Gerakan Menegakkan Kedaulatan Negara

Gerakan Menegakkan Kedaulatan Negara dideklarasikan oleh beberapa tokoh lintas agama dan lintas generasi di gedung dakwah Muhammadiyah, 7 januari 2013. Hadir dalam acara tersebut Wiranto, Din Samsudin, dan beberapa tokoh lain. KMHDI turut ambil bagian dalam deklarasi tersebut sebagai wujud dari Dharma Negara.

Secara garis besar isi deklarasi tersebut adalah

1.      Bahwasanya tujuan dari bangsa Indonesia adalah mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

2.      Tonggak kedaulatan bangsa Indonesia dimulai dari

Ø      Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sebagai kedaulatan cultural

Ø      Proklamasi 17 agustus 1945 sebagai tonggak kedaulatan politik

Ø      Deklarasi joeanda 13 Desember 1957 sebagai tonggak kedaulatan teritorial

3.      Kebijakan pemerintah sekarang distorsi dari tujuan yang sudah ditetapkan dalam UUD 1945, ini terbukti dari banyaknya kekayaan Bangsa ini yang dikeruk dan lebih mementingkan pihak asing.

 Menurut pandangan saya gerakan tersebut sangat strategis. Jika kita lihat dalam pasal 33 UUD 1945 sudah sangat jelas disebutkan bahwa tanah, air dan seluruh kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Kenyataan yang ada malah tidak seperti yang diharapkan. Freeport terus saja mengeruk kekayaan papua, namun kenyataannya masyarakat di papua masih banyak yang belum sejahtera. Bali dengan kecantikan alam dan budayanya mendatangkan devisa yang besar namun pemprov bali belum bisa menggratiskan kesehatan sebagai bagian dari kesejahteraan. Kita belum berdaulat dalam bidang ekonomi. Kebanggaan sebagai Negara agraris sudah tidak bisa kita rasakan lagi, terbukti dari kita masih ketergantungan beras pada pihak luar. Sangat ironis memang, ketika konfersi minyak tanah ke gas dijadikan kebijakan pemerintah, gas malah dieksport sehingga dalam negeri mengalami kelangkaan gas, begitu pula tuntutan untuk energi terbarukan dilakukan yang salah satunya pengadaan listrik dengan gas, malah PLN kekurangan gas untuk pengadaan listrik.

Komentar Anda