KMHDI SUMSEL Peringati Sumpah Pemuda : “Pemuda Berperan atau Baperan”

Pemuda merupakan generasi penerus Bangsa yang di harapkan mampu menjawab persoalan-persoalan Bangsa yang kian hari semakin rumit. Namun seiring berjalannya waktu peran pemuda khususnya pemuda di Indonesia kian meredup, hal ini terbukti dengan semakin
apatisnya para pemuda melihat kondisi yang terjadi di sekitar mereka, hal ini karena pengaruh globalisasi, dengan tidak sadar akan membuat pola pikir para pemuda bergeser, dari yang seharusnya sosialis menjadi individualis, seharusnya ideologis menjadi pragmatis.

Untuk menjawab persoalan tersebut, diadakan diskusi panel hari sumpah pemuda dengan tema “ Pemuda Berperan Atau Baperan” yang diselenggarakan oleh PD KMHDI Sumatera Selatan (27/10), pukul 19.30 WIB di Wantilan Pure Agung Sriwijaya. Diskusi ini dibuka langsung oleh I Wayan Darmawan selaku ketua PD KMHDI Sumatera Selatan sekaligus sebagai Narasumber bersama Ketua PC KMHDI Palembang, Ketua DPP Peradah Sumatera Selatan, Ketua Forum Alumni KMHDI Sumatera Selatan, dan dihadiri oleh Irjen. Pol. ( Purn. ) Drs. I Ketut Untung Yoga Ana.

Melihat kondisi bangsa saat ini, aktifitas kehidupan sehari-hari lebih banyak dihabiskan dengan bermain dan mencurahkan isi hati,ide dan pikirannya di media sosial, fenomena ini dapat kita lihat di lingkungan terdekat kita dan menjadi budaya baru dilingkungan masyarakat. Pemuda hari ini harus mampu mengatasi keadaan ini, dan mampu mengambil peran lebih banyak untuk kemajuan umat Hindu dan bangsa Indonesia. “Pemuda dan mahasiswa harus terlibat langsung dalam proses pembangunan bangsa ini, dengan hadir
dan menyumbangkan pemikirannya untuk merevolusi mental generasi muda Indonesia sehingga kita bisa melanjutkan semangat ikrar Sumpah Pemuda para Pahlawan Indonesia” ujar I Wayan Darmawan.

Pendapat yang di utarakan oleh I Wayan Darmawan dan naras sumber lainnya ditanggapi oleh peserta diskusi yang begitu antusias semangat untuk mengutarakan ide-ide dan pemikirannya, membahas peran apa yang bisa diambil oleh pemuda di Susmatera Selatan kususnya kader KMHDI untuk membangun daerahnya masing masing. Diskusi ini juga bertujuan untuk meningkatkan mental dan kebranian pemuda menghadapi tantangan global serta mengurangi Bawa Perasaan (baper) yang berlebihan sehingga akan mengurangi
waktu produktif pemuda yang sharusnya dapat digunakan untuk hal-hal produktif lainnya.

Kepekaan pemuda terhadap kondisi bangsa hari ini harus ditingkatkan, melihat banyak persoalan dan tantangan yang sedang menguji kedaulatan bangsa Indonesia. Pemuda harus mampu menelaah dengan baik setiap semua masalah yang ada sehingga tidak akan tergerus oleh permasalahan yang muncul oleh kepentingan politik kelompok dan dapat memecah belah bangsa, netralitas pemuda, perannya sebagai mediator dan konribusi pemikirannya sangat diperlukan untuk memecahkan setiap persoan yang dihadapi oleh bangsa ini. Saatnya pemuda Indonesia harus siap dan berani mengambil peran lebih besar dalam keikut sertaanya membangun bangsa Indonesia.

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai