Kontribusi terbesar Umat Hindu untuk Bumi melalu Nyepi

 
Hari Raya Nyepi jatuh pada Tilem Kesanga (IX) yang diyakini saat baik untuk mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa dan dipercayai merupakan hari penyucian para dewa yang berada dipusat samudra yang akan datang kedunia dengan membawa air kehidupan (amerta) untuk kesejahteraan manusia dan umat Hindu di dunia.
Seperti yang kita tau Hari Raya Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Dimana pada hari raya Nyepi umat Hindu melakukan Catur Brata penyepian diantaranya yaitu Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan. Pada saat Nyepi umat Hindu juga melakukan perenungan atas segala apa yang sudah diperbuat selama setahun belakangan ini dan memohon pada yang Maha Kuasa agar diberikan kekuatan untuk bisa menjalankan kehidupan yang lebih baik dimasa mendatang.
Berkaitan dengan hari raya Nyepi yang dilaksanakan umat Hindu tentunya tak lepas dari pulau Bali yang notabene orang-orang lebih mengenal Hindu itu ada di Bali. Kita mencoba menengok sedikit ke pulau tersebut. Kita tau bahwa di pulau Bali penduduknya mayoritas masih memeluk agama Hindu maka tentunya perayaan hari raya Nyepi disana cukup terlihat dibanding daerah maupun kota-kota lain. Di Bali menyambut perayaan hari raya Nyepi menyebabkan akses Bandar udara Internasional disana tutup dan juga tidak beroperasinya pelabuhan, jasa transportasi serta stasiun tv maupun radio disana. Kalau kata dosen agama saya dengan nada sedikit bercanda mengatakan “ Mungkin hanya di Bali saja satu-satunya didunia yang berani menghentikan jalur Internasional hanya untuk perayaan hari raya besar “ . Namun sebenarnya semua ini dilakukan semata-mata hanya untuk memberikan kesempatan umat Hindu untuk melaksanakan hari raya keagaaman dengan khidmat dan juga sebagai rasa toleransi antar umat beragama dan juga saling menghargai antar agama.
Sehingga ketika umat Hindu di Dunia dan di Indonesia khususnya melaksanakan hari raya Nyepi maka dalam satu hari penuh itu tentunya listrik akan padam, lalu lintas kendaraan akan berkurang, serta kegiatan sehari-hari yang tentunya mencemari udara juga akan berkurang. Maka dari itu dampak global warming bisa ditekan meskipun hanya satu hari itu. Coba kita bayangkan, apalagi ketika satu persatu umat Hindu dibelahan dunia lainnya melaksanakan Nyepi. Meskipun tidak semuanya tapi ternyata dampaknya cukup besar buat kedepannya mengenai masa depan bumi tercinta. Dengan demikian sungguh perayaan hari raya Nyepi benar-benar bisa membawa air kehidupan untuk kesejahteraan manusia dan umat Hindu di dunia dimana kontribusi terhadap dunia memang sangat dibutuhkan. Dalam hal ini merupakan sesuatu yang dianggap kecil namun cukup berdampak global.

Data Penulis

Nama                                              : Gede Teguh Laksana
Tempat/Tgl Lahir                           : Ujung Pandang, 6 Januari 1995
No Anggota                                   : 20312013
Alamat Kepengurusan                   : Jl. Dr Otten No. 15 Bandung
Nomor Mahasiswa                         : 111120007
Nama dan alamat kampus             : Institut Teknologi Telkom, Jl. Telekomunikasi No. 1
Nomor Tlp/Handphone                   : 085314748501
Komentar Anda