ROHINGYA ADALAH KITA – PEMERINTAH HARUS MEMBANTU MEREKA

Keputusan pemerintah yang bersedia menerima sementara dan memperhatikan nasib para pengungsi Rohingya patut kita apresiasi. Persoalan Rohingya harus disikapi sebagai persoalan kemanusiaan. Sudah seyogyanya Indonesia sebagai negara yang menjadikan Pancasila sebagai Dasar Negara memandang persoalan kemanusian sebagai permasalahan yang serius dan kita sebagai umat yang beragam meyakini bahwa setiap mahluk bersaudara.
Bangsa Indonesia harus menjadi pelopor dalam penyelesaian setiap persoalan-persoalan kemanusiaan yang terjadi, tidak hanya pada persoalan Rohingya saja. Oleh karena itu, pemerintah harus konsisten dan memiliki ketegasan sikap untuk mendorong Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Negara-Negara ASEAN, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan organisasi terkait lainnya agar lebih serius dalam menyikapi persoalan-persoalan kemanusiaan yang terjadi di Dunia.
Nasib pengungsi Rohingya perlu dipikirkan bersama-sama baik pada penyelesaian saat ini dan atau yang paling utama adalah kedepannya dalam jangka panjang. Saat ini kita harus mengajak segenap masyarakat lokal maupun internasional untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi Rohingya. Tetapi untuk jangka panjang Indonesia harus benar-benar mengkaji langkah-langkah yang akan diambil. Keputusan untuk menampung sementara adalah keputusan yang tepat, sambil mendesak negara Myanmar untuk segera menyelesaikan permasalahan internal mereka lalu memulangkan kembali para pengungsi tersebut. Indonesia jangan menambah permasalahan Bangsa dan memperpanjang kesengsaraan masyarakat Rohingya itu sendiri dengan rencana memberikan Pulau kepada mereka.
Saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup sengsara berada dibawah garis kemiskinan. Mereka yang tinggal di tapal batas hampir tidak merasakan nikmatnya kemerdekaan dan kesejahteraan yang dijanjikan oleh Negara. Hidup terlantar dan bahkan mati kelaparan bukan hal yang baru bagi mereka. Maka dari itu sekali lagi kami menegaskan agar pemerintah jangan menambah panjang penderitaan rakyat dan para pengungsi Rohingya.

EKA SAPUTRA, S.T
PRESIDIUM PP KMHDI 2014 – 2016

Komentar Anda