Tangkal Hoax, PC KMHDI Denpasar Gelar Diskusi Publik

Pesatnya kemajuan teknlogi informasi dalam penyampaian berita, membuat berita dengan mudah tersebar luas secara cepat. Hanya cukup hitungan detik sebuah informasi akan tersebar luas melampaui batasan samudra hingga negara. Ironinya, dinegara kita pesatnya kemajuan teknologi tidak di imbangi dengan tingginya budaya membaca.

Negara yang pluralisme dan rendahnya minat baca menyebabkan masyarakat kita mudah menjadi korban berita hoax. Oleh karenanya melembagakan budaya membaca salah satu alternatif bagi kita untuk menangkal berita-berita hoax. Karena dengan membaca akan melatih kemampuan sesorang untuk menganalisa sebuah berita. Semakin banyak buku yang dibaca maka semakin berkembang pula kemapuannya dalam menganalisa sebuah berita. Tentunya kemampuan menganalisa yang baik menjadikan orang bijaksana menanggapi berita sehingga tidak mudah terprovokasi. Lebih dari itu membaca adalah salah satu dinding untuk mencegah kebodohan.

Mudahnya berita beredar didunia maya terkadang dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tidak bertangung jawab dengan tujuan-tujuan tertentu. Oleh karenanya kita harus memilki trik jitu untuk menganalisa kebenaran dari sebuah berita.

Dengan Demikian PC KMHDI Denpasar Merasa Perlu untuk mengadakan diskusi publik tentang bagaimana kita sebagai generasi muda agar lebih bijak dalam menanggapi berita Hoax tersebut, Sebagai Realisasi dari kegiatan tersebut, Tepatnya Pada Tanggal 28 Oktober 2017 yang bertepatan dengan hari peringatan Sumpah Pemuda, PC KMHDI Denpasar Mengadakan Diskusi Publik dengan tema “Cerdas Menanggapi Hoax”

Narasumber dari kegiatan tersebut ialah I Kadek Nurbawa S.E yang merupakan Demisioner KPID Provinsi Bali dan Made Iwan Darmawan adalah seorang penulis yang di moderatori oleh I Wayan Darmayasa Kabid Litbang PC KMHDI Denpasar, Selain itu kedua narasumber itu merupakan alumni dari KMHDI. Peserta dari kegiatan tersebut berjumlah 15 orang yang berasal dari kader PD KMHDI Bali, PC KMHDI Denpasar dan PC KMHDI Badung.

Made Iwan Darmawan dalam penyampainya menenkankan agar kita selaku kader KMHDI harus bisa dan suka dengan kegiatan Menulis karena secara tidak langsung disaat menulis kita akan banyak membaca untuk menambah wawasan, selain itu ketika bisa menulis keuntungan lainya adalah kita akan terlihat sama di hadapan siapapun, Kadek Nurbawa selaku narasumber juga menekankan bahwa bukanlah Hoax yang harus diperangi atau dihilangkan,  Kontrol Hoax pada diri sendiri, kita lah sebagai konsumen dari informasi itu harus lebih cerdas dalam menanggapi agar tidak menjadi korban berita Hoax tersebut.

Made Joniarta sebagai ketua panitia acara tersebut juga berharap demikian, berharap agar generasi muda khususnya kader KMHDI dapat lebih cerdas dalam menanggapi berita apapun yang belum tentu kejelasanya, Agar dapat bisa menyaring segala informasi yang masuk dan tidak menjadi korban dari berita Hoax.

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai