MPAB PC KMHDI Kolaka Tak Sejalan dengan Konsep

Masa pengenalan anggota baru (MPAB) adalah salah satu agenda rutin yang selalu dilaksanakan oleh PC KMHDI Kolaka setiap tahunnya, tepatnya pada setiap tahun ajaran baru. Untuk tahun 2014 ini PC KMHDI Kolaka mengagendakan MPAB pada tanggal 25-26 Oktober 2014 bertempat di gedung sekretariat bersama PHDI, WHDI, KMHDI dan Peradah Kolaka.

Kegiatan tersebut dimulai pada hari sabtu sore dengan dihadiri oleh peserta mahasiswa hindu dari seluruh perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Kolaka serta undangan dari PD KMHDI Sultra, PC KMHDI Konawe dan Komisariat KMHDI Kendari.
Dalam sambutannya, ketua PC KMHDI Kolaka Made Purnawangi menyampaikan harapannya agar proses MPAB ini mampu melahirkan kader-kader baru yang memiliki dedikasi dan semangat juang tinggi untuk bersama-sama berproses di KMHDI. Seremoni pembukaan MPAB IX PC KMHDI Kolaka ini dibuka oleh Wakil Sekretaris Umum Pimpinan Pusat KMHDI Putu Pande Hari Sugi Bali tepat pukul 17.30 Wita dan dilanjutkan dengan sembahyang bersama oleh pinandhita bapak Made Suardana.

Sesuai jadwal, maka hari pertama kegiatan akan di isi dengan pemberian materi Sejarah KMHDI dan Struktur & Manajemen Organisasi KMHDI untuk kemudian dihari kedua dilanjutkan materi Ideologi KMHDI dan Veda & Panca Sradha kemudian dilanjutkan dengan studi kasus dan penampilan drama oleh masing-masing kelompok peserta.
Namun nampaknya rencana yang sudah dikonsep dengan begitu matang oleh kawan-kawan panitia tidak dapat terlaksana dengan baik, pasalnya terjadi insiden yang mengganggu kelancaran kegiatan tersebut.

Pada saat pemberian materi Struktur dan Manajemen Organisasi oleh Agus Puji Astawan (Sekretaris Umum PC KMHDI Konawe) secara tiba-tiba seorang peserta terjatuh (pingsan) kemudian dipindahkan kekamar panitia dan proses pemberian materipun kembali berlanjut. Tak lama berselang, peserta yang pingsan kemudian berteriak histeris (kesurupan) yang kemudian di ikuti oleh beberapa peserta dan panitia lain. Total ada 9 orang yang mengalami insiden kesurupan secara bersamaan sehinggga membuat kocar-kacir panitia maupun undangan.
Insiden kesurupan itu berlangsung cukup lama, beberapa cara digunakan untuk memulihkan keadaan, tapi tidak menemui hasil, hinggga berkat bantuan salah seorang warga kolaka, sekitar pukul 03.00 pagi kondisi akhirnya pulih dan semua peserta, panitia dan undangan bisa beristirahat.

Keesokan harinya kondisi mulai kondusif, peserta, panitia dan undangan sarapan bersama, mandi dan sembahyang bersama untuk kemudian melanjutkan kegiatan sesuai jadwal. Tapi sayang, tepat seusai peserta, panitia dan undangan melakukan persembahyangan, kembali seorang peserta terjatuh dan histeris kemudian dilanjutkan oleh 2 orang lainnya.
Kejadian kesurupan untuk kedua kalinya ini berlangsung cukup lama, karna alasan keamanan, peserta dan kawan-kawan lainnya direlokasi ke rumah salah seorang senior untuk menghindari insiden kesurupan yang lebih besar lagi. Sekitar pukul 14.00 Wita, peserta yang mengalami kesurupan tadi baru bisa kembali sadar.

Setelah melakukan koordinasi bersama unsur pangurus PP KMHDI, PD KMHDI Sultra dan PC KMHDI Konawe, dan karena alasan keamanan dan kondisi yang sudah tidak kondusif lagi akhirnya panitia memutuskan proses MPAB ini dengan terpaksa dibubarkan. “ini benar-benar diluar dugaan kami, sebelumnya hampir setiap kegiatan KMHDI di Kolaka dilaksanakan di tempat ini, tapi baru kali ini terjadi insiden seperti sekarang ini”, ujar purna ketua PC KMHDI Kolaka.

Dan untuk menyelesaikan proses MPAB tersebut, selanjutnya panitia dan pengurus PC KMHDI Kolaka akan kembali mengonsepkan kegiatan selanjuutnya untuk tetap menjaga stabilitas organisasi.(Pande to DDI)

Komentar Anda