EKSEBISI OLAHRAGA & MALAM SASTRA PD KMHDI SULTRA

23 April 2011, Desa Adat Dwitawana, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka

Mengobati rasa rindu akan kebersamaan yang hangat di PD KMHDI SULTRA, maka digagaslah pelaksanaan kegiatan sederhana dalam bentuk kunjungan ke kantong-kantong umat Hindu dalam bentuk pertandingan olah raga persahabatan dan mengisi acara keagamaan. Momon itu dating saat pelaksanaan Hari Saraswati, hari turunnya Ilmu pengetahuan yang dirayakan oleh umat Hindu Indonesia. Maka jauh-jauh hari kegiatan ini pun dipersiapkan, dan dari kesepakatan bahwa pada tanggal 23 april 2011 akan melaksanakan kegiatan Malam Sastra dan Eksebisi pertandingan  olahraga dengan Peradah Desa Adat Dwitawana tepatnya di Kab. Kolaka. Moment ini sangat penting untuk menjalin kebersamaan antar mahasiswa hindu yang tergabung dalam KMHDI SULTRA sehingga kedepannya rasa kebersamaan sesama anggota bisa tetap ditingkatkan terlebih lagi bulan Mei mendatang akan dilaksanakan LOKASABHA VIII PD KMHDI SULTRA. Walaupun awalnya kegiatan ini banyak yang Skeptis dan menyangsikan akan sukses namun karena Ketua panitia Made Swadana dkk getol menyuarakan akhirnya semuanya mendukung dengan penuh semangat alhasil kegiatan dari awal pengumpulan dana hingga kegiatan berakhir bisa berjalan mulus. Penggalian dana dilakukan dengan penuh semangat melalui kegiatan Ngamen Bersama di Lampu Merah Depan Wali Kota Kendari.

Sebelum keberangkatan seluruh rombongan ketempat kegiatan, dilakukan persembahyangan Saraswati bersama di Pura Jagadhita Kota Kendari. Setelah selesai sembahyang rombongan memberi salam dan hormat kepada bapak Kombes Komang Suriasta, seorang pejabat di POLDA Sultra, yang telah memberikan batuan satu mobil Bus Polisi dan konsumsi perjalanan. Seperti menunggu hujan saat musim kemarau rasanya, perut keroncongan para peserta bisa diselamatkan oleh kue pemberiannya pak Kombes. Kira-kira pukul
09.00 WITA dengan peserta rombongan kurang lebih 50 orang bertolak menuju Desa Adat Dwitawana, yang umatnya tersebar di tiga desa, yaitu Desa Teposua, Ds. Mataiwoi, Ds. Lamoare Kec. Ladongi Kab. Kolaka. Akhirnya Rombongan tiba ditempat tujuan pukul 13.15 WITA.

Rombongan disambut antusias oleh warga setepat, tidak hanya umat melainkan pemerintah desa turut menyambut di wantilan pura Dwitanawana. Dimulai acara makan siang dilakukan di Rumah Kepala Ds. Teposua hingga pertandingan persahabatan Bola Kaki dan Volyball antar PERADAH dan KMHDI pada sore harinya. Walaupun Dewi fortuna  belum memihak kepada KMHDI, buntung kalah telak melawan peradah 3:1. Namun bersyukur Team Volinya berhasil menang dalam 2 set pertandingan. Tapi ini bukan masalah menang atau kalah tapi bagaimana menjalin rasa persaudaraan dan simakrama yang lebih baik antar sesama umat hindu, itulah yang menjadi tujuan kegiatan ini. Di samping itu juga kedatangan rombongan bisa menjadi inspirasi dan spirit buat rekan-rekan generasi muda di sana untuk meningkatkan kulaitas pendidikannya.

Pada pukul 19.00 WITA seremonial pembukaan perayaan malam sastra bersama pun dilakukan di Wantilan Pura Dwitawana. Seremonial dilakukan dengan cukup meriah untuk acara di tingkat desa, apalagi acara pembukaan dilakukan sebelum acara persembahyangan bersama umat, Nampak sekali antusiasme warga yang datang berbondong-bondong mengikuti acara ini menandakan bahwa umat sangat haus akan acara seperti ini. Diawali dengan Tari-tarian oleh pemuda-pemudi setempat kemudian penyampain beberapa sambutan diantaranya oleh Ketua PERADAH Ds. Adat Dwitawana, Ketua PD KMHDI SULTRA, Ketua PERADAH Kec. Loea, Ketua Bendesa Adat Dwitawana, Kemuadian sambutan dari Ketua PHDI Ds. Adat Dwitawana sekaligus membuka acara secara resmi. Kemudian Penyerahan Cindra Mata dari KMHDI SULTRA kepada PERADAH dan PHDI setempat.

Sungguh luar biasa tanggapan warga yang diwakili oleh pengurus desa, secara umum mereka menyampaikan terimakasih kepada KMHDI yang telah berkenan melaksanakan kegitan Malam Sastra Bersama disana. Paling tidak Judul tema yang kami angkat  “Tingkatkan Kebersamaan dan Intelektualitas Pemuda Hindu” bisa di wujud nyatakan oleh stekholder umat disana yang bahu membahu mengisi perayaan saraswati dan kegiatan lainnya, mulai dari Peradah, WHDI, PHDI, Bendesa Adat, Pemerintah Desa. Semoga ini menjadi pembelajaran betapa pentingnya arti kebersamaan bagi KMHDI. Selama ini Malam Sastra dalam rangka merayakan Hari Raya Saraswati hanya diperingati sekelompok kecil pelajar dan pemuda namun pada kali ini sungguh berbeda orang tua, pemuda, pelajar, anak-anak turut serta berbondong-bondong melakukan persembahyangan. Paling tidak mayarakat hindu mulai aware akan pentingnya pendidikan bagi umat hindu. Terlebih lagi perayaan saraswati merupakan moment yang tepat sekali bagi seluruh umat untuk berkontemplasi mengenai sejauh mana kemajuan kualitas sumberdaya umat di masa sekarang maupun yang akan datang.

Acara dilanjutkan dengan Persembahyangan bersama dengan umat Hindu setempat. Tiba akhirnya mengisi acara malam sastra dengan acara Lomba Dharmawidya tingkat SD dan SMP. acara demi acara berlangsung semalam suntuk sampai fajar pagi dengan melakukan Dharmatula. Adapun pemateri yang kami undang adalah Wayan Muda Kelana ,S.Pd. (Alumni PD SULTRA)  dengan topik “Pesan Saraswati”. Diakhir dharmatula dapat disimpulkan bahwa makna saraswati adalah bagaimana mewujudkan  keseimbangan Spritual Question (SQ), Intelgenisa Quetion (IQ) dan Emosional Question (EQ) hal ini sangatlah relevan dengan konsep satyam, sivam, sundaram, sehingga tujuan agama hindu yaitu Moksartam jagadhita ya ca iti dharma dapat diwujudkan. Acara ditutup dengan melaksanakan persembahyangan bersama kembali saat fajar menyingsing di ufuk timur.

Atas terselenggaranya kegiatan ini dengan cukup sukses, PD KMHDI Sultra menyampaikan terimakasih sedalam-dalamnya kepada umat disana yang telah menerima kedatangan rombongan dengan tangan terbuka. Bahkan sebelum keberangkatan rombongan kembali ke Kendari rombongan masih dijamu sarapan pagi di rumah Kepala Desa Teposua. Sungguh apresiasi atas segalanya. Akhirnya kira-kira pukul 10.00 WITA minggu 24 April 2011 rombongan pun harus meninggalkan desa yang orang-orangnya ramah dan baik hati menuju medan perjuangan hitam putih kota kendari dengan Bus Cokelat POLISI. Letih dan Lelah perjalanan bolak balik dengan jarak tempuh sekitar 4 jam plus semalam suntuk tidak tidur terbayarkan dengan sambutan umat yang begitu antusias. Akhirnya mungkin ini merupakan Bakti pengurus yang akan melaksanakan Lokasabha di akhir Mei 2011. Semoga acara seperti ini dapat terus dilanjutkan pada kepengurusan selanjutnya. Salam Kebersamaan.

(Laporan Oleh Wayan Trimawiasa, Sekretaris PD KMHDI Sultra, Editor Made Miarsana)

Komentar Anda