Semangat Kemerdekaan PD KMHDI JABAR

Dalam rangkaian menyambut HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke 66 PD KMHDI Jawa Barat melaksanakan beberapa kegiatan untuk memeriahkannya, diantaranya Donor Darah & Anjang Sana ke Panti Asuhan.


Kegiatan donor darah sendiri laksanakan pada tanggal 13 agustus, dengan persiapan dan publikasi seadanya beruntung panitia dapat menghadirkan banyak orang untuk melakukan donor darah, terhitung kurang lebih ada sekitar 70an org yang melakukan donor pada acara ini dimana pendonor sebagian besar berasal dari KMH Praja IPDN.  Kegiatan ini juga disupport penuh oleh Muda-mudi Bandung Utara.

 

Diakhir acara donor para pengurus PMI Jawa Barat berpamitan pulang mereka tersenyum dengan manis nya dan sangat berterimakasih kepada KMHDI karena sudah melaksanakan acara ini karena mereka sangat kekurangan stok darah saat itu. Ditambah lagi jumlah pendonor pada bulan puasa seperti ini maksimal hanya mencapai 30an pendonor sementara request darah makin besar, oleh karena itu mereka sangat bersyukur dan berharap banyak organisasi lain yang mengadakan acara seperti ini.

 

Kegiatan kedua yaitu Bakti Sosial (Anjang Sana) ke panti asuhan Hikmah Mufakir Istiqomah yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2011. Kegiatan ini sendiri awalnya banyak perdebatan dalam proses pelaksanaannya, tapi  berkat kekokohan prinsip temen-temen Anggota KMHDI Jawa Barat akhirnya acara ini bisa berlangsung juga dengan lancar,

 

Acara ini di hadiri sekitar 15 anak2 panti asuhan, 20an anggota KMHDI dan pertisipan nya, dari acara ini dapat kita jadi mengetahui bahwa ternyata masih banyak warga negara indonesia yang ngak seberuntung kita, mereka sangat membutuhkan bantuan dari sesama kita.

 

Agak sedih ketika mendengar penuturan dari perwakilan panti asuhan yang menjelaskan tentang kondisi disana yg dimana beliau menceritakan bahwa di panti asuhan tersebut terdapat 26 anak panti yang berumur antar 7 bulan sampai 17 tahun dan 5 orang pengurus panti asuhan, disini mereka akan di sekolahkan sampai lulus SMA, dan untuk menyiapkan mereka agar pada saat lulus SMA nanti bisa hidup mandiri, para pengurus panti juga mengajarkan cara berwirausaha. Untuk kebutuhan sehari hari mereka sangat bergantung dari para penyumbang bantuan ke panti mereka yang jumlahnya tidak tetap setiap harinya, beliau mengungkapkan bahwa untuk kebutuhan bulanan (biaya sekolah, makan, uang jajan, listrik, dll) itu bisa lebih dari 10 juta, untung nya walau dengan kehidupan serba seadanya masih banyak orang yang peduli terhadap mereka dengan member bantuan secara pribadi.

 

Dari hal ini dapat di ambil kesimpulan bahwa pada saat kita menolong orang itu kita tidak boleh membeda-bedakan mereka, mau mereka agama apa, darimana, siapa mereka, toh mereka sama-sama manusia, dan di agama kita, tak ada satupun hal yg menyebutkan kita tak boleh menolong orang yang berbeda dengan kita, yg perlu kita pikirkan harusnya adalah bagaimana kondisi mereka,cita-cita mereka, harapan mereka, toh mereka boleh milih pasti lebih milih hidup seperti kita daripada hidup seperti itu 🙂

 

 

Kami semua yang hadir disana pasti sangat terharu saat mereka menyebutkan satu persatu cita-cita dan harapan mereka kedepannya, saat itu kami hanya bisa memberi semangat kepada mereka dan berharap semoga cita-cita mereka menjadi kenyataan dan semoga tidak ada lagi anak-anak indonesia yang hidup jauh dari kata layak seperti mereka serta berharap semangat para pengurus panti asuhan untuk menyekolahkan mereka sampai lulus SMA bisa terwujud.

Hem dimana ya peran Negara ini, katanya anak-anak miskin dan terlantar dipelihara oleh Negara, hehehe….

Ucapan terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang sudah membantu sehingga rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI ke 66 ini dapat terlaksana dengan sukses, diantaranya Teruna Teruni Vaikuntha Lokha (Muda Mudi Pura Wira Loka Natha Cimahi), Romo Agus, Yayasan Vihara Tanda Bhakti, Binroh Hindu TNI Bandung, Anggota KMH Saraswati angkatan 2011, Anggota PD KMHDI Jabar, KMH ITENAS, KMH Praja IPDN, KMH Brahmacari UNPAD, Angoota Asrama Mahasiswa Bali Viyata Tirthagangga (Otten), dan teman-temen lain yang tidak bisa disebut satu persatu. Terima kasih atas semua bantuan yang sudah di berikan ke acara ini, semoga ini merupakan langkah awal dari kita untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di negeri kita tercinta.

 

Semoga Hyang Widhi Merestui Karma Yoga ini

Semoga Damai di Hati, Damai di Dunia, Damai Selamanya

Tidak ada hal negatif dari setiap perbuatan baik yang di lakukan dengan tulus iklas ,

Kalaupun ada itu hanya cobaan untuk menguji seberapa iklas kita :
(Suber : Humas PD KMHDI Jawa Barat)

Komentar Anda