PC KMHDI Karangasem adakan Sarasehan Pertanian

Sebanyak 60% petani yang kini usianya tak lagi produktif mesti segera disegarkan. ANAK petani tak mau jadi petani. Karena enggan mengulangi kisah kelam sang ayah dan ibu petani guram, mereka menjauh dari tanah, cangkul, dan bibit-bibit pohon. Sebab itu, di desa-desa, anak-anak petani itu memilih bekerja keluar kota Kabupaten Karangasem, mencaricelah rejeki tanpa modal pendidikan memadai. Berkaitan dengan hal tersebut maka pada hari Jumat, 13 Maret 2015 bertempat di UKM Center Amlapura (Ex. Gedung Kesenian), Junior Chamber International (JCI) bersinergi dengan PC KMHDI Karangasem melaksanakan acara Sarasehan sertaSosialisasi Pertanian dengan mengusung tema “Yang Muda & Yang Sukses Bertani”.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Karangasem, Bapak I Wayan Gredeg, S.H. yang sekaligus menjadi Narasumber dalam kegiatan sarasehan ini. Selain Bapak Bupati Karangasem, adapula beberapa Narasumber lainnya yaitu: • Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Karangasem • National President JCI Indonesia • Ketua PATRA Bali • PT Petro Kimia Gresik • Ketua KADIN Kab. Karangasem • Ketua HKTI Kab. Karangasem • Pemerhati Pertanian, Anak Agung Bagus Ngurah Jelantik Sanjaya Adapun peserta dalam kegiatan ini yaitu perwakilan dari SMA/SMK se-Kecamatan Karangasem, beberapa SKPD di lingkungan pemerintahan Kabupaten Karangasem, OKP yang ada di Kabupaten Karangasem, Forum Subak se- Kabupaten Karangasem.

Dalam kegiatan sarasehan ini ada beberapa hal penting yang dapat kami simpulkan: 1. Pertanian seharusnya tidak hanya mengandalkan generasi tua, tetapi yang muda juga harus ikut ambil bagian. 2. Petani yang biasanya identik dengan kotor, berpenampilan lusuh hal itu yang menyebabkan generasi muda enggan untuk bertani. 3. Untuk generasi muda yang sudah menyelesaikan pendidikan SMA ataupun Sarjana nya, janganlah terpaku ingin bekerja di Kantoran ataupun menjadi PNS.

Komentar Anda