Budidaya Jamur Merang, Potensi Bisnis Menggiurkan Bagi Umat Hindu

JAKARTA. Kondisi perekonomian umat Hindu yang belum begitu baik saat ini membutuhkan berbagai langkah strategis dalam penanganannya, semua pihak mesti bergandengan tangan dalam upaya – upaya pemberdayaan ekonomi guna mewujudkan kesejahteraan umat. Kondisi ini menjadi mutlak di zaman kali yuga ini saat dimana Artha menjadi sesuatu yang utama. Terlebih lagi fakta dilapangan menunjukkan bahwa umat hindu lebih banyak menghabiskan Resource untuk upakara.

Sesungguhnya diberbagai daerah dinusantara juga tak sedikit umat secara perorangan yang telah melaksanakan kerja-kerja nyata dalam upaya peningkatan kesejahteraan umat hindu lainnya disekitarnya yang saat ini kondisi perekonomiannya belum begitu beruntung. Namun tetap saja apapun jika dilakukan secara bersama-sama akan menimbulkan efek yang lebih besar dan dapat berdampak lebih massif.

Hal inilah yang perlu digalakkan oleh berbagai komponen umat hindu di Indonesia secara bersama-sama. Paling tidak hal inilah yang terungkap dalam acara seminar pemberdayaan ekonomi dan koperasi yang dilaksanakan oleh PHDI DKI Jakarta pada tanggal 16 September 2012 di Jakarta. Seminar yang dilaksanakan di rumah bapak Putera Astaman di Jakarta Selatan ini dibuat dengan konsep yang cukup menarik dimana diawali dengan seminar dan dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke salah satu kegiatan budidaya jamur merang.

Para peserta sendiri sangat antusias mengikuti acara ini dimana seminar ini yang dimulai dengan Keynote Speak dari Bapak Putera Astaman yang menyampaikan pentingnya upaya-upaya kongkrit dalam pemberdayaan ekonomi umat untuk mewujudkan Dharma Ekonomi sampai ke pemaparan tentang perkoperasian oleh Wayan Dipta dan cerita sukses usaha budidaya jamur merang oleh Setyo Hadi Purnomo.

Setelah sesi seminar selesai, acara dilanjutkan dengan dilaksanakannya kunjungan ke tempat Pembudidayaan Jamur Merang yang dimiliki oleh Styo Hadi di bilangan Cinere, Depok. Peserta semakin bersemangat karena dapat melihat dengan lebih dekat bagaimana proses pembudidayaan jamur merang tersebut. Dari hasil kunjungan tersebut dapat diketahui bahwa prospek bisnis pengembangan budidaya jamur Merang khususnya di wilayah Jabodetabek masih sangat terbuka, mengingat saat ini supplay jamur merang dipasar Jabodetabek hanya dipegang oleh setyo hadi seorang diri.

Melalui kegiatan ini Ketua PHDI DKI Jakarta, Kombespol (purn) I Ketut Wiardana mengharapkan agar peluang yang sangat baik ini dapat dimanfaatkan dengan baik, karena ini usaha budidaya jamur ini berpeluang untuk dapat meningkatkan kesejahteraan umat Hindu, khususnya bagi umat yang masih hidup dalam kondisi yang berkekurangan maupun sebagai tambahan penghasilan bagi umat yang lain. Tentu saja yang diperlukan pasca kegiatan seperti ini adalah diperlukannya tindak lanjut yang kongkrit, agar tidak hanya berakhir dalam diatas meja alias teoritis saja. Sehingga cita-cita tercapainya kesejahteraan ekonomi atau Lokasamgraha umat hindu dapat tercapai. Awighnam Astu.

(oleh Made Miarsana : Dikutip dari Media Hindu Oktober 2012) 

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai