BALI TIDAK DIAM, 4 TUNTUTAN SIKAP DI SERUKAN.

Denpasar – Poster bertulisakan sindiran kepada pemerintah dibawa turun kejalan oleh ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bali. Seruan aksi bertajuk “Bali Tidak Diam” dikumandangkan dengan lantang memenuhi bagian Timur Lapangan Renon Denpasar untuk menuntut kebijakan pemerintah pusat yang kontroversial, pada Selasa (24/9).

Kader PC KMHDI Denpasar Arya Gangga menyerukan dengan lantang dalam orasinya, agar peserta aksi tetap semangat berpanas-panasan menyuaran aspirasi. “Mari kita tunjukkan bahwa Bali tidak diam, aksi ini sebagai bentuk dukungan kepada kakak-kakak kita yang berjuang di Jakarta bahwa mereka tidak sendiri” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kaderisasi PC KMHDI Denpasar I Gede Buma Dyatmika menyatakan dalam orasinya rakyat membutuhkan perdamaian, tetapi pemerintah memberi penindasan. “Hanya ada satu kata lawan!” ungkap Gede Buma dengan lantang diikuti oleh seruan peserta aksi lainnya.

Aliansi Mahasiswa Bali menyatakan 4 point tuntutan sikap, yaitu : (1) Mengajak seluruh akademisi dan masyarakat untuk menuntut keseriusan Pemerintah dalam menyelesaikan krisis di Papua dengan cara-cara yang manusiawi; (2) Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera mengeluarkan Perppu terhadap Revisi UU KPK; (3) Mendorong Pemerintah dan DPR RI untuk mengaji ulang pasal-pasal yang kontroversial dan bertentangan dengan recht idea bangsa Indonesia; (4) Menuntut Pemerintah agar menindak tegas para pihak yang bertanggungjawab atas terjadinya kebakaran hutan di Riau dan Kalimantan. Dalam aksinya mereka mengenakan jas almamater dengan berpakaian serba hitam sebagai bentuk ungkapan duka cita.

(Data dan Informasi PC KMHDI Denpasar).

Komentar Anda