MPAB Sebagai Tongkat Estafet Keanggotaan di PD KMHDI SULTENG

Masa Pengenalan Anggota Baru (MPAB) ke-XV PD KMHDI Sulteng yang astungkare telah selesai dilaksanakan pada tanggal 11-12 Oktober 2014 dan kemudian dilanjutkan pada tanggal 19 Oktober 2014. Pelaksanaan MPAB ke XV ini terealisasi dengan baik oleh kepanitiaan yang telah di-SK-kan Pengurus dengan No. 03/SK/208-KMHDI/IX/2014 yang berjumlah 54 orang (7 orang SC dan 47 orang OC). Meskipun dalam kepanitiaan terjadi beberapa kendala, namun itu tidak menjadi penghalang untuk menyukseskan kegiatan ini dan kami menyadari itu sebagai proses pembelajaran yang kami lewati dalam berorganisasi.
MPAB ke XV PD KMHDI Sulteng tahun ini diikuti oleh 91 orang peserta terlaksana dalam dua kali pemberian materi. Pemberian dua kali materi ini disebabkan oleh karena adanya beberapa peserta yang tidak sempat hadir dalam pemberian beberapa materi. Ketidakhadiran ini adalah karena adanya jadwal kuliah yang tidak bisa ditinggalkan oleh peserta. Oleh karenanya, menyikapi hal tersebut kami kembali mengadakan pemberian materi pada hari Minggu, 19 Oktober 2014. Sehingga peserta dapat menerima materi secara full dan merata dengan baik.

MPAB ke XV PD KMHDI Sulteng berawal dari acara Pembukaan yaitu pada hari Sabtu, 11 oktober 2014 pada pagi hari dan dibuka oleh Bapak PHDI Provinsi Sulawesi Tengah. Pembukaan berlangsung secara hikmat, kemudian dilanjutkan dengan Dinamika Kelompok, dimana para peserta saling berinteraksi dengan peserta lainnya yang dipandu oleh panitia. Materi yang diberikan dalam masa MPAB secara berurutan adalah sebagai berikut: (1) Weda dan Panca Sradha dalam kaitannya dengan Organisasi oleh I Wayan Suwekatama dan Ervi Novitayanti, (2) Sejarah KMHDI oleh Gede Yudana Yasa dan Gede Opi Dharmawan, (3) Purwaka KMHDI oleh Putu Yudiana Yasa dan Gusti Kadek Roy Naldo, (4) Struktur dan Manajemen Organisasi serta Hubungan Kelembagaan oleh Gusti Ngurah Alit Ardiyasa, kemudian dilanjutkan dengan materi kewirausahaan oleh salah satu pelaku wirausaha yang sudah sukses yaitu kanda Ir. Made Mulyawan. Perlu kami sampaikan bahwa beliau merupakan salah satu tokoh yang sangat berpengaruh terhadap berdirinya PD KMHDI SULTENG. Pertimbangan kami memberikan materi kewirausahaan saat MPAB kali ini adalah untuk membuka wawasan peserta dalam mempersiapkan masa depannya kelak. Pemberian materi secara duet (tandem) dimaksudkan untuk melatih koordinasi, kerjasama, dan kekompakan dari masing-masing kader dalam menghandle materi ataupun hal-hal lain nantinya dalam berorganisasi. Selian itu, hal ini juga dimaksudkan untuk memaksimalkan hasil TOT Regional Kota Palu dalam praktikum mereka menjadi seorang pemateri.

Penutupan pelaksanaan MPAB ke XV PD KMHDI Sulteng terlaksana pada hari Minggu, 12 Oktober 2014 yang dirangkaikan dengan acara pengukuhan peserta. Pengukuhan peserta pada jam 12.00 siang ditandai dengan penyematan pin KMHDI, pemberian Piagam dan cium bendera (Bendera Merah Putih dan Bendera KMHDI) oleh seluruh peserta MPAB. (PD SulTeng to DDI)

Komentar Anda