Sabha X PC KMHDI Surabaya sebagai Evaluasi dan Refleksi Untuk Raih Kemajuan

Surabaya, 14 Mei 2016 – Sabha yang merupakan permusyawaratan tertinggi pada tingkat Pimpinan Cabang adalah suatu kewajiban yang harus dilaksanakan setiap berakhirnya masa kepengurusan. Yang dimana setiap kepengurusan ditetapkan selama 2 tahun sesuai dengan AD/ART KMHDI. Pada tanggal 14 Mei 2016, Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasasiwa Hindu Dharma Indonesia Surabaya ( PC KMHDI Surabaya ) melaksanakan Sabha X di Pura Agung Jagat Karana Kota Surabaya yang turut dihadiri oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat KMHDI, Alumni PC KMHDI Surabaya, Ketua PC KMHDI Malang,  perwakilan PC KMHDI Jember, perwakilan DPK Peradah Surabaya dan perwakilan seluruh UKKH di Surabaya .

Disampaikan oleh Made Nara Santy Dewi selaku ketua panitia, bahwa persiapan Sabha X ini hanya 2 minggu terhitung setelah diterbitkannya Surat Keputusan Panitia Sabha X PC KMHDI Surabaya. Dan dalam laporannya, juga disampaikan bahwa kesuksesan Sabha bukanlah pada mewah atau sederhananya tampilan kegiatan melainkan bagaimana tujuan Sabha itu dapat dicapai dan semua kader dapat merasakan esensi dari Sabha itu sendiri.

Di dalam kesempatan yang sama, Putu Agung Martin Sabudi sebagai Ketua PC KMHDI Surabaya 2014 – 2016 mengatakan bahwa “pada kepengurusan 2014-2016 ada begitu banyak kendala yang harus dilalui salah satunya adalah kurangnya kader aktif yang turut berpartisipasi dalam setiap kegiatan. Penyebabnya adalah banyaknya mahasiswa Hindu di Surabaya yang lebih memilih untuk aktif bersama Unit Kegiatan Kerohanian Hindu ( UKKH ) yang merupakan lembaga internal kampus. Selain itu, adanya ketidaksamaan persepsi juga menyebabkan pengurus seperti jalan sendiri – sendiri tanpa mengindahkan manfaat dari sebuah kerjasama”. Oleh karena itu, tema yang diambil pada Sabha X adalah refleksikan kekurangan tempo hari agar menjadi bekal untuk membangun calon pemimpin sesuai dengan jati diri KMHDI. Yang tujuannya adalah Pengurus terpilih 2016-2018 dapat berkaca dari kendala yang pernah dihadapi pada kepengurusan 2014-2016.

Putu Wiratnaya selaku Sekretaris Umum PP KMHDI dalam sambutannya mengatakan “sejak berdirinya KMHDI pada tahun 1993 ada banyak kader KMHDI Surabaya yang konsistensinya tidak dapat diragukan lagi. Itu dapat dilihat dari kepengurusan Pimpinan Pusat yang dimana sangat didominasi oleh kader – kader dari PC KMHDI Surabaya. Namun, beberapa tahun terakhir sejarah itu seakan tidak lagi mampu dicatat oleh PC KMHDI Surabaya karena saat ini kepengurusan PP KMHDI sangat sedikit diisi oleh kader dari Surabaya. Ini merupakan PR besar untuk kepengurusan 2016-2018 untuk menjadikan PC KMHDI Surabaya sebagai kiblat dari konsistensi kader KMHDI”.

Dalam melewati setiap persidangan yang sangat alot ini, seluruh peserta dan peninjau sangat aktif mengemukakan pendapat masing-masing. Meskipun demikian, rasa kekeluargaan masih sangat dirasakan diantara mereka. Dan pada akhirnya terpilihlah Dewa Agung Agiarsha ( Cak Dewa ) sebagai Ketua PC KMHDI Surabaya periode 2016-2018 didampingi oleh Made Nara Santy Dewi dan Ni Made Putri Sanjiwani sebagai Sekretaris dan Bendahara. Kegiatan yang ditutup pada pukul 02.00 dini hari ini sangat lengkap setelah dilaksanakannya serah terima jabatan dan pelantikan. Dan sebagai akhir dari penutupan dilakukanlah foto bersama pengurus terpilih.

Komentar Anda