KMHDI Palopo dan OKP Lintas Agama Galang Dana untuk Pengungsi Gunung Agung

Setelah erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali dinyatakan bestatus awas, maka demi keselamatan warga sekitarnya yang bisa terkena dampak erupsi tersebut, harus dievakuasi atau diungsikan oleh pemerintah.

Puluhan ribu warga harus diungsikan ke daerah yang aman diluar radius terkena dampak erupsi Gunung Agung di Pulau Dewata itu.

Sebagai bangsa yang besar dan bersatu-padu dalam bingkai NKRI, warga Negara Indonesia selalu bahu-membahu menghadapi berbagai persoalan bangsa guna meringankan beban yang dihapadinya. Termasuk beban dampak erupsi Gunung Agung di Bali.

Sebagaimana tradisi gotongroyong para leluhur bangsa Indonesia, demikian pula dengan penanganan pengungsi erupsi Gunung Agung di Bali, kita hadapi secara bersama-sama demi meringankan beban sesame anak bangsa di Pulau Dewata Bali.

Hal itu, terbukti dengan bergeraknya sejumlah elemen bangsa Indonesia dari berbagai daerah dan organisasi di nusantara ini, mengirimkan berbagai macam bantuan kemanusian guna meringankan beban para pengungsi erupsi Gunung Agung.

Bahkan, sejumlah lembaga atau kelompok relawan terjun langsung ke lokasi terkena dampak erupsi untuk turut membantu proses evakuasi, serta pelayanan terhadap para pengungsi erupsi Gunung Agung di tempat-tempat penampungan pengungsi.

Kepedulian terhadap para pengungsi erupsi Gunung Agung dari waktu ke waktu semakin bertambah, tidak hanya dari sesama warga Negara Indonesia, tetapi juga dari sejumlah lembaga Internasional.

Demikian halnya di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) sejumlah organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan membentuk Aliansi Peduli Pengungsi Erupsi Gunung Agung Bali.

Aliansi tersebut, sejak Selasa, 3 Oktober hingga Kamis, 5 Oktober 2017 masih terus melakukan penggalangan dana dari masyarakat Kota Palopo untuk para pengungsi Gunung Agung Bali.

Pengumpulan donasi untuk pengungsi erupsi Gunung Agung oleh aliansi ini, dilaksanakan pada sejumlah titik di Kota Palopo.

Para mahasiswa dan pemuda Kota Palopo yang tergabung dalam aliansi tersebut, turun kejalan mengumpulkan donasi.

Bahkan mereka masuk kedalam Pasar Sentral Palopo mengajak para pedagang yang berjualan dalam pasar dan para pengunjung pasar untuk berdonasi bagi pengungsi erupsi Gunung Agung.

Alhasil, selama aksi penggalangan dana itu, dilaksanakan oleh para mahasiswa dan pemuda di Kota Palopo, jutaan rupiah berhasil mereka kumpulkan dari para donatur.

Koordinator aksi penggalangan dana tersebut, mengatakan mereka masih akan terus melakukan penggalangan dana bagi pengungsi Gunung Agung hingga beberapa hari kedepan dan nantinya donasi yang berhasil mereka kumpulkan akan didistribusikan kepada para pengungsi.

“Kita bersyukur, masyarakat Luwu Raya khususnya warga Kota Palopo sangat antusias menyumbang untuk para pengungsi erupsi Gunung Agung di Bali. Alhasil sudah jutaan rupiah berhasil kami kumpulkan dari para donatur,” kata Komang Sumerta Wijaya saat dikonfirmasi, Kamis (5/10/2017) pagi.

Lebih lanjut, Ketua Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Kota Palopo, Komang Sumerta mengatakan, Ia bersama rekan-rekannya di Aliansi Peduli Pengungsi Erupsi Gunung Agung Bali masih akan melakukan penggalangan dana beberapa hari kedepan.

“Kami bersama kawan-kawan aliansi, masih akan melakukan aksi penggalangan dana beberapa hari kedepan. Setelah itu, kita akan salurkan kepada para pengungsi erupsi Gunung Agung di Bali. Soal teknis penyalurannya, akan kami bahas bersama nantinya dengan seluruh lembaga yang tergabung dalam aliansi,” jelas Komang Sumerta.

Pada kesempatan itu, mahasiswa semester III Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo itu, melalui media ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader organisasi yang tergabung dalam aliansi atas partisipasinya dan bagi para donatur yang telah berdonasi untuk pengungsi erupsi Gunung Agung Bali.

Untuk diketahui, Aliansi Peduli Pengungsi Erupsi Gunung Agung Bali merupakan gabungan dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang ada di Kota Palopo. | http://www.tabloidsar.com/

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai