Sabha III PC KMHDI Karangasem, Kader KMHDI tidak Boleh Lakukan Politik Praktis

Pada hari Senin – Selasa (25-26 Desember 2017) kemarin, Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Karangasem melakukan Sabha atau musyawarah Cabang ke-III. Kegiatan Sabha ini bertujuan untuk melaporkan program kerja kepengurusan PC KMHDI Karangasem periode 2015-2017, dan memilih Pengurus PC KMHDI Karangasem periode 2017-2019.

Kegiatan yang bertempat di Gedung Pemuda Kabupaten Karangasem ini, nampak dihadiri oleh Perwakilan Presidium PP KMHDI, Ketua PD KMHDI Bali, Perwakilan Kementerian Agama Kanwil Kab. Karangasem, Ketua Forum Alumni KMHDI Karangasem, PHDI Karangasem, KNPI Karangasem, Pemuda Pancasila Karangasem, DPK Peradah Karangasem, Perwakilan PC KMHDI Se-Bali, dan pengurus serta anggota PC KMHDI Karangasem.

Sebelum proses persidangan dimulai, kegiatan Sabha ini dibuka langsung oleh perwakilan Presidium PP KMHDI, yaitu Ketua Departemen Data dan Informasi Putu Nopa Gunawan.

Dalam sambutannya, Putu Nopa Gunawan mengingatkan agar kader KMHDI tidak terjun dalam politik praktis terkhusus tahun 2018 nanti Bali akan memasuki tahun politik dengan menggelar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Pendidikan politik sangat penting bagi Kader KMHDI, tapi Kader KMHDI tidak boleh terjun dalam politik praktis dengan mendukung salah satu calon. Sehingga seluruh anggota KMHDI se-Bali harus mampu memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat sehingga mereka dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik” ujar pria yang akrab disapa Nopa ini.

Selain menyinggung masalah Pilgub, Nopa juga berharap Kader KMHDI Karangasem ikut bekerjasama dengan Pemerintah dan pihak lain dalam membantu masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Agung.

Bencana Gunung Agung masih belum pasti kejelasannya, sehingga kita semua berharap pengurus terpilih nanti dapat meneruskan apa yang sudah dilakukan oleh pengurus PC KMHDI Karangasem sebelumnya, dalam membantu masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Agung dan juga aktif melakukan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan” tambah Nopa.

Sedangkan Ketua PD KMHDI Bali, I Gusti Putu Kirana Dana menekankan agar PC KMHDI Karangasem selalu aktif dalam menanggapi isu – isu yang terjadi ditengah masyarakat, khususnya di Karangasem.

Anggota PC KMHDI Karangasem harus aktif melakukan diskusi-diskusi terkait isu-isu kekinian yang terjadi ditengah masyarakat, dan memberikan rekomendasi penyelesaiannya. Sehingga terjadi proses pembelajaran dan keaktifan seluruh kader dapat terjaga.” ujar pria yang juga pernah menjadi Ketua PC KMHDI Karangasem ini.

Kemudian Plt. Ketua PC KMHDI Karangasem Yude Ary Putu Widya Santhi dalam sambutannya berharap,

semoga dengan Sabha ke-3 ini dapat terpilih ketua baru yang akan membawa lebih banyak lagi kemajuan untuk PC KMHDI Karangasem”, ujar Yude.

Setelah melakukan proses persidangan yang panjang dengan berbagai pembahasan, akhirnya terpilih Ketua Baru PC KMHDI Karangasem yaitu terpilihnya saudara Putu Eka Karmadi Wijaya sebagai ketua PC KMHDI Karangasem Periode 2017-2019.

Selain itu, Sabha III ini juga menghasilkan berbagai rekomendasi, salah satunya rekomendasi eksternal yang berisi beberapa point yaitu:

  1. Menghimbau PHDI Kabupaten Karangasem untuk aktif sebagai lembaga keumatan untuk menanggapi isu-isu keagamaan.
  2. Menghimbau PHDI Kabupaten Karangasem untuk memiliki sekretariat tetap.
  3. Menghimbau Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk lebih memperhatikan para pengungsi terdampak erupsi Gunung Agung.
  4. Menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk mendirikan PTN atau PTS di Kabupaten Karangasem.
  5. Menghimbau pemerintah daerah Kabupaten Karangasem untuk meningkatkan perhatian kepada organisasi kepemudaan yang aktif dan sudah terdaftar di Kesbangpol untuk di fasilitasi dalam berkegiatan.
Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai