Refleksi 24 tahun KMHDI, KMHDI untuk Regenerasi

  1. Semuanya paham kawan, bahwa 4 Decade pasca kemerdekaan- tahun 90an, didepan mata terjadi ketimpangan, negriku penuh kemiskinan. Mahasiswa dilarang menuntut keadilan, mereka ditawan. Omong kosong itu kebebasan.
  2. Tan bilang, bahwa kelahiran sebuah pemikiran, sama halnya dengan kelahiran seorang anak manusia dari dalam kandungan, butuh pengorbanan, butuh perjuangan.
  3. Kau tahu apa soal perjuangan, jika didepan mata melihat rakyat air matanya berlinang, nyatanya kau hanya diam dan malah berdendang.
  4. Jika rakyat dibiarkan kelaparan ilmu pengetahuan, dan justru dicekoki kebohongan, biarlah kaum intelektual muda yang mengambil peranan. Tuli dan buta sudah, jika yang berpendidikan tak mampu wujudkan perjuangan lunasi janji kemerdekaan.
  5. Situasi yang panas, tak satupun merasa bebas. Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia beranikan diri hadir untuk memastikan janji Kemerdekaan bisa tuntas, lunas.
  6. Jika yang lain merasa tidak bertanggung jawab akan keberlangsungan suatu bangsa, kau sebagai putera dan puterinya, yang lahir menumpahkan darah diatas tanahnya, dan menyambung hidup dengan air dan udaranya, pembangunan jelas ada diatas kedua kaki dan pundakmu wahai kau yg menyebut diri sebagai Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, Jangan sekali-sekali kau abai.
  7. Bergembiralah, karena bangsa ini panjang umur tanahnya juga subur, lantas jangan tunggu sampai nasi menjadi bubur, kaderisasi adalah kunci ciptakan masyarakat yang adil dan makmur.
  8. Konsisten mendedikasikan pergerakkan organisasi untuk pembangunan, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia berkomitmen menjadikan Pendidikan sebagai alat perjuangan.
  9. Karena kami menyadari, hanya ilmu pengetahuan yang mampu menghantarkan masyarakat keluar dari gelapnya kemiskinan.
  10. Teguh menempa diri ciptakan karakter yang religious, KMHDI siap didik kader menjadi pribadi jujur , tidak mudah terbawa arus, yang semangat juangnya tidak pernah kendur.
  11. Sebagai organisasi yang lahir dari keprihatinan, dan dilandasi oleh kebebasan serta keadilan, KMHDI ajarkan kader menjadi Pribadi yang Humanis dimasa depan, karena sadar bangsa ini tidak bisa wujudkan kejayaan jika rakyatnya sendirian.
  12. Mengalir darah dan keringat para pejuang tumpah darah, segala pujian dimungkinkan untuk mereka yang jengah melihat bangsanya dianiaya depan mata. KMHDI berikan inspirasi, bentuk kader Nasionalis, sebagai jawaban atas permasalahan regenerasi negeri.
  13. Pantang menjadi passif, KMHDI optimis wujudkan kader progresif. Bukan reaktif, melainkan memiliki cara pandang maju kedepan yakni berfikir solutif dan penuh inisiatif
  14. 24 tahun bahkan sampai 100 tahun, KMHDI jangan berhenti membangun, beban lunasi janji kemerdekaan ada dipundak kita semua. Harus Tetap Setia, selalu sedia.
  15. Jangan lelah mengabdi, ayo seluruh kader terus menginspirasi. Kaderisasi untuk Regenerasi, KMHDI untukmu negeri.

Satyam Eva Jayate…!!!

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai