(Suara Kader) Kuliah atau Organisasi?

Tugas utama menjadi seorang mahasiswa adalah menuntut ilmu pengetahuan dan dapat menamatkan pendidikan tepat waktu. Ini adalah mindset yang pertama kali ada di benak kita ketika ingin berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Begitu pula yang diharapkan oleh orang tua kita, disaat orang tua dengan bersusah payah membiayai perkuliahan tiada lain dengan harapank dapat menjadikan anaknya sukses di kemudian hari.

Tapi seiring berjalanya waktu, pada saat dijalani kuliah dan organisasi merupakan hal yang sangat sulit untuk dipisahkan, dengan demikian muncul pertanyaan dibenak kita, manakah yang lebih penting, kuliah atau organisasi?

Untuk menjawab itu mari kita bersama sama melihat kelebihan dan kekurangan dari kedua hal itu. kuliah adalah sebagai langkah dasar kita untuk menambah ilmu pengetahuan wawasan dan tentu juga untuk mendapat IPK tinggi, tetapi itu semua hanya sekedar teori yang diberikan dosen di dalam kelas. Kita masih perlu pengalaman di lapangan agar kita siap terjun di masyarakat.

Dimanakah kita bisa mendapatkan pengalaman?

Ya tentu saja di organisasi, organisasi merupakan sarana kita untuk mendapat pengalaman. Selain itu, didalam organisasi juga kita bisa mengasah leadership, mulai belajar dari kepemimpinan, tanggung jawab dan public speaking yang kita miliki, yang tentu tidak diajarkan oleh dosen didalam kelas saat perkuliahan.

Selain itu, di organisasi kita dapat memperluas jaringan karena pada saat kita aktif berorganisasi tentu kita akan mendapat banyak teman, oleh karenanya informasi-informasi penting yang dapat membantu lebih cepat kita dapatkan, dan satu hal yang tidak boleh dilupakan di organisasi kita bisa membuat diri menjadi pribadi yang lebih dewasa. Itu bisa terjadi karena kita terbiasa menghadapi banyak orang yang tentunya berbeda sifat dan karakter, dan juga tentu kita sering dihadapkan oleh banyak permasalahan yang harus diselesaikaan dan mencari solusi dari setiap permasalahan itu, secara tidak langsung akan mendewasan diri kita.

Lantas bagaimana menyeimbangkan kedua hal itu?

Kedua hal itu bisa dijalankan tetapi kita harus bisa menyusun sekala prioritas yang kita miliki, ketika kita bisa menyusun sekala prioritas dengan baik pasti kedua hal itu akan sangat bisa berjalan dengan baik.

Ada sebuah pepatah mengatakan orang pintar akan kalah dengan orang berpengalaman, tetapi jika kita miliki kedua hal itu yakin kita pasti akan menjadi orang yang sukses. Kesimpulanya akhir yang bisa saya berikan adalah kuliah itu penting tapi belum cukup dan sebaiknya kedua hal itu sama – sama dijalankan.

Satyam Eva Jayate.

Penulis: Koordinator Bidang Hubungan Masyarakat

PC KMHDI Denpasar – Made Joniarta

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai