LAPORAN KUNJUNGAN PRESIDIUM (Putu Surya Adnyana) SEMESTER 3 PERIODE 2014-2016 #kunjungan (XI-XX)

OM Swastyastu,

Om anubadrah kratavo yantu vivatah  (semoga pikiran baik datang dari segala penjuru)

            Kesatuan Mahasiswa Hindhu Dharma Indonesia ( KMHDI ) adalah organisasi Mahasiswa Hindu yang diakui secara nasional dan sebagai wadah pemersatu Mahasiswa Hindu. Selain itu juga kita sadari bahwa salah satu kewajiban kita sebagai kaum terpelajar adalah bagaimana mengupayakan adanya perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik untuk kemajuan generasi muda khususnya untuk generasi muda Hindu. Atas Asung Kerte Waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, PRESIDIUM PP KMHDI telah  melaksanakan kewajiban organisasi yaitu kunjungan kedaerah-daerah dan mensosialisasikan KMHDI (YOGYAKARTA, BLITAR, SOLO, SEMARANG, MALANG DAN SURABAYA), (SULUT), (KONAWE, SULTENG, SULSEL, PALOPO), (TANGGERANG BANTEN), (BANJARMASIN, BANJAR BARU, SAMARINDA, BALIK PAPAN, MATARAM, KARANG ASEM, DENPASA, BALI, BADUNG, BULELENG, KUPANG NTT,NTB ) sesuai program kerja masa kepengurusan periode 2014-2016. Sebagai tanggung jawab pengurus sudah semestinya menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan perjalanan organisasi dan kondisi daerah yang di kunjungi.

Sehingga Diharapkan disetiap selesai kunjungan  ke daerah-daerah pengurus menyanpaikan Laporan Pertanggung Jawabannya. Karena melalui Laporan Pertanggung Jawaban ini kita bisa melihat sejauh mana perjalanan organisasi baik di tingkat PD, dan PC dalam mengemban Dharma Agama dan Dharma Negara. Serta mengevaluasi terhadap segala sesuatu yang menjadi kendala organisasi dan mencari solusi dari kendala/permasalahan yang dihadapi untuk lebih meningkatkan kinerja pengurus dalam melaksanakan tugas organisasi.

XI. KUNJUNGAN KE PD KMHDI SULAWESI SELATAN

           Kunjungan ke PD KMHDI SULSEL dilakukan setelah acara kunjungan PD KMHDI SULTENG selesai, yaitu tanggal 25-29 November 2015. Kunjungan kali ini saya menaiki pesawat Batik Air yang di tempuh kurang lebih sekitar 1 jam 20 menit sehingga saya pun sampai sekitar pukul 13.30 WITA. Saaat itu saya di jemput langsung oleh ketua PD KMHDI SULSEL dengan naik motor karena yang lain pada kuliah. Karena ketua tau saya belum makan siang jadi kita makan siang dengan soto ayam Makasar setelah itu lanjut menuju kos ketua dan istirahat sedangkan ketua ke kampus. Malam nya kita adakan diskusi bersama dengan pengurus serta anggota KMHDI SULSEL di Wantilan Pura Makasar.

            Dalam diskusi tersebut saya menyampaikan bahwa kekuatan organisasi bukan pada ketua atau pemimpinya saja tetapi semua elemen dari pengurus sampai anggota sehingga organisasi itu bisa eksis bisa bersaing dengan organisasi yang lain. Didalam organisasi kita harus mempunyai komunikasi baik keluar maupun kedalam, mempunyai kerjasama serta kreatifitas untuk berkegiatan karena tanpa kerja sama dan kreatifitas kita tak akan bisa mengembangkan organisasi. Dalam kesempatan itu ada salah satu anggota bertanya apakah yang harus dilakukan untuk meningkatkan keaktifan anggota mahasiswa hindu umumnya agar kita semua bisa arahkan meraka untuk berorganisasi??? Lalau saya jawab untuk menarik mereka untuk aktif di organisasi KMHDI ajak mereka untuk ikut serta dan selalau terlibat dalam kegiatan KMHDI sehingga mereka merasakan kenyamanan dan kegiatan yang bermanfaat bagi mereka sehingga mereka akan tertarik untuk aktif dan bergabung membesarkan organisasi ini.

            Disela istirahat setelah diskusi umum, kita melakukan diskusi kecil dengan pengurus, dan pengurus menyampaikan apa ketegasan PP KMHDI tentang mekanisme yang dilakukan PD KMHDI SULSEL mengenai pemilihan ketua yang melakukan debat kandidat sebelum di lakukan pembukaan Lokasabha, padahal sudah ada 3 Pengurus PP KMHDI (Nata,Beta Puspa) yang hadir kesini belum ada jawaban tegas sampai sekarang??? Menjawab pertanyaan itu saya tegaskan bahwa tidak ada lagi pengurus PD yang akan bertanya lagi kepada pengurus yang akan datang mengenai hal ini, saya jawab dengan tegas denga jawaban, bahwa hal itu tidak sah karena dalam KMHDI yang melaksanakan pemilihan ketua itu adalah tim formatur yang nama lainnya adalah KPU atau mungkin boleh disebut tim seleksi. Ketika hal itu bisa dianggap sah hanya dengan melakukan pembukaan Lokasabha dan melakukan sidang-sidang sampai akhinya sidang formatur tiba baru dilakukan debat kandidat, nah kalau mau tim formatur melakukan debat kandidat dengan mengunakan hari lain atau bahkan bulan maka Lokasabha bisa di pending, tetapi mengesahkan hasil seleksi panitia sebelum Lokasabha dan persidangan dilakukan itu telah melanggat tata tertib Lokasabha dan syarat mekanisme pemihan ketua PD. Tanpa terasa diskusi hingga sampai larut malam dan kita pun sembahyang jam 00.00 bersama-sama pengurus.

Dengan Mengunjungi PD KMHDI SULSEL maka alangkah baikanya kunjungan juga ke PC KMHDI PALOPO yang bisa di tempuh sekitar 9 jam dari Makasar. Setelah itu saya pun kembali mengunjungi PD KMHDI SULSEL karena tepat hari itu melaksanakan persembahyangan Saraswati dan mengadakan DHARMATULA serta keesokan harinya melakukan sembahyang Banyu Pinaruh dan pukul 09.00 WITA tanggal 29 Novenber 2015 saya pun ijin pamit menuju Jakarta.

  1. Kondisi Objektif PD KMHDI SULSEL

 

 

 

  1. Komunikasi dan kerjasama atar OKP dan organisasi keumatan terjalin baik.
  2. Mahasiswa yang banyak harus di arahkan kearah yang produktif dengan kegiatan keorganisasian yang jelas dan kreatif.
  3. Dalam ke Dharma Tulu sangat kreatif dengan adanya Dorpris bagi penanya jadi banyak yang ingin bertanya.
  4. Sarana dan prasarana organisasi yang lengkap hanya saja perlu perawatan.

 

  1. Tiket Pesawat Palu-Makasar                                                         = Rp.   514.000 ,-
  2. Tiket pesawat Makasar-Jakarta                                                     = Rp    696.300
  3. Damri Jakarta Rawamangun                                                         = Rp.     40.000,-
  4. Ojek Rawamangun- cipinang                                                        = Rp       30.000,-       
  5. Beli sabun, Pulsa dan Londry                                                       = RP.   150.000,-
  6. Makan di tanggung oleh PD SULSEL selama di Makasar

TotalRp. 1.430.300,-

  1. Saran Dan Rekomendasi Untuk Kunjungan Berikutnya

Harus memahami karakter kader dan materi KMHDI

XII. Kunjungan Ke PC KMHDI PALOPO

Kunjungan ke PC KMHDI Palopo dilakukan pada tanggal 25-27 November 2015 dalam rangka Kunjungan dan pendampingan PC KMHDI Palopo. Kunjungan dilakukan dengan menggunakan Pesawat Bus, dari Makasar menuju Palopo dari pukul 10.00-19.00 WITA. sesampainya disana di jemput oleh Ketua PC KMHDI Palopo  langsung menuju sekretariat yang ditempuh dengan kecepatan rata-rata 60 KM/jam selama 15 menit. Sesampainya disana saya langsung mandi dan menuju pura untuk melakukan sembahyang purnama dan diskusi bersama anggota dan pengurus PC KMHDI Palopo. Sesampainya di pura saya pun sampan ngobrol dengan salah satu sesepuh yang ada di Palopo yang menceritakan sejarah pure dan perjuangan umat di Kota Palopo.

Didalam diskusi anggota dan pengurus KMHDI Palopo saya menyampaikan bahwa organisasi itu harus bersinergi dan bekerjasama dalam melaksanakan pembinaan umat baik itu pemuda maupun mahasiswa, karena organisasi KMHDI tidak akan mampu mebinan dan mengelola mahasiswa sebanyak ini untuk diarahkan aktif didalam organisasi sehingga perlu adanya sinegitas atar lembaga. Apa lagi sekarang menurunya minat dan kesadaran berorganisasi mahasiswa dan generasi muda Hindu, karena kebiasaan yang kurang baik dari kita bagi uamat Bali yang selalu memikirkan apa yang di peroleh dan mau jadi apa serta siapa yang mau diganti jika kita aktif dalam berorganisasi. Sehinga pemikiran ini perlu kita luruskan dengan pemahaman-pemahaman agama dan social, karena sesungguhnya dengan kita aktif berorganisasi selain kita banyak teman kita juga menambah wawassan dan kita berani untuk tampil serta menyampaikan pendapat di hadapan orang banyak.

            Di dalam acara diskusi tersebut ada pengurus menanyakan, bagai mana mengenai surat menyurat, penomoran dan proposal, sehingga langsung saya jawab itu semua ada di buku jadi baca buku pedoman administrasi dan nanti saya kasih contoh proposal. Pengurus lain menanayakan bagaimana cara memperoleh dana dari pemerintah agar kita tidak kekurangan dana terus? Saya jawab, bahwa organisasi kita harus terdaptar di KESBANGPOL sehingga proposal bisa kita masuk dan dapat anggaran dari pemerintah kabupaten kota maupun povinsi. Setelah kita terdaftar baru kita adakan audensi ke pemerintah dan ajukan program kerja selama setahun sehingga kita bisa dianggarkan. Namun yang terpenting dalam organisasi ini bukan masalah dana pemerintah tetapi bagai mana kita melakukan kegiatan setiap minggu,bulan dan tahunnya sehingga organisasi kita aktif dan eksistensi kita tetap terjaga. Selain itu juga menejemena harus dia tingaktkan bagaimana hubungan pengurus dengan pengurus dengan anggota sehingga kreatifita bisa lahir seperti berjualan kwangen setia purname tilem atau odalan, berjualan makanan atau pernak pernik yang lain, dengan kata lain kita berorganisasi bukan hanya di latih untuk menjadi pemimpin tetapi juga mampu melahirkan iterpreneursip yang handal.

 

 

 

 

B. Evaluasi Kegiatan

  1. Jumlah kader yang datang dalam diskusi masih sedikit.
  2. Komunikasi dan kerjasama dengan organisasi keumatan terjalin sangat baik.
  3. Antusias para kader yang sangat tinggi dalam mengikuti diskusi
  4. Masih kurang sosialisasinya KMHDI di Kampus-kampus

 

  1. Transportasi Bus Makasar – Palopo                                               = Rp.      155.000,-     
  2. Transportasi Bus Palopo – Makasar                                               = Rp.      175.000,-
  3. Beli Makan,Sneck dan Pulsa                                                        = RP.      150.000, +
  4. Makan ditanggung PC Palopo selama di Palopo                                                 

TotalRp. 480.000,-

 

.           Membawakan Buku-buku pandua BPA dan BPO serta BPK.

XIII. Sosialisasi KMHDI di Tanggerang Banten

Kunjungan ke Mahasiswa Tanggerang Banten dilakukan pada tanggal 5 November 2015 dalam rangka observasi (A1) dan sosialisasi (A2) KMHDI. Kunjungan ke Tanggerang dilakukan dari Jakarta dengan numpang mobil Prajaniti dapat ditempuh kurang lebih 3 jam dan saya langsung menuju Pura Tanggerang Banten. saya mengkomunikasikan berapa jumlah umat Hindu, mahasiswa Hindu, dan berapa organisasi keumatan serta bagaimana potensi keumatan serta keorganisasian di kota Banten. Mengingat data umat daan mahasiswa yang sudah cukup sehingga perlu diadakan sosialisasi KMHDI di kota Tanggerang. 

            Pada sore tanggal 14.00 WIB kita adakan Sosialisasi KMHDI Pure yang di hadiri 15 mahasiswa Hindu yang sekaligus muda mudi Pura dan seluruh OKP dan banjar yang ada di Banten serta Pengemong Pure se-Banten. Didalam acara sosialisasi materi yang disampaikan adalah Visi Misi dan Tujan serta semboyang organisasi. Selain itu juga di jelaskan mekanisme masuk KMHDI dan bagaiman cara pembentukan KMHDI terutama di Tanggerang. Didalam acara sosialisasi semua peserta sangat antusias mendengarkan bahkan salah satu banjar sekaligus seseepuh mengatakan KMHDI harus ada di Banten. Tanpa terasa waktu pun menunjukkan pukul 17.00 WIB artinya sudah 3 jam kita secaara serius mensosialisasikan apa itu KMHDI, karena rumah kita jauh dan harus pulang mengingat panitia tidak menyiapkan tempat menginap, maka acara pun ditutup dan dilanjutkan dengan makan sore.

            Setelah sosialisasi usai maka dilanjutkan diskusi tidak formal dan perkenalan personal sambil menikmati makanan khas bali yaitu ares, lawar, tum, dan sate, akhirnya pun kita berpisah dan saya pamit meninggalkan kota Tanggerang bersama Dua pengurus Prajaniti yang ikut mensosialisasikan Prajaniti dalam acara tersebut dengan naik mobil.

 

 

  1. Evaluasi Kegiatan
  1. Jumlah Mahasiswa Hindu yang datang dalam sosialisasi masih sangat sedikit
  2. Komunikasi dan kerjasama atar dan organisasi keumatan terjalin sangat baik.
  3. Antusias para sesepuh yang sangat tinggi dalam mengikuti sosialisasi dan mendukung terbentuknya KMHDI di tanggerang Banten.
  4. Masih banyak nya organisasi kepemudaan yang melibatkan Mahasiswa Hindu sehingga membuat kebingugan mana yang harus diikuti.

 

  1. Transportasi naik Mobil gratis karena Nebeng Praja Niti
  2. Beli Snek dan minum di perjalanan                                              = RP.   100.000,-
  3. Makan di tanggung Panitia sosialisasi

 

 

  1. Kunjungan untuk melakukan MPAB.
  2. Diharapkan membawa atribut organisasi.

E. Dokumentasi Sosialisasi KMHDI

 

XIV. Kunjungan Ke PC KMHDI BANJARMASIN KALSEL

Kunjungan ke PC KMHDI Banjar Masin dilakukan pada tanggal 11-15 Desember 2015 dalam rangka Dikilat Menejemen Organisasi (DMO) Regional Kalimantan. Kunjungan dilakukan dengan menggunakan Pesawat, dari Jakarta menuju Banjar Masin selama 2 jam dari jam 22.00-24.00. sesampainya disana di jemput oleh 3 orang panitia dengan mobil  pukul 00.10 langsung menuju tempat acara yang ditempuh dengan kecepatan rata-rata 60 KM/jam selama 20 menit. Sesampainya disana saya disambut oleh kader-kader sekitar 20 orang peserta dan semua panitia sehingga di lanjutkan dengan diskusi ringan sambil makan nasi goring dan snek sampai pukul 02.00 WITA dan kita pun semua istirahat malam. Selanjutnya DMO dilaksanakan tanggal 12-13 Desember 2015 yang dilaksanakan di Asrama Haji Kota Banjar Baru, dengan dihadiri organisasi keumatan Hindu (PHDI, Banjar ) dan Pembimas KALSEL serta OKP lain (PMKRI, HMI).

            Didalam acara pembukaan sambutan dari bapak Pembimas Provinsi KALSEL yang menyampaikan bahwa berorganisasi itu adalah pelayanan sehingga organisasi harus melakukan pelayanan terhadap anggota dan masyarkat pada umumnya agar organisasi bisa diketahui peranan dan fungsinya bukan hanya kumpul-kumpul dan genjrang-genjreng saja. Selanjutnya tiba giliran presidium untuk menyampaikan sambutan, dalam sambutan itu saya menyampaikan organisasi benar apa yang disampaikan seperti bapak pembimas bahwa pelayanan (sewaanam) itu sangat penting karena sebelum terjun ke masyarakat kita harus tau apa kebutuhan dan cara bermasyarakat dengan baik sama juga dengan berorganisasi kita harus melayani pemimpin dengan menjadi bawahan yang baik dan loyal pada pimpinan, sehingga pimpinan tidak ada batasan atau sekat atara bawahan dan pimpinan dengan demikian akan tercapa apa yang di cita-cita oleh organisasi. Setelah sambutan sambutan usai maka dilaknjutkan dengan sesi foto bersama dan makan siang.

            Dalam acara regional dihadiri oleh PC KMHDI Palangkaraya, PD KMHDI KALTENG, dan Komisariat KMHDI Banjar Baru sedangkan PC KMHDI belum bisa datang dalam acara tersebut. Materi yang disampaikan pada acara DMO adalah (Panca Srada, struktur organisasi, GBPK, analisas SWOT, kalender kegiatan,jobdes,proposal, persidangan) selama dua hari oleh pemateri yang sudah pernah di TOT regional. Dalam acara itu yang seru adalah ada pemateri yang menyajikan 6 topik berpikir dengan karakter yang berbeda-befda memandak kasus atau sebuah masalah adalah cara berpikir yang sangat bagus dan luas. Setelah materi usai di sampaikan maka dilanjutkan penutupan 14.00 WITA dan dilanjutkan Sabha 1 Komisariat banjar Baru.

 

 

 

B. Evaluasi Kegiatan

  1. Jumlah kader yang datang dalam DMO cukup maksimal.
  2. Komunikasi dan kerjasama atar OKP dan dengan organisasi keumatan terjalin sangat baik.
  3. Antusias para kader yang sangat tinggi dalam mengikuti DMO
  4. Masih keterbatasan jarak dan dana sehingga tidak semua Regional Kalimantan datang.

 

  1. Transportasi pesawat Jakarta-Banjarmasin                                   = Rp.      483.092,-
  2. Beli Sabun  dan Pulsa                                                                   = Rp.       100.000,-
  3. Damri Rawamangun-Bandara Soeta                                            = Rp.        40.000,-+
  4. Makan ditanggung PC KMHDI Banjar Masin                                                    

TotalRp. 623.092,-

D. Saran Dan Rekomendasi Untuk Kunjungan Berikutnya

.           Diharapkan Lebih meningkatkat lagi buku-buku untuk kaderisasi.

XV. Kunjungan Sabha Ke KOMISARIAT BANJAR BARU KALSEL

Kunjungan ke Komisariat KMHDI Banjar Baru dilakukan pada tanggal 13-14 Desember 2015 dalam rangka Sabha I. Satu hari sebelum pelaksanaan Sabha diadakan persiapan dan pendampingan dalam menyiapkan materi dan draf-draf untuk keperluan Sabha I. sebelum pelaksanaan Sabha kita himbau kalau tidak kurang dari 15 angota yang datang ketika sabha, jika tidak maka Sabha batal dilakukan. Alhasil sampai pembukaan akhirnya 16 orang yang siap utnuk melakukan Sabha samapai dengan seleesai. Dalam acara pembukaan saya menyampaikan sambutan dan makna singkat apa itu Sabha. Sabha adalah Kongres tertinggi yang dilakukan anggota KMHDI dalam tingkatan Kota maupun Kabupaten. Esensi Sabha adalah 4 poin yaitu, evaluasi,mendengerakan laporan pertanggung jawaban pengurus lama dan menyusun langkah strategis organisasi serta pemilihan pengurus baru . Namun karena ini adalah Sabha I Komisariat Banjar Baru jadi tidak ada mendengarkan lapporan Pertanggung jawaban Pengurus tetapi menyusun lakangkah strategis organisasi kedepan agar keberlangsungan organisasi tetap eksis.

Acara Sabha I Komisariat KMHDI Banjar Baru dilaksanakan di Asrama Haji Bandar Lampung, dengan dihadiri dari PC KMHDI Palangkaraya dan PD KMHDI Kalteng dan PC KMHDI Bajarmasin yang kebetulan setelah DMO regional tidak langsung pulang bahkan ikun sebagai peninjau acara Sabha I. Setelah sambutan-sambutan usai maka berakhir pula pembukaan, dilanjutkan dengan persidanngan – persidangan. Didalam persidangan berjalan lumayan alot karena semua kader baru pertama mengikuti dan menyaksikan persidangan seperti ini. Dari pembahasan tatib, jadwal acara dan pemilihan sidang tetap dan menyusun langkah-langkah strategis untuk dasar pemilihan dan dasar penyusunan program kerja kepengurusan selanjutnya peserta merasa agak kebingungan dan perlu penjelasan oleh presidium. Apalagi tim formatir tidak memahami mekanisme sehingga presidium harus mengambil alih jalannya sidang. Tak teras pukul 19.00 pun terlewati dan peserta sidang sepakat melanjutkan persidangan sampai selesai dan kepengurusan baru dilantik serta  penutupan.

            Dalam pencalonan ketua ada 4 bakal calon yang masuk bursa pencalonan, namun setelah diadakan tes Kesediaan hanya 2 yang masuk menjadi calon ketua PC KMHDI Banjar Baru. Kedua calon itu ( – ). Setelah mendengarkan penyampaian Visi-Misi masing-masing calon  dilakukan lobi diatara kedua calon, namun tidak menemukan kata mupakat sehingga tim Formatur selanjutnya melakukan voting. Dari Kedua calon maka terpilih lah ……sebagai pemenang dengan jumlah suara 11. Dengan terpilihnya …. sebagai ketua, maka tibalah saatnya penyusunan pengurus PC KMHDI Banjar Baru dan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus periode 2015 – 2017. Dan dilanjutkan penutupan serta perpisahan sampai pukul 21.00 Wita dan kembali ke rumah masing-masing.

 

 

 

B. Evaluasi Kegiatan

  1. Pemahaman para kader masih kurang didalam hal persidangan sehingga masih banyak kekeliruan dalam memimpin persidangan maupun dalam hal menyampaikan pendapat.
  2. Jumlah kader yang datang dalam Sabha kurang maksimal dikarenakan pelaksanaan sabha dilakukan diwaktu libur perkulihan sehingga banyak mahasiswa yang mudik.
  3. Komunikasi dan kerjasama atar OKP dan organisasi keumatan terjalin sangat baik.
  4. Antusias para kader yang sangat tinggi dalam mengikuti Sabha sehingga larut malam pun tak jadi masalah.

 

            Selama di acara di tanggung PC KMHDI Banjar Masin

 

 

.           Diharapkan membawakan Panduan dan hasil-hasil mahasabha serta buku-buku KMHDI

XVI. Kunjungan Ke Mahasiswa Hindu Balikpapan KALTIM

Kunjungan ke Mahasiswa Balikpapan KALTIM dilakukan pada tanggal 15-17 Desember 2015 dalam rangka observasi (A1) dan sosialisasi (A2) KMHDI. Kunjungan ke Balikpapan KALTIM dilakukan dari Banjarmasin dengan naik Bus dapat di tempuh kurang lebih 15 jam  dari pukul 18.00 – 09.00 WITA. Setelah sampai disana saya turun diterminal menunggu jemputan salah satu mahasiswa Balikpapan yang sudah janji mau menjemput saya pukul 10.00 setelah ia kuliah, akhirnya saya putuskan untuk menunggu dia. Setelah jam 10 saya telpon dia tetapi tidak diangkat, semenit kemudian ada sms masuk dia mengatakan ada jam tambahan nanti saya jemput setelah jam tambahan katanya, lalu saya menanyakan dimana alamat Pure tetapi tidak ada balasan. Setelah 6 jam menunggu akhirnya pukul 15.00 WITA baru ada jemputan itupun saya menunggu karen tak ada yang membalas dimana alamat Pure Balikpapan.

            Pada sore saya diantar ke Pure Balikpapan dan ngobrol dengan ketua PERADAH Balikpapan dan penjaga Pure, setelah satu jam ngobrol saya pun mandi dan mahasiswa yang menjemput saya tadi bilang mau ke kampus lagi dan dia bilang sudah saya sms semua temen-temen mahasiswa Hindu untuk ngumpul di pure nanti jam 20.00, dan saya jawab iya kamu kuliah aja dulu, saya kalau sudah di Pure aman dah kok, sampai jumpa nanti jam 20.00 dan akhirnya pun saya sembahyang. 3 jam kemudian jam menunjukkan pukul 20.00 namun belum ada satu pun mahsiswa yang datang bahkan mahsiswa yang mengumpulkan itupun belum datang. Setengah jam kemudia ada 3 orang datang 2 cowok dan 1 cewek, yaitu 2 mahasiswa dan 1 masih SMA yang merupakan adik dari salah satu mahasiswa yang datang. Saya berkenalan dengan mereka dan berdiskusi dan sambil menanyakan berapa kampus dan mahasiswa di Balikpapan?, ternyata ada  13 perguruan tinggi baik swasta maupun negeri di Balikpapan sehingga mahasiswa Hindu yang masuk sebenarnya kurang lebih 10 orang pertahun yang tersebar diseluruh perguran tinggi. Namun karena tidak adanya organisasi untuk mahasiswa Hindu dan kesadaran nya kurang maka jarang ke Pure untuk berkumpul.

            Setelah Pengamatan dan sosialisasi dengan 3 orang usai merekan pun pulang dan saya pun jalan kaki untuk nyari makan malam. Setelah 1 KM berjalan akhirrnya saya menemukan tukang jualan nasi goreng dan saya pun makan nasi goreng lalu pulang untuk istirahat di Pure. Sampai pukul 24.00 si mahasiswa yang menjemput saya tadi sore tidak datang akhirnya saya tidur dengan di temani 3 orang pemuda yang kebetulan rumahnya dekat dengan Pure ikut tidur di disana karena melihat saya sendir, jadi mereka menemani saya di Pure. Paginya penjaga Pure sudah membuatkan saya teh dan pemuda yang menemani saya di Pure membelikan saya nasi, tetapi adik SMA yang semalam saya ajak diskusi juga datang membawakan nasi kuning, jadi saya memakan nasi kuning yang dibawakan adik SMA itu saja, setelah sarapan saya pun mandi dan sembahyang serta minta antar ke trevel yang menuju kota Samarinda. Dengan demikian saya pun pamit meninggalkan kota Balikpapan.

 

 

 

  1. Evaluasi Kegiatan
  1. Jumlah kader yang datang dalam sosialisasi sangat sedikit
  2. Komunikasi dan kerjasama atar dan organisasi keumatan terjalin kurang baik.
  3. Kesadaran mahasiswa Hindu sangat rendah dalam berorganisasi.

 

  1. Transportasi Bus Banjarmasin-Balikpapan                                   = Rp    275.000,-
  2. Bayar Londry                                                                                = Rp.     50.000,-
  3. Makan 4 kali X Rp. 30.000,-                                                        = Rp.   120.000,-

TotalRp. 445.000,-

 

  1. Kunjungan untuk melakukan MPAB.
  2. Diharapkan membawa atribut organisasi organisasi.

XVII. Kunjungan Ke PC KMHDI SAMARINDA KALTIM

            Kunjungan ke PC KMHDI SAMARINDA dilakukan setelah Kunjungan Mahasiswa Hindu Balikpapan, pada tanggal 17-21 Desember 2015 dalam rangka Sabha atau pergantian pengurus. Satu hari sebelum pelaksanaan Sabha yaitu tagal 18 Desember pukul 20.00 WITA diadakan persiapan dan pendampingan dalam menyiapkan materi dan draf-draf untuk keperluan Sabha di Pure sekaligus rapat pemantapan per seksi kepanitian. Selanjutnya tangal 19-20 dilaksanakan Sabha,dengan dihadiri Organisasi keumatan (PHDI, WHDI, PERADAH, PSN, Banjar) dan di hadiri 2 peninjau dari PD KMHDI KALTEN serta Pembimas sebagai pembuka acara. Dalam sambutan pembimas KALTIM sangat terkesan karena mengatakan hindu tertua di Indonesia adalah Kalimantan Timur dengan Kerajaan Kutai, namun hari ini hampir semua peninggalan sejarah itu tak ada yang masih di bumi Kalimantan TImur ini, hanya satu yaitu dibukit lesung yang sekitar  4 jam ditempuh dari kota, itu adalah salah satu tuju prasasti yang tersisa. Sehingga kita harus bangkit melalui generasi mudanya yang diawali dari mahasiswanya karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan hari ini kapan lagi.

            Setelah sambutan – sambutan usai maka berakhir pula pembukaan, dilanjutkan dengan persidanngan – persidangan. Namun sebelum melakukan persidangan saya memberikan materi tentang DMO (diklat menejemen organisasi) karena PC KMHDI samarinda belum pernah DMO sebelumnya, setelah usai materi baru dil;anjutkan dengan persidangan. Didalam persidangan cukup a lot butuh waktu 12 jam dari pukul 10.00 – 22.00 WITA. Dalam pencalonan ketua ada 7 bakal calon yang masuk bursa pencalonan, namun setelah diadakan pernyatakan kesediaan hanya 1 yang menyatakan kesediaan, setelah diadakan lobi dan diskusi kepada peserta, akhirnya peserta menyatakan biarkan lah satu ini saja calonnya biar aklamasi karena inilah memang di inginkan menjadi ketua PC KMHNDI Samarinda. Dengan terpilihnya DITA sebagai ketua, maka tibalah saatnya penyusunan pengurus PC KMHDI Samarinda periode 2015-2017 dan dilanjutkan dengan penutupan dan pelantikan pengurus periode 2015- 2017. Dengan berakhirnya acara akhirnya kita perpisahan dan kembali ke rumah masing-masing.

 

 

 

B. Evaluasi Kegiatan

  1. Jumlah kader yang datang dalam cukup banyak.
  2. Komunikasi dan kerjasama atar organisasi keumatan terjalin sangat baik namun atar OKP yang belum.
  3. Pemahaman para kader masih kurang didalam hal persidangan sehingga masih banyak peserta diam dan hanya mengucapkan setuju.

 

  1. Transportasi trevel Balikpapan-Samarinda                       = Rp.   135.000,-
  2. Transportasi trevel Samarinda-Balikpapan                       = Rp.    135.000,-
  3. Bayar Pulsa dan Londry                                                   = Rp.   100.000,-
  4. Makan dan minum di tanggung PC KMHDI Samarinda

TotalRp.370.000,-

 

.           Diharapkan membawa atribut organisasi.

XVIII. Kunjungan Ke PC KMHDI MATARAM NTB

Kunjungan ke PC KMHDI Mataram berarti juga langsu mengunjungi PD KMHDI NTB karena secret mereka bersama, kunjungan ke Mataram NTB dilakukan pada tanggal 21-25 Desember 2015 dalam rangka menghadiri kegiatan Sabha PC KMHDI Mataram atau pergantian pengurus. Kunjungan dilakukan dengan menggunakan Pesawat Lion Air, dari Balikpapan menuju Mataram dan trasit di Surabaya selama 20 menit sehingga pukul 18.00 WIB berangkat lagi menuju Mataram dan akhirnya sampai pukul 20.00 WITA. sesampainya disana di jemput oleh 2 orang panitia dan ketua KMHDI Mataram dengan Mobil  langsung menuju rumah salah satu kader yang ditempuh dengan kecepatan rata-rata 60 KM/jam selama 1 jam. Sebelum sampai disana kita makan malam dulu, biasa makanan khas Lombok itu siap menyapa lidah saya yaitu plecing dan terong sambal matah serta ikan bakar sehingga menambah nafsu makana saya. Selesaimakan kita lanjutkan perjalanan menuju rumah salah satu kader yaitu agus namanya, sesampainya disana kita berbincang sekitar sejam lalu kita pun istirahat. Keesokan harinya setelah sarapan yang disediakan ibuknya agus saya pun di ajak ke kos ketua PD KMHDI NTB (mahek) setelah berdiskusi lama mengenai perjalannan maupun organisasi saya pun diajak sembahyang tirteyatre kepure pure (batu bolong, kapurusan, ) sampai akhirnya malampun tiba dan saya diajak ke ketemu ketua demisione r di salah satu kedai yang kelola oleh kader KMHDI yang dapat bantuan dari Kementrian UMKM. Sekitar 3 lebih berbincang menanyakan keberlangusngan organisasi dan pengalaman yang sudah dilkewati akhirnya kita pun pulang menuju rumah agus dan istirahat. Hari kedua saya diajak keeling ke pure-pure lagi kali ini pura yang saya datangi adalah pure Lingsar, Sura Nadi, Nermada. Akhirnya sayapun pulang sampai di skretariat bersama pukul 14.00 WITA untuk mengadakan pembersihan dan persiapan serta gladi untuk acara Sabha besok. Malamnya saya bertemu dengan banyak alumni dan berbincang bahkan diajak makan keluar sambil diskusi bersama kader mengingat basis-basis KMHDI adalah salah satunya adalah NTB, namun kenapa kadernya hanya sedikit apa yang salah, itulah kita diskusikan hingga larut malam.

Selanjutnyaa Sabha dilaksanakan pagi Pukul 10.00 WITA 24 Desember 2015 yang dilaksanakan di Sekretariat bersama, dengan dihadiri peninjau dari PD KMHDI NTB. Di dalam acara pembukaan ada beberapa sambutan-sambutan, salah satunya adalah dari bapak PD KMHDI NTB, yang mengatakan begini lah keadaan kami yang kurang anggota (kurang lebih yang hadir sekitar 20 orang) untuk melakukan kegiatan organisasi. Sehingga dalam sambutan saya presidium sekaligus membuka acara menyampaikan organisasi ini akan di minati ketika kita sudah melakukan sesuatu sehingga eksistensinya di dilihat dan dinger oleh mahsiswa hindu maupun uamat. Halyang harus dilkakukan adalah mensosialisasikan KMHDI, membuat kegiatan yang melibatkan semua pihak, menciptakan kenyaman dalam beorganisasi jangan maslah pribadi di bawa ke organisasi dan yang terpenting adalah berkomunikasi dan bekerjasama sehingga maslah kekurangan angota ini teratasi. Namun jika semua hal diatas sudah dilakukan masih juga sedikit baru kita katakana KMHDI tidak butuh kwantitas karena kita butuh kwalitas, sepertihalnya SOEKARNO hanya butuh 10 pemuda untuk menggoyakan dunia. Nah kalau acara Sabha yang merupakan pertemuan tertinggi KMHDI tingkat Kota maupun Kabupaten saja tidak mengundang organisasi luar, organisasi keumatan bagaimana kita mau dilihat, bagaimana eksistensinya, bagaimana orang mau masuk organisasi KMHDI, ini PR besar bagi pengurus selanjutnya untuk selalu melibatkan organisasi lain dalam kegiatan apapun KMHDI.

Setelah sambutan – sambutan usai maka berakhir pula pembukaan, dilanjutkan dengan persidanngan – persidangan dan  menyusun langkah-langkah strategis untuk dasar pemilihan dan dasar penyusunan program kerja kepengurusan selanjutnya. Namun yang membuat terkejut lagi yang hapir saya katakana tunda Sabha ini, ketika Laporan Pertanggung Jawaban disampaikan yang mendengarkan LPJ tersebut hanya 2 orang peserta dan 3 peninjau, entah peserta yang lain pada kemana karena merangkap sebagai panitia, sehingga sidang di tunda dan semua panitia di panggil serta persidangan dilanjutkan. Dalam pencalonan ketua ada 6 nama yang diusulkan oleh peserta, dari keenam nama tersebut ditanyakan kesediannya sebagai calon ketua hanya 3 nama yang menyatakan kesiapan dan 3 lainnya menyatakan tidak siap. Dengan demikian ada 3 bakal calon (balon) dalam acara Sabha ini, selanjutnya dilakukan fit and profertes ketiga calon lolos administrasi dan dilanjutkan mendengarkan penyampaian Visi-Misi masing-masing calon  dilakukan lobi diatara ketiga calon, namun tidak menemukan kata mupakat sehingga tim Formatur selanjutnya melakukan voting. Dari ketiga calon maka terpilih lah SASTRA sebagai pemenang. Dengan terpilihnya SASTRA sebagai ketua, maka tibalah saatnya penyusunan pengurus PC KMHDI Mataram dan dilanjutkan dengan Penutupan sekaligus pelantikan pengurus periode 2015-2017.

Setelah istirahat Keesokan harinya saya di ajak bersosialisasi dan mengisi materi di daerah Mantang Lombok Barat dalam acara Pasraman Kilat untuk anak pasraman. Selanjutnya saya diajak mampir kerumah Bli Wirdiarta (mantan presidium KMHDI 2008-2010) yang merupakan senior sekaligus guru saya, bagaimana tidak beliaulah yang datang waktu MPAB saya dan melantik saya waktu menjadi ketua PD KMHDI SUMSEL 2010-2012. Setelah berbincang mengenai kabar,organisasi dan langkah apa yang diambil saya pun pamit menuju pelabuhan karena akan melajutkan kunjungan selanjutnya yaitu ke PC KMHDI Karang Asem dengan diantar mobil dan sekitar 6 orang pengurus baru PC KMHDI Mataram dan ketua PD NTB.

 

 

 

B. Evaluasi Kegiatan

  1. Jumlah kader yang datang dalam Sabha sedikit.
  2. Komunikasi dan kerjasama atar OKP dan organisasi keumatan belum terjalin dengan baik.
  3. Pemahaman para kader dalam berorganisasi masih kurang.

 

  1. Transportasi pesawat Balikpapan-Mataram                                  =Rp.   1,723.743,-
  2. Beli Sneck dan Londry                                                                 = RP.      150.000, +
  3. Makan ditanggung PC Mataram dan PD KMHDI NTB dan Alumni
  4. Di berikan oleh-oleh Baju Lombok, Tahu Khas Lombok, dan Snek                                                       

TotalRp. 1.873.743,-

 

.           memberikan pemahaman tentang organisasi lebih mendalam.

XIX. Kunjungan Ke KMHDI KARANG ASEM BALI.

 Kunjungan ke PC KMHDI Karang Asem dilakukan setelah Kunjungan PC KMHDI Mataram, pada tanggal 25-27 Desember 2015 dalam rangka Sabha atau pergantian pengurus. Perjalanan dari Mataram ditempuh kurang lebih 4 jam dengan naik kapal laut, saya berangkat pukul 18.00 sampai disana pukul 22.00 WITA, menunggu satu jam akhirnya penjemput datang, yaitu ketua PD KMHDI Bali (Bagawatra) dan ketua PC KMHDI Karang asem (Kokek), selanjutnya kami langsung menuju secretariat Karang asam dengan di tempuh kurang lebih 30 menit dengan kecepatan mobil rata-rata 80 KM/jam.sesampainya disana saya disambut para kader sekitar 10 orang. Belum beberapa menit saya langsung diajak megibung (cara makan bersama-sama ala Bali) dengan disuguhkan nasi,sate,lawar,tom,be celeng dan lain-lain. Setelah makn kita berbincang tanpa terasa pukul menunjukan 00.30 WITA akhirnya kita tidur malam.       Keesokan harinya tangal 26-27 dilaksanakan Sabha di gedung Gapensi Karang Asem,dengan dihadiri semua KMHDI se-Bali (PD Bali, PC badung, PC Denpasar, PC Buleleng,PC Bangli) dan FA Karang Asem (bli Jambeng). Dalam acara pembukaan ada beberapa sambutan yaitu sambutan ketua PC, PD dan presidium sebagai pembuka. Sambutan ketua PC mengatakan bahwa ini KMHDI baru terbentuk 2 tahun secara resmi di Karang asem jadi mohon di jaga keaktifan dan eksistensinya, saya selaku demisioner sebentar lagi akan tetap mendampingi siapa pun terpilih selanjutnya. Di sisi lain ketua PD juga menyampaikan dukungan nya kepada sispa pun kader yang naik melajutkan  perjuangan ketua terdahulu di karang asem ini mari kita bersinergi untuk memajukan Karang asem dan bali pada umumnya, mengingat banyak sekali isu yang sedang menerpa Bali seperti reklamasi,wisata syariah, misionaris, ormas yang bertempur. Dengan mendengar sambutan dan laporan ketua panitia, ketua PC dan PD tentu Presidium sebelum mebuka acara memberikan sepatah dua patah kata untuk semangat berorganisasi dan ngayah demi umat. Dalam sambutannya organisasi KMHDI adalah sentaranya di Bali karena mahasiswa hindunya setiap Kampus dan Universitas di Bali yang paling banyak, dengan demikan tidak ada alasan KMHDI se Bali kekurangan kader, selain itu juga tidak ada alasan KMHDI Sebali kekurangan dana atau tidak punya dana, karena banyak alumni yang sudah kerja dan sukses di bali, jadi apa yang di pelukan KMHDI di Bali hanya satu yaitu Komunikasi dengan seluruh elemen yang ada di Bali sehingga muncul ide kreatifitas dan kegiatan langkah nyata untuk berorganisasi. Dengan demikian ketika eksistensi organisasi akan meningkat.

            Setelah sambutan – sambutan usai maka berakhir pula pembukaan, dilanjutkan dengan persidanngan – persidangan. Didalam persidangan-persidangan cukup alot butuh waktu 16 jam dari pukul 10.00 – 04.00 WITA. Dalam pencalonan ketua ada 8 bakal calon yang masuk bursa pencalonan, namun setelah diadakan pernyatakan kesediaan hanya 3 yang menyatakan kesediaan. Selanjutnya dari ketiga bakal calon yang bersedia kita adakan fit and properties dan akhirnya yang lolos adalah 2 calon yaitu (Gusti Kirana Dan Kadek Kari). Maka dilanjutkan mendengarkan visi-misi dari kedua calon dan dilakukan lobi namun tak ditemukan kata sepakat akhirnya diadakan voting. Didalam voting Gusti Kirana muncur sebagai pemenang dengan jumlah suara 17. Dengan terpilihnya Gusti Kirna sebagai ketua, maka tibalah saatnya penyusunan pengurus PC KMHDI Karang Asem periode 2015-2017 dan dilanjutkan dengan penutupan serta pelantikan pengurus periode 2015- 2017. Dengan berakhirnya acara akhirnya kita perpisahan dan kembali ke rumah masing-masing.

 

 

 

B. Evaluasi Kegiatan

  1. Jumlah kader yang datang dalam acara cukup banyak.
  2. Komunikasi dan kerjasama atar organisasi keumatan terjalin sangat baik namun atar OKP yang belum.
  3. Pemahaman para kader sudah baik didalam hal persidangan sehingga persidangan semakin alot.
  1. Perincian Pengeluaran Dana
    1. Tiket Mataram – Karang Asem                                               = Rp.  43.500,-
    2. Beli snek dan pulsa                                                                 =Rp. 100.000,-
    3. Makan dan minum Semua di tanggung PC  KMHDI Karang Asem

XX. Kunnjungan Ke PD KMHDI BALI

            Kunjungan ke KMHDI Bali dilakukan pada tanggal 27 Desember 2015 – 12 Januari 2016 dalam rangka pendampingan dan pemantauan kondisi PD PC di Bali. Dengan Mengunjungi KMHDI Bali maka secara langsung dapat mengunjungi PC KMHDI Denpasar dan Badung  karena sekretariat mereka gabung. Kunjungan ke KMHDI Bali dilakukan setelah Sabha Karang Asem. Kunjungan kali itu menaiki Mobil bok yang di kendarai oleh ketua PD menuju skretariat selama 2 jam. Semapainya disana kita istirahat dan pukul 17.00 saya diajak ke Pantai Sanur untuk melihat keramaian disana. Malamnya saya diajak menginap di kos ketua PC Denpasar (Arta) dan kitapun manggang ikan bersama 5 orang kader Denpasar. Adapun kegiatan yang saya lakukan di Bali sebagai berikut:

  1. Tanggal 28 Desember 2015, bertemu dengan PC KMHDI Badung di Restoran sekitaran Kute. Disana saya berjumpa dengan pengurus dan anggota KMHDI Badung sekitar 7 orang, dalam diskusi tersebut banyak hal yang saya sampaikan dari mengenai komunikasi, anggota, dana dan isu-isu internal yang membuat keharmonisan PC Badung dengan PD PC se-Bali agak terganggu, yaitu seperti (masalah MPAB, peamteri MPAB, Aliran Keindiaan, rekomendasi waktu Lokasabha, pengurus berjalan sendiri, dll).
  2. Tanggal 27-30 Desember kunjungan di PC KMHDI Denpasar yang kebetulan ketua dan skretarisnya saja yang masih di Denpasar yang lainnya pada mudik liburan, dalam diskusi dan perbincangan karena selama di Bali saya nginep di kos Arte maka banyak hal yang saya sampaikan disana. Selain itu juga saya diajak kerumah alumni yaitu Bli Kayun (komisioner KPU Denpasar) dan Bli Jondre (komisioner KPU Bali).
  3. Tanggal 30 Desember 2015 saya ikut mendampingi seluruh PD PC se Bali untuk melakukan penyampaian pendampat akhir tahun di DPRD Bali yang di terima oleh wakit ketua DPRD Bali (Sugawe Kori) dari berbagai isu yang diangkat seperti, reklamasi, kemiskinan, keamanan, kebudayaan, seni, dan masalah hukum.
  4. Tanggal 31 Desember 2015 – 1 Januari 2016 kita merayakan pergantian tahun di villa di Tabanan sambil manggang dan wisata alam bersama PC KMHDI Denpasar, dan PD KMHDI Bali.

Setelah acara tersebut saya pun ijin pulang ke Buleleng untuk bertemu kakek nenek dan keluarga saya di desa Labe Sari Kecamatan Seririt. Sore itu semua temen-temen mengantar saya ke pasar Batu Riti Tabanan dan dijemput SEKUM PP KMHDI (I Putu Agus Kartika). Dengan melewati suasana macet dan perjalan yang berbukit yaitu daerah git-git bedugul saya pun berbincang tanpa terasa sampai juga di Singaraja dan saya pun menginap di kontrakan pak SEKUM semalam. Ke esokan harinya saya dikasih motor menuju rumah kakek nenek. Dan dilanjutkan dengan kegiatan

  1. Tanggal 8 januari 2016 saya mengunjungi PC KMHDI Buleleng yang kebetulah hari itu adalah hari Siwaratri dan PC KMHDI Buleleng  melakukan MEJAYE JAYE (pelantikan secara niskale) di Pura Jagat Nata Buleleng. Nampak sekitar 10 orang pengurus datang dalam acara tersebut dengan diliput dewata TV. Setelah acara mejaye-jaye selesai akhirnya kita diskusi tentang organisasi. Dan sorenya saya menginap di rumah TEJA (Ketua Bidang Kaderisasi) sekaligus sembahyang ke Pure Pulaki,Kerte Kawat, Melanting Dan Pabean.
  2. Tangal 10 januari 2016 diadakan diskusi atara pengurus PP yaitu dayu sudewi sandi, gung dalem dan KMHDI Bali di SKRETARIAT PHDI membahas KT 1 dan TOT nasional.
  3. Tanggal 12 Januari 2016 saya pamit menuju Kupang NTT.
  4. Komunikasi dan kerjasama atar PP dan PD PC serta komisariat terjalin baik.
  5. Masih terlalu nyaman di zona nyaman sehingga kekurangan agngota,dana itu tidak terasa.
  6. Sarana dan prasarana organisasi yang lengkap hanya saja skretariat numpang di PHDI.
  7. Kesadaran berorganisasi di Bali masih sangat rendah
  8. Oprasional selama di Bali                                                             = Rp. 500.000,-
  9. Londry, Snek, Pulsa dan Sabun                                                    =Rp.  200.000,-
  10. Makan dan minum serta transportasi di tanggung PD PC se Bali.
  11. Di berikan bantuan oprasional dari bli Kayun Samara Rp 2.000.000,-
Komentar Anda