KMHDI DAN TNI SIAP KAMPANYEKAN #STOPKARHUTALA

Jumat, 9 Agustus 2019 Pimpinan Pusat KMHDI 2018-2020 diterima oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P di Markas Besar TNI. Dalam pertemuan tersebut PP KMHDI membahas berbagai persoalan bangsa, terkhusus terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan (Karhutala) yang marak terjadi.

Ketua Presidium PP KMHDI I Kadek Andre Nuaba mengungkapkan apresiasinya kepada TNI yang turut begerak sigap membantu penyelesaian pemadaman kebakaran di berbagai titik meskipun bukan menjadi tanggung jawab utama TNI.

KMHDI sangat mengapresiasi kesigapan TNI dalaam membantu penyelesaian permasalahan ini, meskipun bukan menjadi ranah kerjanya ungkap Andre

Diangkatnya persoalan Karhutala oleh KMHDI, menyangkut persiapan kegiatan tahunan yakni Rapat Koordinasi Nasional(Rakornas) XIV KMHDI pada tanggal 29 Agustus – 2 September 2019 di Palangka Raya yang menjadi salah satu titikrawan kebakaran.

Bukan tidak mungkin kabut asap akan terjadi kembali seperti tahun 2015, untuk itu sinergitas penyelesaian permasalahan Karhutala di hulu maupun hilir harus tuntas. Adanya rencana pemindahan Ibu Kota negara ke wilayah Kalimantan, tendensi pengakusisian lahan pastinya meningkat”. Andre menambahkan.

Menerima pengurus Pimpinan Pusat KMHDI, Panglima TNI Marsekal Hadi menjelaskan meskipun prioritas tugas TNI memang bukan pada persoalan pemadaman kebakaran hutan danlahan, namun setiap permasalahan yang dihadapi rakyatIndonesia sudah pasti akan menjadi tanggung jawab bersama.

Apa yang disampaikan Ketua Presidium KMHDI benar adanya,tetapi yang sulit diterapkan adalah mengedukasi masyarakat untuk tidak memilih alternatif membuka lahan dengan cara membakar merskipun itu menjadi pilihan yang paling murah danmudah dilakukan”. Ungkapnya.

Selain itu, Ketua Presidium PP KMHDI juga turut mengundang secara langsung Panglima TNI Marsekal Hadi untuk hadir dalam kegiatan Kuliah Umum Kebangsaaan Rakornas XIV KMHDI tanggal 29 Agustus 2019 di Palangkaraya membicarakan mengenai roadmap ketahanan nasional yang wajib menjadibekal generasi muda Indonesia.

Jika tidak ada agenda incidental, saya siap hadir dalam Kuliah Umum Kebangsaan Rakornas XIV KMHDI di Palangka Raya”. Tutup Panglima

Komentar Anda