NARASI 23 TAHUN KMHDI BERKARYA

– Bukan hamba uang, ataupun penggiring masa. Kami bersama karena satu cita dan asa.

– Bangunnya dirobohkan penguasa zaman, berjalannya ditempa banyak masalah dan tantangan.

– Tak semata mudah untuk bersama, jatuh bangun tidak diterima, juga pernah dipandang sebelah mata.

– Tidak hancur dibentur, tidak goyah dipecah belah, 23 tahun, justru sulut api semangat untuk membangun.

– Menyebut dirinya sebagai Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, duduk diam atas ketidakbenaran tak patut genggam identitas.

– Berstatus Mahasiswa bukan mutlak untuk mengisi asa, dedikasi dan inspirasi untuk negara adalah yang utama. Karena kita generasi muda dilatih untuk perduli terhadap permasalahan bangsa.

– Jati diri yang telah terpatri di dalam hati, bergerak bersama untuk dharma agama dan dharma Negara.

– Sadar dirinya insan pemimpin masa depan, tak lelah belajar dan berkarya dengan canda, bahkan air mata, usaha tak hianati hasil yang ada, kisah semangatnya berjuang untuk sesama, hari ini sudah terdengar diseluruh Nusantara

– 23 tahun setia pada negri, KMHDI harus hadir merasuk kehati, dilihat bukan saja eksistensi semu pribadi, tapi memukau karena bhaktinya pada pertiwi

– Dirgahayu KMHDI, Badan boleh mati, tetapi pemikiran dan karya adalah abadi. terus mengabdi, terus menginspirasi.

KMHDI Inspirasi Negeri

 

 

Jakarta, 03 September 2016

Presidium

Pimpinan Pusat KMHDI

Komentar Anda