KMHDI dan OKP se-Bali Gelar Penggalangan Dana untuk Pengungsi Gunung Agung

Aktivitas Gunung Agung di Kabupaten Karangasem yang sudah mencapai level IV (awas) menjadi perhatian masyarakat Bali. Dari Aksi Peduli Pengungsi Gunung Agung yang digelar organisasi kemahasiswaan mampu mengumpulkan donasi sebesar Rp 21.291.300, pada Sabtu (23/9/2017) kemarin. Kegiatan penggalangan dana dilakukan dengan meminta sumbangan dari para pengendara di simpang Gatsu-Ubung Denpasar.

I Gede Wahyu Wisnu Negara  mengungkapkan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menunjukan kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap bencana yang menimpa sesama. “Kegiatan ini menguji mental mahasiswa dan pemuda untuk berani turun ke jalan untuk menggalang dana. Selain itu, ikut merasakan kesediahan yang dialami para pengungsi, serta hal ini merupakan bentuk salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat” ujarnya di sela kegiatan tersebut.

Penyaluran donasi dan sumbangan tersebut kata dia, nantinya harus melihat situasi di lapangan. Sampai sekarang belum diketahui sampai kapan bencana tersebut berlangsung. Apalagi yang disalurkan bukan hanya sebatas dana, melainkan sejumlah sembako, perlengkapan bayi, masker, dan sebagainya. “Jadi akan kami salurkan secara bertahap dan harus tetap trasnparan,” jelasnya.

Selain Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) se-Bali, organisasi yang bergabung dalam aksi kemanusiaan tersebut di antaranya Resimen Mahasiswa (Menwa) Ugraçena Bali, DPP Persatuan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia Bali, Aliansi Pemuda Hindu Bali, Ikatan Mahasiswa Manggarai Udayana , serta sejumlah pemuda dan mahasiswa perorangan lainnya.

Adapun untuk mendukung kegiatan ini dibentuk posko utama di kantor PHDI Bali Jalan Ratna nomor 71 Denpasar. Selanjutnya ada posko pendukung di Kantor Bali Express (Jawa Pos Group) Jalan Hayam Wuruk 294 Denpasar, serta posko-posko Menwa di kampus-kampus, yakni UNUD, Undiksha, Universitas Warmadewa, UNHI, IHDN Denpasar, IKIP PGRI Bali, UNDIKNAS, Universitas Mahasaraswati, Universitas Mhasaraswati, STIKES Bali, dan STAHN Mpu Kuturan Singaraja.

Bantuan yang paling dibutuhkan adalah sembako, obat-obatan ringan, susu bayi, alat mandi cuci kakus, masker, perlengkapan tidur, hingga buku bacaan anak-anak. Di samping bantuan berupa materi, juga dibutuhkan relawan untuk membantu di tenda pengungsian. Sementara yang ingin mendonasikan uang bisa ditransfer langsung ke rekening BRI dengan nomor 036801002050302 atas nama Giro Peradah Bali atau rekening BRI dengan nomor 001701066183500 atas nama PD KMHDI Bali.

Bantuan akan disalurkan satu pintu melalui posko yang dibuka pemerintah dan instansi terkait. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi 081805591213 (Surpa) 085792332836 (Purnamaningsih), atau 081338732084 (Putra). (Rls)

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai