KMHDI : Tolak Kenaikan TDL dan Mempersenjatai Satpol PP




Demikian aspirasi yang disampaikan oleh PP KMHDI ketika bertemu dengan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, di ruang kerjanya kemarin (12/7). KMHDI menyampaikan bahwa disaat masih rendahnya tingkat perekonomian sebagian besar masyarakat Indonesia, Pemerintah seyogyanya tidak menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) dulu, karena kenaikan TDL tersebut akan mengakibatkan naiknya barang-barang kebutuhan pokok. Ini artinya masyarakat semakin sulit bisa mewujudkan kesejahteraannya bila terus dihimpit oleh permasalahan-permasalahan ekonomi seperti ini.

 

Kesempatan itu digunakan juga dengan sebaik-baiknya oleh KMHDI untuk menyampaikan aspirasi tentang penolakan bila Satpol PP dipersenjatai. “Kami merasa tidak bijak bila Satpol PP dipersenjatai, dan kami berharap DPR menolak hal tersebut” demikian diungkapkan D. Sures Kumar selaku pimpinan rombongan KMHDI yang berjumlah enam orang. Ketua DPR RI menyampaikan bahwa DPR memang pasti tidak sepakat bila Satpol PP dipersenjatai. “Satpol PP itu tugasnya lebih pada pengayoman warga masyarakat, maka tidak tepat bila orang yang bertugas mengayomi masyarakat membawa senjata, ini justru akan membuat masyarakat resah” ujar Marzuki Ali. “DPR pasti menolak” imbuh politisi asal Palembang tersebut.

 

Rombongan KMHDI datang ke Senayan bertujuan untuk menyampaikan perihal Kongres (Mahasabha) VII sekaligus meminta dukungan dari DPR. Ketua DPR RI mengapresiasi satu-satunya organisasi mahasiswa Hindu tingkat nasional ini dan berpesan agar terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara. “Kaderisasi adalah kunci keberhasilan dari sebuah organisasi” demikian pesannya. (IMS. Wirdiata)

Komentar Anda

Mungkin Anda Menyukai