KMHDI Tutup Rakornas XIII dan Rayakan HUT Ke-24 di Puspem Badung

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa menutup secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di ruang Kertha Gosana, Mangupraja Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Minggu (3/9) lalu. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Alumni Pusat KMHDI, Ketut Udi Prayudi, KPU Bali, PHDI Badung, KPU Badung, dan KNPI Badung.

 Wabup Suiasa menyampaikan, sebagai komponen pemerintahan dan masyarakat, harus memberikan dukungan dan motivasi kepada organisasi kemahasiswaan, seperti KMHDI. Ia berharap KMHDI benar-benar mewujudnyatakan jati dirinya, yakni nasionalisme, religius, humanisme, dan progresivitas dalam kehidupan saat menjalankan swadharma agama dan swadharma negaranya, termasuk swadharma-nya sebagai mahasiswa. “KMHDI adalah aset bangsa yang luar biasa dalam memperteguh nilai-nilai jati dirinya, khususnya dalam umat Hindu dan komunitas sosialnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta membangun sinergi dan toleransi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah (PD) KMHDI Bali,  Ketut Bagus Arjana Wira Putra dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya memilih Badung sebagai salah satu tempat kegiatan, khususnya penutupan rakornas, karena Badung selama ini terkenal nyaman dan aman. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang sudah memberikan dukungan dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara Presidium Pusat KMHDI, I Made Wirayasa menyatakan, KMHDI selama ini senantiasa mendukung program pemerintah yang berkeadilan sosial serta berani mengkritisi apabila ada program yang tidak berpihak kepada rakyat. Ke depan, kata dia, KMHDI siap tampil menjadi sosok pemimpin bangsa. Ia juga berharap semoga keputusan dan ketetapan yang dihasilkan dalam Rakornas dapat dilaksanakan. Selain fokus di administrasi, ia berkomitmen untuk fokus pada kaderisasi serta menguatkan jati diri KMHDI untuk membangun bangsa dan negara. | https://bisnisbali.com/

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai