RUMAHKU JAUH LEBIH INDAH DARIPADA RUMAH TETANGGA..!!!

Istilah  itu mungkin sangat cocok untuk masyarakat hindu khususnya generasi muda hindu karena mengingat fenomena konversi agama kian mengusik ketenangan agama Hindu. Lemahnya pemahaman agama dan tidak inginnya mempelajari apa yang terkandung dalam agama Hindu secara lebih mendalam adalah salah satu faktor yang menimbulkan terkikisnya militansi terhadap agama Hindu oleh generasi muda Hindu. Untuk itu, KMHDI sebagai organisasi kepemudaan Hindu sudah selayaknya menjaga militansi di generasi muda hindu. Untuk memberikan motivasi pada generasi muda hindu agar tetap cinta akan agamanya PD KMHDI NTB mengadakan Dharma Tula yang menghadirkan seorang tokoh fenomenal di Indonesia saat ini yaki Ibu Sikha SV pada tanggal 7 Oktober 2011 lalu.

“Acara yang dihadiri oleh ratusan generasi Muda Hindu yang datang dari elemen mahasiswa dan siswa Hindu di kota Mataram dan Lombok Barat ini kami laksanakan untuk memberi motivasi kepada generasi muda hindu agar lebih mencintai rumah sendiri daripada rumah orang lain” ujar Wiasa ketua panitia acara ini. Acara ini  bertempat di Utama Mandala Pura Jagatnatha Mayura Cakranegara dimana didahului oleh upacara persembahyangan bersama. Disamping itu, acara ini dihadiri oleh beberapa masyarakat umum yang ingin secara langsung menyaksikan dan mendengarkan kesaksian dari Sikha SV yang mendapatkan pencerahan sehingga rela meninggalkan agamanya yang dulu kini masuk menjadi Hindu. “satu-satunya agama yang bisa memberikan saya kebebasan, tidak membanding-bandingkan hak laki-laki dan perempuan hanyalah Hindu, disini saya mendapatkan kedamaian sehinggga saya terbebas dari pembodohan dari agama saya sebelumnya” Ujar Sikha ketika menjawab salah satu pertanyaan dari peserta yang menanyakan kenapa ia masuk agama Hindu.

I Wayan Sutama Ketua PD KMHDI NTB mengatakan acara ini kami laksanakan karena mengingat di era globalisasi ini banyak generasi muda hindu tidak sadar betapa sempurna dan indahnya Agama Hindu dari yang lainnya, sehingga dari ketidaktahuan mereka itu, membuat mereka gampang terpengaruh oleh rayuan dan janji-janji palsu dari kalangan luar yang ingin menkonversi mereka. Acara ini kami lakukan untuk membentengi dan memberi semangat kepada generasi muda hindu khususnya di Mataram agar tetap militan terhadap Hindu tambahnya di sela-sela sambutannya.

Antusias peserta ingin bertanya langsung kepada narsumber sangat tinggi sekali, ini terlihat banyaknya peserta yang bertanya, baik dari kalangan mahasiswa maupun dari kalangan siswa, waktu 2 jam serasa tak cukup memberikan kepuasan kepada peserta untuk menikmati dan menyimak apa yang disampaikan oleh narasumber. Banyak peserta yang ingin bertanya, namun mengingat hari sudah gelap acarapun ditutup dengan penyerahan cindera mata kepada narasumber dan moderator serta hadiah kenang-kenangan kepada peserta yang bertanya.  Hindu adalah agama yang Indah, Hindu adalah agama yang Universal. (Sanjaya)

Komentar Anda