KADER KMHDI BERSANDING DENGAN MAHASISWA DI SELURUH INDONESIA MENGIKUTI PROGRAMA STUDY VISIT KE TIONGKOK

Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia merupakan salah satu organisasi kepemudaan yang memiliki jati diri Religius, Nasionalis, Humanis, dan Progresif ini mampu menjadi salah satu organisasi yang berpengaruh ditingkat Nasional, dan kini Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia memiliki 51 cabang di 21 provinsi di Indonesia sedang mengembangkan jaringan lebih luas lagi

Pada tanggal 15 Juni 2019 Kementrian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi memberangkatkan 45 Mahasiswa Indonesia ke Tiongkok. Program ini bertujuan untuk menjalin kerjasama antara Tiongkok dan Indonesia, sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Tiongkok itu sendiri. Dengan adanya Program Study Visit ke Tiongkok tersebut KMHDI mengambil bagian langsung dengan mengirimkan dua kadernya, yaitu Gede Dandi Pratama Putra (Kader PC KMHDI Badung) dan Ketut Budi Wahyuni (Kader PC KMHDI Buleleng), pemilihan kader tersebut dilakukan secara transparan, dimana kader KMHDI seluruh Indonesia bersaing untuk menulis essay mengenai Tiongkok, dan essay tersebut akan diseleksi menjadi dua essay terbaik oleh Pengurus Pusat KMHDI untuk kemudian dikirim ke KEMENRISTEKDIKTI.

Menurut Gede Dandi Pratama Putra atau yang biasa dipanggil Dandi “Tiongkok merupakan salah satu negara maju khususnya pada bidang budaya dan teknologi, hingga saat ini seni dan budaya Tiongkok masih tetap terjaga dan mengakar rumput disetiap lapisan masyarakat seiring dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang”. Walaupun pernah memiliki sejarah yang kelam dan masih menjadi misteri hingga saat ini, setidaknya Indonesia dapat belajar dari Tiongkok bagaimana pemuda-pemudinya sangat antusias dalam mengembangkan Teknologi dan seluruh masyarakatnya memiliki visi yang sama yaitu bagaimana memajukan negaranya dalam segala bidang.

Negara pertama yang mengembangkan jaringan 5G di Dunia ini sangat menginspirasi 45 pemuda-pemudi yang menjadi delegasi Indonesia, sehingga kami berkesimpulan untuk menjadi negara maju, sebuah negara harus berani berinovasi dan memiliki jati diri yang menjadi ciri khas agar dikenal oleh negara lain. Indonesia sudah memiliki satu poin yaitu ciri khas dimana Indonesia memiliki beragam kebudayaan dari Sabang sampai Merauke, sehingga saat ini ada bagaimana masyarakat khususnya pemuda-pemudi untuk mengembangkan Teknologi di Indonesia agar mampu bersaing dengan negara maju lainnya.

Komentar Anda