut hadir dan aktif berdiskusi, acara ini dilakukan di Pura. Semangat dan antusias dari anak anak muda Generasi Hindudan para Orang Tua sangatlah besar, dapat dilihat dari banyaknya Orang Tua yang masih menunggu acara sampai selesai.

Pada kegiatan ini KMHDI Sumsel berfokus pada beberapa halterkait kondisi Umat Hindu di Sumsel yaitu, Pemberianmotivasi pada Pemuda-Pemudi untuk selalu belajar dan bilamampu hingga lanjut sampai ke Perguruan Tinggi melaluiBeasiswa ataupun tanpa Beasiswa, mengingat minimnyaminat melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi,  Padahal kemampuan ekonomi Masyarakat disini tergolong mampuyang seharusnya mampu memberangkatkan Anak-anaknyauntuk mengenyam Pendidikan formal di Perguruan Tinggi.Kedua, Memberikan Pemahaman agar kita harus banggamenjadi Umat Hindu, mengingat jumlah Umat Hindu yang berpindah keyakinan yang cukup sering terjadi, namun bukanitu menjadi titik utama dari materi ini tetapi adalah bagaimanamenumbuhkan rasa agar Pemuda-Pemudi Hindu tetapkompeten, semangat, dan berani dalam segala persaingan di dalam lingkungan yang Plural ini, dan terakhir KMHDI Sumsel juga memberikan materi tentang dampak positif dan negative dari penggunaan Internet dan Bahaya HOAX.

Kondisi Umat di desa Saung Dadi ini berjumlah 32 Kepala Keluarga dan Pisang Indah Sekitar 150 Kepala Keluarga, dengan kondisi ekonomi menengah. Mayoritas berprofesi sebagai Petani dan Berkebun. Dua Desa ini tergolong maju dan berkembang, tidak terlalu jauh sekitar 13-18 KM denganIbu Kota Kabupaten yaitu Martapura, dan kesenjangan sosialyang masih tergolong rendah, namun dibalik keterdukunganitu semua minat Pelajar untuk lanjut ke jenjang PerguruanTinggi masih rendah. inilah beberapa kondisi yang menjadialasan PD KMHDI Sumsel berangkat ke dua Desa ini.

Kehadiran PD KMHDI Sumsel berupaya untuk selaluberkontribusi Positif bagi Pembangunan SDM Hindu kedepan dan dapat memaksimalkan perannya sebagai Mahasiswauntuk memberikan kontribusi nyata bagi Umat Hindu yang ada di sekitarnya. Kontribusi Pembangunan SDM oleh KMHDI Sumsel ini dimulai melalui Pasraman hinggaPerguruan Tinggi. Kunjungan ini merupakan Investasi jangkaPanjang bagi SDM Hindu dimasa yang akan datang dan mudah-mudahan Karma baik dapat terangkai atas kegiatanpengabdian ini.

 

Komentar Anda