Gelar Sosialisasi dan Diskusi Publik, PC KMHDI Karangasem Ajak Pemilih Pemula Tidak Golput

PC KMHDI Karangasem bekerja sama dengan KPU Karangasem menyelenggarakan Sosialsisasi dan Diskusi Publik yang diselenggarakan di UKM Center Amlapura dengan tema “ No Golput, No Hoax, Make Democration Straight Way”, pada Minggu(29/4) yang dihadiri oleh Komandan Kodim 1623 Karangasem, Komisioner KPU Karangasem, Komisioner Panwaslu Karangasem sebagai narasumber dan OKP, Pimpinan Partai Politik, Mahasiswa serta Siswa/i se-Kabupaten Karangasem sebagai peserta.

 

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi mengenai pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2018 mengenai pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, dimana bertujuan untuk memberikan bekal kepada para pemilih pemula agar ikut serta dan bisa mengerti mengenai pemilihan umum atau PILKADA yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

 

Putu Deasy Natalia Komisioner KPU Kab. Karangasem yang juga sebagai Narasumber Diskusi dan Sosialisasi Publik .“Sebagai pemilih pemula, satu hak suara sangat penting untuk mengubah nasib daerah kita, memajukan pembangunan dan meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya daerah. Hak suara yang dimiliki pada pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2018 hendaknya dimanfaatkan dengan baik, sehingga tidak ada pemilih yang golput.” Ucapnya.

 

I Nyoman Mertadana Komisioner Panwaslu dalam pemaparannya sempat menyampaikan bahwa pemilihan umum ini khususnya dalam melakukan pemilihan terhadap calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pada 27 Juni 2018 agar dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang  demi menjaga kelancaran serta kesuksesan pemilu kedepannya. “Saya berharap pemilihan umum kali ini yaitu pada 27 Juni 2018 dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku dalam mengatur pemilihan umum, sehingga jalannya pemilihan dapat berjalan lancar, tertib dan terkendali.” Tegasnya.

 

Letkol Inf. Benny Rahadian, SE, Komandan Kodim 1623 Karangasem juga mengingatkan tentang wawasan kebangsaan bahwa “Hoax dan Sara adalah 2 hal yang harus kita perangi bersama, agar keutuhan bangsa tetap terjaga. Agar kita tidak terpecah pecah hanya karena PILKADA karena konstestasi PILKADA ini banyak anak muda harus diberi pemahaman agar nantinya tidak menjadi Radikal” tegasnya.

 

Dalam acara ini hadir pula Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Karangasem  A.A. Gde Agung Rama Putra sekaligus membuka acara Sosialisasi dan Diskusi Publik mewakili Ibu Bupati yang sedang melakukan Dinas luar. Dalam sambutannya beliau berpesan agar selalu menjaga kesatuan dan persatuan sebagai generasi muda, dan sebagai generasi muda, sebagai penerus bangsa dan negara hendaknya selalu berkontribusi yang positif dalalam kehidupan demi mewujudkan Karangasem yang cerdas, bersih, bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana.

 

“Saya sangat bangga apabila para generasi muda selalu berkontribusi positif untuk kehidupannya, sebab generasi muda yang akan meneruskan perjuangan yang telah kami lakukan, melanjutkan pembangunan yang telah kami lakukan demi membangun daerah kita menjadi lebih baik lagi, meningkatkan kualitas dan kuantitas daerah. Sehingga tujuan pemerintah untuk mewujudkan Karangasem yang cerdas, bersih, dan bermartabat berlandaskan Tri Hita Karana dapat terealisasikan.” Ucapnya.

Kader KMHDI Karangasem yang Ikut dalam Diskusi Publik

Ditemui saat acara Ketua Panitia Sosialisasi dan Diskusi Publik Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia serta Ketua Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia dalam laporan dan sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada KPU Karangasem, karena berkenan untuk berkontribusi serta bekerja sama dengan organisasi kepemudaan Karangasem khususnya PC KMHDI Karangasem untuk menyelenggarakan Sosialisasi dan Diskusi Publik mengingat betapa pentingnya acara ini demi memberi bekal kepada pemilih pemula karena pemuda adalah tolak ukur keberhasilan bangsa dan politik adalah  hal yang paling penting dalam sebuah bangsa karena dari politik semua kebijakan ditentukan, serta memberi kesempatan kepada masyarakat umum yang belum paham atau masih merasa ragu mengenai informasi pemilu yang akan dilaksanakan 27 Juni 2018 mendatang. *rls

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai