Kecam Aksi Teror di Surabaya, Berikut Pernyataan Sikap Pimpinan Pusat KMHDI

Pagi ini (13/5/2018) sejumlah Gereja di Surabaya mendapat serangan bom bunuh diri oleh orang yang tidak dikenal saat Jemaat Gereja sedang melakukan ibadah Minggu. Aksi teror tersebut menyebabkan beberapa orang menjadi korban luka bahkan ada beberapa yang meninggal dunia baik dari jemaat Gereja, dari aparat keamanan yang sedang melakukan pengamanan, juga dari orang yang diduga pelaku bom bunuh diri tersebut.

Aksi teror ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, begitu juga dari Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), yang dengan tegas mengecam aksi teror pada pagi hari ini. Berikut pernyataan sikap dari Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia:

  1. Mengecam dan mengutuk keras segala bentuk teror yang terjadi di Indonesia, dan tidak boleh terjadi lagi, apalagi sampai menyebabkan korban jiwa yang tidak bersalah.
  2. Meminta Negara (Pemerintah, Polri, TNI, BIN, BNPT, dan Kementerian terkait) untuk hadir melindungi seluruh tumpah darah, sehingga dapat menjamin keamanan dan kebebasan masyarakat dalam beraktivitas juga mejalankan kegiatan peribadatan.
  3. Mendukung Polri, TNI, BIN, BNPT dan Pemerintah Indonesia dapat segera mengungkap dan menangkap otak dari serangan ini, sehingga tidak ada pihak – pihak yang menggunakan kasus ini untuk kepentingan sesaat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
  4. Meminta kepada semua pimpinan lembaga, universitas, sekolah, organisasi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memastikan anggotanya tidak terlibat dalam paham – paham radikalisme, apalagi terkait kedalam jaringan terorisme.
  5. Menghimbau masyarakat tidak panik dan tidak perlu menyebar foto – foto korban kedalam media sosial. Kita serahkan semuanya kepada Kepolisian.
  6. Menghimbau masyarakat bersatu untuk tidak takut terhadap aksi – aksi teror seperti ini, karena persatuan kita jauh lebih kuat disbanding mereka (teroris).
  7. KMHDI mengucapkan belasungkawa yang sedalam – dalamnya kepada korban dan juga keluarga korban. Semoga diberi kekuatan dan kesabaran. Doa dan seluruh semangat dari masyarakat Indonesia selalu bersama mereka.

Presidium PP KMHDI 2016-2018

Putu Wiratnaya, Made Wirayasa, Putu Suwiyasa

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai